Madrid “Super Offensive” Hancurkan Galatasaray

Penulis: Darmansyah

Rabu, 18 September 2013 | 10:06 WIB

Dibaca: 0 kali

Benar saja! Real Madrid “super offensive.” Paling tidak, itulah yang mereka pertontonkan dalam melumat Galatasaray di Ali Sami Yen, Istanbul, Turki, pada laga pembuka Grup B Champions League, Rabu, 18 september, dinihari WIB. “Offensive explorer,” tulis laman “Sky News Sport”

“Sky News Sport” memberi angka sempurna bagi Ronaldo plus Bale. Dua “winger” yang membuat Galatasaray seperti melawan “hantu.” Sehingga “The Guardian” menamakan perpaduan Ronaldo dan Bale sebagai “devils to Madrid.”

“El Real” memang telah menemukan momentumnya dengan melewati fase krusial di kancah laga Europa. Mereka pasti akan melanjutkan kiprahnya untuk “membunuh” klub-klub “entertain” lainnya seperti memperlakukan Galatasaray.

“Ini hasil yang menjanjikan bagi perjalanan Madrid menuju kesempurnaan di Champions League. Mereka pantas untum mendapatkannya dengan menempatkan “duo” winger terbaik dunia,” puji tabloid “MARCA” tentang kemenangan 6-1 Los Blancos di Istanbul.

Kemenangan di laga perdana itu menjulangkan klub Barnebeu itu kepuncak klasemen sementara Grup B. Sebab,, pada pertandingan lain di grup itu, Juventus, yang diprediksi akan menjadi rival terberat Madrid, hanya bermain imbang 1-1 ketika melawat ke markas Kopenhagen.

Hasil menggembirakan tersebut diwarnai juga oleh aksi heroik pemain bintangnya, Cristiano Ronaldo. Pemain yang sempat mendapat predikat pemain termahal di dunia, yang kemudian dikalahkan Gareth Bale, usai Madrid mendatangkannya ke Barnebue, ini mencetak hattrick untuk melengkapi pesta gol Madrid.

Ronaldo, yang baru saja menandatangani perpanjangan kontrak dengan El Real hingga 2018 dan menempatkannya sebagai pemain bergaji termahal di La Liga, 17 juta euro, mengakui bahwa Madrid memulai pertandingan dengan kurang bagus.

Menurutnya, inilah yang harus dibenahi dalam laga-laga selanjutnya, demi memuluskan ambisi meraih “La Decima” alias sepuluh gelar Liga Champions.

“Kami memulai pertandingan dengan tidak bagus, Mencetak enam gol adalah hal yang hebat dan memberikan kami kepercayaan diri yang tinggi. Kami ingin memulai permainan dengan baik melawan sebuah tim yang bagus, yang memperlihatkan kemampuan mereka di 20 menit pertama untuk menciptakan peluang mencetak gol.”

Memang, Madrid sempat mendapat tekanan di awal laga. Beruntung, penampilan gemilang Iker Casillas, yang cedera dan digantikan pada menit ke-14, serta kiper pengganti Diego Lopez sangat cemerlang sehingga mereka tak kebobolan di awal laga.

Pelatih Carlo Ancelotti menilai kemenangan itu sangat penting untuk timnya, mengingat Madrid sempat tertekan dan kesulitan mengembangkan permainan pada 5-10 menit pertama.

“Ketika Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema sama-sama bermain bagus, banyak hal menjadi jauh lebih mudah bagi kami. Hasil ini sangat penting bagi kami, baik untuk mengangkat kepercayaan diri, personalitas, maupun karakter,” ujar Ancelotti.

“Bisa meraih kemenangan di stadion ini, yang di dalamnya ada banyak tekanan, adalah sesuatu yang bagus,” tambahnya.

Madrid harus kehilangan Iker Casillas pada awal laga. Kiper asal Spanyol tersebut mengalami cedera seusai bertabrakan dengan Sergio Ramos. Posisi Casillas kemudian digantikan oleh Diego Lopez.

El Real mendapatkan tekanan cukup hebat dari Didier Drogba dan kawan-kawan sejak laga dimulai. Madrid terlihat kesulitan mengembangkan permainannya karena Galatasaray dengan cepat menutup pergerakan Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan.

Keasyikan menyerang, Galatasaray justru kebobolan. Madrid berhasil memanfaatkan rapuhnya lini belakang tim tuan rumah setelah Isco mencetak gol pada menit ke-33.

Gol berawal dari umpan panjang Angel Di Maria yang berhasil dikuasai Isco. Begitu menguasai bola, pemain muda Spanyol tersebut mengecoh satu pemain lawan dan kemudian melepaskan tembakan keras. Bola meluncur ke sisi kanan gawang Galatasaray yang dikawal Fernando Muslera.

Usaha Galatasaray untuk mencetak gol balasan semakin berat. Mereka terpaksa tak diperkuat Drogba akibat mengalami cedera. Fatih Terim memilih memainkan Nordin Amrabat untuk menggantikan Drogba.

Belum sempat perubahan tersebut membuahkan hasil, Galatasaray kembali kebobolan pada menit ke-54. Kali ini, Benzema-lah yang berhasil menaklukkan Muslera setelah memaksimalkan umpan dari Di Maria.

Setelah itu, Ronaldo tampil cemerlang. Mantan pemain Manchester United tersebut sukses mencetak dua gol dalam tempo 12 menit. Ronaldo menciptakan gol pertamanya pada menit ke-63. Di dalam kotak penalti, Di Maria memberikan bola kepada Isco yang kemudian diteruskan kepada Ronaldo. Tanpa kesulitan, Ronaldo berhasil menceploskan bola.

Berselang tiga menit, Ronaldo kembali mencatatkan namanya di papan skor. Gareth Bale melepaskan tendangan bebas yang kemudian di tanduk Ramos. Muslera sempat menepis bola. Namun, usaha Muslera sia-sia setelah Ronaldo berhasil memanfaatkan bola rebound.

Sepuluh menit jelang laga usai, Benzema mencetak gol yang membuat Madrid unggul 5-0. Bale mengirimkan bola kepada Ronaldo. Ronaldo kemudian merangsek ke dalam kotak penalti dan menyodorkan bola kepada Benzema. Dengan cepat, Benzema melepaskan tembakan dan gol.

Namun, Madrid harus kebobolan pada menit ke-84. Diego Lopez terpaksa memungut bola di gawangnya sendiri setelah gagal membendung tembakan Umut Bulut yang memanfaatkan umpan silang Nordin Amrabat.

Madrid membalasnya melalui gol yang diciptakan Ronaldo pada menit ke-90. Gol ketiga Ronaldo sangat berkelas. Setelah menguasai bola dari Benzema, Ronaldo dengan teknik luar biasa mengecoh tiga pemain lawan. Ronaldo melepaskan tendangan dengan kaki kirinya yang membuat bola bersarang ke sisi kanan gawang Galatasaray. Gol tersebut sekaligus memateraikan kemenangan Madrid.

Komentar