Lopetegui Salah Satu Pelatih Real Terburuk

Penulis: Darmansyah

Selasa, 30 Oktober 2018 | 13:23 WIB

Dibaca: 1 kali

Julen Lopetegui yang dipecat pada Senin, 29 Oktober,  waktu setempat termasuk ke dalam daftar pelatih terburuk Real Madrid sejak delapan belas tahun terakhir.

Sejak memasuki era milenium, Los Blancos sudah mengganti empat belas pelatih dalam enam belas musim terakhir. Termasuk nama Julen Lopetegui.

 Sportskeeda menyebut ada empat pelatih dengan kinerja terburuk selama bertugas di Santiago Bernabeu.

Keempat itu sebagian besar tidak bisa menyelesaikan musim pertamanya bersama Los Blancos.

Carlos Queiroz datang ke Madrid dengan reputasi gemilang bersama Sir Alex Ferguson di Manchester United. Ketika itu Queiroz dianggap sebagai sosok penting di balik pertahanan kuat Setan Merah.

Hanya saja, menggantikan Vicente del Bosque pada lima belas lalu tampaknya menjadi beban berat bagi Queiroz.

Sayangnya, Queiroz yang ketika itu memiliki skuat bertabur bintang seperti David Beckham, Luis Figo, Ronaldo, Zinedine Zidane hanya bisa finis diperingkat keempat dan gagal menjuarai Liga Champions.

Karier Queiroz di Santiago Bernabeu hanya bertahan selama satu musim

Dalam lima puluh Sembilan laga, Queiroz membawa Madrid memenangi tiga puluh empat  pertandingan, sebelas kali imbang, dan empat belas  kali kalah. Satu-satunya prestasi Queiroz di El Real adalah Piala Super Spanyol .

Jose Antonio Camacho merupakan pelatih permanen dengan karier terpendek di Madrid . pelatih asal Spanyol itu hanya enam laga bersama Madrid dalam delapan puluh hari sejak Mei sampai September

Kendati demikian, catatan Camacho di Bernabeu tidak buruk, ia memenangi empat laga dari enam pertandingan itu.

Tetapi, rapor itu tetap tidak bisa diterima manajemen Madrid dan menggantinya dengan Mariano Garcia Remon yang bertahan selama seratus satu  hari sebelum dipecat .

Reputasi ciamik Rafael Benitez di Napoli tidak berlaku di Real Madrid. Selama tiga musim di Serie A, Benitez menjadikan Napoli sebagai salah satu penantang untuk meraih gelar liga.

Akan tetapi, kondisi berbeda di El Real. Benitez terlihat sulit mengendalikan pemain-pemain Madrid yang berlabel bintang.

Di Madrid Benitez memenangi tujuh belas laga dari dua puluh lima pertandingan. Mantan manajer Chelsea itu pun diberhentikan dari pekerjaannya pada bursa transfer musim dingin, Januari lalu

Zinedine Zidane pun kemudian diangkat dari Madrid Castilla. Beruntung, perjudian Madrid itu berhasil dengan Zidane sukses memenangi tiga trofi Liga Champions.

Perekrutan Julen Lopetegui diawal dengan kontroversi dengan timnas Spanyol. Pasalnya, Lopetegui menandatangani kesepakatan dengan Madrid sebelum kontraknya di timnas Spanyol berakhir.

Buntut dari ‘pengkhianatan’ itu Lopetegui dipecat timnas Spanyol satu hari jelang Piala Dunia 2018 dimulai.

Kontroversi itu ternyata berbuntut kesialan untuk Lopetegui selama bertugas di Madrid. Mengawali muism dengan baik dengan tiga kemenangan beruntun di La Liga,

Lopetegui ternyata harus menutup kariernya di Bernabeu usai tiga kekalahan beruntun. Di Madrid Lopetegui hanya bertugas selama seratus dua puluh hari dengan melewati empat belas pertandingan di semua kompetisi.

Untuk pemecatannya ini Julen Lopetegui merespons sikap profesional dan hanya mengucapkan terima kasih usai didepak dari Santiago Bernabeu.

Lopetegui resmi dipecat dari kursi pelatih Real Madrid sehari setelah kekalahan memalukan dari tim rival, Barcelona, Minggu

Pada laga tersebut Los Blancos harus pulang dengan kepala tertunduk usai ditekuk  Barcelona di Camp Nou.

Mantan pelatih timnas Spanyol tersebut masih sempat memimpin latihan Real Madrid jelang menghadapi Melilla di ajang Copa del Rey. Ia sempat mengunggah kegiatan latihan di akun media sosial Twitter dan Instagram pribadi.

Namun, nasib berkata lain. Kariernya di Madrid harus berakhir setelah manajemen mengumumkan untuk memutus kontraknya sesaat setelah sesi latihan.Setelah keputusan yang diambil dewan direksi Real Madrid, saya ingin berterima kasih kepada klub atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya,” kata Lopetegui seperti dikutip Marca.

“Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada para pemain atas usaha dan kinerja mereka, serta untuk setiap karyawan klub atas perlakukan baik mereka selama ini. Dan, tentu saja terima kasih kepada fan atas dukungannya. Saya harap yang terbaik untuk sisa musim ini,” sambung Lopetegui.

Sebelum menerima pinangan Real Madrid, Lopetegui tercatat sebagai pelatih timnas Spanyol yang akan berlaga di Piala Dunia 2018. Namun, Federasi sepak bola Spanyol memecatnya sehari sebelum Piala Dunia dimulai karena menandatangani kontrak di Madrid.

Karier Lopetegui di Bernabeu ternyata hanya seumur jagung. Manajemen Los Blancos memutuskan untuk mendepaknya setelah dianggap tak mampu mendongkrak performa Madrid yang berlabel juara bertahan Liga Champions.

Di bawah kendali Lopetegui, El Real menelan enam kekalahan dan dua seri dari total empat belas pertandingan di semua kompetisi.

Real Madrid pun terpuruk di peringkat kesembilan Liga Spanyol atau tertinggal tujuh poin dari rival abadinya, Barcelona, yang berada di puncak klasemen.

Komentar