Madrid Panik Hadapi Kritik dari Ronaldo

Penulis: Darmansyah

Sabtu, 6 September 2014 | 18:21 WIB

Dibaca: 0 kali

Manajemen Real Madrid sedang galau, dan sedikit panik, dengan banjirnya kritik pemain dan atas hengkang dua pilar utama mereka Angel Di Maria dan Xabi Alonso masing-masing ke Manchester United dan Bayern Muenchen.

Walau pun sanggup mendatang James Rodriguez pemain asal Kolombia dari PSG dan Javier Hernadez dari MU, Real Madrid ternyata “limbung” ketika memulai laga La Liga ketika ditekuk Real Sciedad empat gol banding dua.

Kepanikan ini masih ditambah lagi gagalnya mereka merekrut Radamel Falcao dari PSG dan makin kencangnya kabar tentang akan pindahnya Iker Casillah di jendela transfer musim semi mendatang.

Presiden Real Madrid, Florentino Perez, kepada surat kabar “AS” terbitan Madrid beralasan tentang tidak di belinya Falcao. Ia mengungkapkan bahwa Carlo Anceloti menolak untuk mendatangkan Radamel Falcao.

Padahal, sebelumnya, Madrid sudah lama dihubung-hubungkan dengan Falcao, saat si pemain masih bermain untuk Atletico Madrid. Tapi setelah hijrah ke AS Monaco, penyerang Kolombia itu justru memilih bergabung Manchester United dalam setahun pinjaman.

“Falcao adalah seorang pemain yang hebat dan kami pernah mempertimbangkan dia. Sekarang, dia hanya masa lalu,” ucap Perez yang dilansir AS.

“Kami sudah mengulas situasinya dengan Ancelotti dan memilih unuk tidak merekrut si pemain.”

Sementara itu, Casillas pada musim lalu mesti berbagi peran dengan Diego Lopez di Los Blancos. Tapi Casillas kini akan menemui pesaing baru yakni Keylor Navas setelah Lopez dilego ke AC Milan.

Di timnas, Casillas tampak mendapatkan persaingan dari kiper muda David de Gea setelah menjadi starter saat Spanyol dikalahkan Prancis 0-1. Bagaimana nanti Casillas di Madrid, Perez menegaskan itu sepenuhnya kebijakan Ancelotti.

“Tim adalah pekerjaan pelatih dan kami memiliki tiga kiper bagus,” lanjut Perez. “Satu telah pergi saat kami menerima sebuah tawaran bagus untuk jasanya.”

“Saya tidak menentukan siapa yang akan bermain. Itu pekerjaan Ancelotti,” demikian dia.

Sebelumnya, dengan nada sinis, Cristiano Ronaldo sempat mengungkapkan kritikan atas kebijakan transfer yang dilakukan oleh Real Madrid terhadap Di Maria dan Xabi Alonso.

Sebagai gantinya, Los Blancos berhasil mendatangkan James Rodriguez dan juga Toni Kroos ke Santiago Bernabeu.

Soal aktivitas trasnfer Madrid di musim panas ini, Ronaldo sudah mengungkapkan rasa tidak puasnya. Dia bahkan mengaku tak akan menjual Di Maria dan Alonso andai menjadi presiden klub ibukota Spanyol itu.

Perez pun lantas menanggapi kritikan Ronaldo itu. Dia menyebutkan bahwa tak mempunyai masalah dengan hal itu.

“Saya tahu Cristiano dengan baik. Loyalitasnya tak bisa dipertanyakan,” kata Perez di As.

“Saya sudah mendengar semua pernyataannya dan saya tak memiliki keraguan dia tidak mau mempertanyakan kebijakan klub dan tidak menghormati rekrutan baru.”

“Saya sudah berbicara banyak dengannya. Kami mempunyai hubungan yang sangat bagus. Faktanya, dia memberi saya replika Ballon d’Or dan saya bisa mengatakan pada Anda, dia menyukai perekrutan ini,” imbuhnya.

Untuk meredam situasi makiin panas, Florentino Perez, berupaya meredam dengan mengumumkan bahwa pemasukan Los Blancos meningkat di atas 600 juta euro pada 2013/2014.

Perez, yang telah membelanjakan puluhan juta euro dari anggaran juara Eropa itu untuk mendatangkan pemain-pemain papan atas pada beberapa tahun terakhir, mengatakan bahwa loyalitas Ronaldo, yang merupakan Pemain Terbaik Dunia saat ini, “tidak dapat dipertanyakan.”

Kapten Portugal itu mengisi halaman-halaman depan surat kabar pada Senin lalu ketika ia berkata bahwa kesepakatan-kesepakatan transfer klubnya pada bursa transfer terakhir kemungkinan akan berbeda jika ia merupakan sosok yang berwenang.

Setelah memenangi mahkota Eropa untuk kesepuluh kalinya pada musim lalu, ketika Ronaldo menjadi pencetak gol terbanyak untuk tim, Madrid menjual dua gelandang Xabi Alonso dan Angel Di Maria serta mendatangkan Toni Kroos dan James Rodriguez.

Ronaldo memang diketahui menjadi salah satu pemain yang sangat vokal mendukung keberadaan Di Maria di Santiago Bernabeu. Oleh karena itu, ia tidak ragu kalau CR7 bisa saja kembali ke MU suatu saat nanti.

“Cristiano selalu berada di sisi saya. Dia berjuang untuk saya agar dipertahankan. Saya tidak tahu berapa lama dia akan bertahan di Madrid,” ujar Di Maria, seperti dilansir Tribal Football.

Setelah itu, Di Maria lebih fokus pada karier barunya di MU. Pemain asal Argentina itu menegaskan akan berusaha keras mengambalikan kejayaan MU di ranah Inggris, meski belum 100 persen nyetel dengan tim barunya.

“Saya menjalani waktu yang menyenangkan di Spanyol, jadi perubahan ini pasti butuh waktu. Saya harus adaptasi dengan rekan baru, tapi saya berharap itu terjadi secepatnya,” ujar Di Maria.

“Saya ingin mencetak gol dan mengembalikan MU kembali ke tempat seharusnya mereka berada. Saya sangat senang bisa berada di Manchester,” ucapnya.

Komentar