Louis van Gaal Sedang Menghitung Hari

Penulis: Darmansyah

Senin, 28 Desember 2015 | 11:06 WIB

Dibaca: 0 kali

Louis van Gaal, untuk pertama kalinya sejak diterpa isu pemecatan, usai Manchester United mengalami kekalahan beruntun di ajag Piala Champions dan Premier League, memberi sinyal akan mundur dari jabatan sebagai pelatih di Old Trafford.

“Tidak ada alasan bagi saya untuk bertahan usai United kalah lagi dari Stoke City,” ujarnya kepada “sky sports,” Senin, 28 Desember 2015.

Kekalahan dari Stoke City merupakan rangkaian kekalahan keempat Manchester United secara beruntun di semua kompetisi.

Setelah melampiaskan kemarahan kepada media lantaran dikabarkan bakal didepak, Van Gaal mengatakan ia akan mempertimbangkan angkat kaki setelah berdiskusi dengan wakil presiden Ed Woodward.

“Saya juga bisa keluar sendiri,” kata Van Gaal saat ditanya apakah mendapat dukungan dari petinggi klub.
“Itu sesuatu yang saya bicarakan kepada Ed Woodward — tidak dengan Anda.

“Klub tidak selalu harus memecat saya. Kadang saya melakukannya sendiri. Saya satu-satunya yang ingin bicara pertama kali dengan dewan Manchester United dan dengan staf dan para pemain — dan bukan dengan Anda.”

Louis van Gaal mengakui, tekanan buat dia dan para pemain semakin meningkat dari pertandingan ke pertandingan.

Namun begitu, kondisi riilnya, van Gaal masih mendapat dukungan dari para pemain dan manajemen klub.

United kembali akan menjamu Chelsea dalam lanjutan Liga Primer Inggris di Old Trafford, Selasa dinihari WIB.

“Pengawasan adalah semuanya tepat untuk saya. Saya sudah terbiasa dengan itu”

“. Saya mendapat dukungan sepanjang waktu, tapi kami kalah hari ini, jadi ada situasi baru. Tapi, saya merasa dukungan pemain-pemain saya dan manajemen. Tentunya, fans merasa kecewa, tapi itu logis setelah empat kekalahan,” ujar van Gaal kepada wartawan.

“Saya juga bagian dari empat pertandingan di mana kami kalah. Jadi, orang-orang melihat saya dan saya harus menghadapinya, tapi yang paling penting adalah para pemain harus menghadapi itu juga karena mereka harus performa.”

“ Kami kalah di babak pertama karena kami tidak berani memainkan sepakbola kami.”

“Saya kataka di jeda waktu kalau kami harus memainkan sepakbola dan Anda lihat perbedaannya, tapi itu tidak cukup karena Anda harus start dari menit pertama.”

“Saya berusaha melakukan segala sesuatu, tapi di setiap pertandingan, tekanan semakin tinggi dan kami harus mengatasi masalah itu.”

Van Gaal tak menyembunyikan posisinya goyah, namun ia juga menilai para pemain juga layak disalahkan.

“Kami tidak memainkan sepakbola secara berani di babak pertama di mana kami kebobolan dua gol tandang dengan cara yang buruk,” tutur Van Gaal.

“Kami tidak bermain dengan semestinya karena tertekan dan kami tidak mampu mengatasi tekanan itu baik sebagai tim maupun individual.”

“ Saat turun minum, saya berkata bahwa kami harus bisa bangkit dan kemudian performa kami membaik di babak kedua.”

“Anda boleh berkata bahwa saya gagal dalam pekerjaan ini, tetapi pada akhirnya para pemain juga gagal melakukan tugasnya. Anda boleh berkata saya gagal, tetapi saya pikir tidak sesimpel itu,” imbuhnya.

Gol-gol dari Bojan Krkic dan Marko Arnautovic di babak pertama sudah cukup untuk menghadirkan kemenangan bagi Stoke seiring mereka tinggal berjarak tiga poin di belakang United yang duduk di peringkat enam.

Sementara itu, Wayne Rooney menyatakan, skuat Manchester United masih memberi dukungan kepaa manajer Louis van Gaal.

Dari enam pertandingan di berbagai ajang kompetisi, The Red Devils tidak meraih satu pun kemenangan.
Masa depan van Gaal di Old Trafford menjadi dipertanyakan.

Apalagi, menurut kabar, sejumlah pemain senior meminta sang manajer untuk mengubah metode permainannya, baik di hari pertandingan maupun sesi latihan.

Meski begitu, Rooney menegaskan timnya masih “berjuang” untuk bisa mengatasi masalah demi pelatih tim.

“Dalam beberapa pekan terakhir, hasilnya tidak bagus buat kami. Kami harus kuat secara bersama-sama dan berusaha untuk meraih hasil bagus yang kami butuhkan,” ujar Rooney kepada Sky Sports.

“Kami bisa melakukan yang lebih baik. Kami sedang bekerja dan berjuang buat manajer untuk mengubah musim kami ini.”

Manchester United akan tandang ke markas Stoke City di Brittania Stadium pada laga Boxing Day.

Sebelumnya, pekan lalu, Louis van Gaal dengan nada marah menyalahkan media Inggris sebagai “teroris” dengan menebarkan berita “bohong” bahwa ia sudah dipecat oleh Manchester United bersamaan dengan kekalahan beruntun “The Red Devils” di tiga laga terakhir.

Menghadiri konferensi pers “wajib” hanya empat menit lebih secara terpaksa, dua hari menjelang laga Manchester United melawan Stoke City di pekan ketujuh belas Premier League, Gaal dengan wajah geram menuding media di Inggris sebagai penghasut.

Dia tak mampu menyembunyikan rasa kecewanya dengan pemberitaan media terkait masa depannya.

Isu pemecatan menghantui Van Gaal setelah United gagal memenangi enam pertandingan terakhir berbagai ajang.

Menurut Manchester Evening News, manajemen telah mengontak eks Manajer Chelsea, Jose Mourinho.

Di kesempatan itu, van Gaal mendapat pertanyaan terkait pernyataan dari Manajer Arsenal, Arsene Wenger.

Sebelumnya, Wenger mengatakan bahwa ada sikap tidak hormat di balik pemberitaan seputar jabatan Van Gaal.
Van Gaal malah menjawab, “Adakah orang di ruangan ini yang berniat meminta maaf kepada saya?”

“ Ini membuat saya bertanya-tanya.”

“Saya pikir saya sudah dipecat.”

“ Saya telah membaca bahwa saya dipecat. Menurut Anda, apa yang terjadi dengan istri, anak, cucu saya, suporter Manchester United, atau teman saya? Mereka menghubungi saya berkali-kali,” tutur Van Gaal.

Pemberitaan media-media Inggris memang mengecewakan van Gaal.

Bahkan, dia merasa enggan untuk menghadiri sesi konferensi pers.

“Apakah Anda berpikir bahwa saya ingin berbicara dengan media saat ini? “

“Tidak. Saya ada di sini karena aturan Premier League. Jadi, saya harus berbicara kepada Anda,” ucap Van Gaal.

Konferensi pers Van Gaal hanya berlangsung selama selama empat menit lima puluh delapan detik.

Cuma tiga pertanyaan yang dijawab oleh arsitek sepakbola asal Belanda ini.

Komentar