Madrid Out, Barca vs Atletico di Nou Camp

Penulis: Darmansyah

Senin, 12 Mei 2014 | 10:34 WIB

Dibaca: 0 kali

Minggu kelabu menggelantung di langit La Liga. Senin dinihari WIB, 12 Mei 2014, tiga raksasa sepakbolanya, Real Madrid, Barcelona dan Atletico, harus menangis dan menyesali ketidak konsistenan mereka dalam laga melawan klub-klub di tubir jurang degradasi.

Real Madrid meratap ngilu kala Celta Vigo menyembelih mereka dengan dua gol tanpa balas, dan tercampak dengan amat pedih dari perburuan trofi La Liga musim ini. kekalahan ini mengubah arah jalan Madrid dari “treble winner” dengan menatap lurus ke final Champions League melawan Atletico, tim satu kotanya, di Estadio Da Luz, Lisbon, Portugal.

Tidak hanya Real Madrid yang terhempas, Barcelona juga menyesali hasil serinya dengan Elche, klub di tubir jurang degradasi yang menahan langkah Lionel Messi untuk merampas trofi juara dari harapan Atletico Madrid.

Tidak hanya Madrid dan Barca yang menderita. Atletico juga harus menahan sahwatnya, kala mendapati peruntungan “sial’ ditahan imbang satu-satu oleh klub Andalus, Malaga.

Madrid tamat. Barcelona dan Atletico harus menyelesaikan peruntungan mereka lewat “final contra” di Nou Camp akir pekan depan dengan taruhan menang bagi Blaugrana dan minimal imbang untuk Atletico.

Laga penentu gelar juara La Liga pasti akan berlangsung keras dan “brutal” Barcka memang diuntungkan tampil di kandang sendiri, tapi selisih dua poinnya menyebabkan Barca harus memenangkan perkelahian ini untuk bisa melangsungkan pesta juara.

Hasil pekan ke tiga puluh tujuh La Liga membuat Atletico dan Barca, yang sama-sama meraih hasil imbang, kini mesti menjalani jornada terakhir dengan saling berhadapan di Camp Nou pada akhir pekan depan, dengan gelar juara jadi taruhan.

“Hari ini kami sudah memberikan segalanya menghadapi sebuah tim yang berjuang menghindari degradasi,” komentar gelandang Barca Mascherano kepada “Football Espana” tentang hasil serinya dengan Elche.

“Sekarang kami berharap bisa memastikan gelar juara Liga di kandang kami sendiri,” ucapnya bertekad.

Barca mendapatkan keuntungan tampil di hadapan pendukung sendiri. Maka tak ada alasan lagi untuk tak tampil habis-habisan bagi Lionel Messi dkk..

Bertandang ke markas Elche, Senin dinihari WIB, Barca dibuat frustrasi dan buntu. Sementara itu mereka juga kian tertekan menanti kabar dari laga Atletico, karena tak ingin kehilangan kesempatan sebelum melakoni partai final kontra Atletico di Camp Nou pekan depan.

Blaugrana akhirnya bisa bernafas lega mendengar Atletico juga gagal menang atas Malaga, di mana skor akhirnya satu banding satu.

“Kami selalu menunggu kabarnya, terutama di babak kedua. Kami menyadari sulitnya memecah kebuntuan. Pique lantas menenangkan semua orang ketika dia berkata laga Atletico telah berakhir,” kata Martino kepada “AS.”

Hasil imbang yang dipetik Atletico plus kekalahan Real Madrid dari Celta Vigo membuat Barca kian lega. Kini mereka bisa fokus sepenuhnya ke partai penentuan pekan depan.

“Dengan mempertimbangkan hasil-hasil tim lain, kami akan menerima hasil ini. Ini bukanlah yang kami inginkan. Sebelum pertandingan kami berpikir kalau ini tidak akan cukup, tapi hasil-hasil lain membawa kami dengan sebuah kesempatan,” tambah Martino.

“Jika kami benar-benar layak meraih titel, kami harus membuktikannya melawan Atletico. Kami punya sebuah kesempatan untuk memenangi La Liga. Kami harus memberikan segala yang kami punya,” tutur pelatih asal Rosario, Argentina itu..

Atletico Madrid gagal memastikan meraih gelar juara La Liga saat mnjamu Malaga, di Vicente Calderon, bahkan tertinggal lebih dulu, sebelum kemudian susah payah menyamakan kedudukan setelah menekan habis-habisan

Atletico sejatinya punya kans bagus untuk menang saat Malaga harus bermain dengan sepuluh orang sejak di menit terakhir, menyusul dikartu merahnya Marcos Angeleri. Tapi keunggulan jumlah pemain gagal dimanfaatkan dengan baik.

sumber : football espana, marca, as dan sky italia

Komentar