Liverpool v City Laga “Final” Premier League

Penulis: Darmansyah

Kamis, 10 April 2014 | 16:55 WIB

Dibaca: 0 kali

Laga Liverpool menjamu Manchester City, Minggu malam WIB, 13 April 2014, di Anfield Stadion, seperti diyakini para pengamat sepakbola di Inggris, adalah pertandingan “final” untuk menentukan siapa di antara kedua tim yang akan menjuarai “Barclay’s” musim ini.

Setelah Arsenal tersungkur dan Chelsea terseok dari puncak klasemen untuk digantikan Liverpool, kini City-lah sebagai ancaman paling serius untuk menyabet piala di kompetisi liga paling hebat itu.

Bagi Liverpool, bertanding di kandang, dan dengan semangat yang sangat tinggi, tak ada kekhawatiran untuk menghadapi tantangan Manchester City di Stadion Andfield, Minggu malam WIB mendatang, 13 April 2014.

Mamadou Sakho, bek Liverpool, sebelumnya menyebut laga itu sebagai hari penghakiman, atau bahkan ibarat final buat Liverpool dalam perebutan gelar juara Liga Primer Inggris musim ini.

Belum pernah sepanjang era Premier League Liverpool begitu dekat dengan gelar juara seperti terjadi musim ini. Tekanan yang datang seiring sukses tersebut sejauh ini dinikmati Brendan Rodgers.

Dengan Premier League saat ini tinggal menyisakan lima pertandingan lagi, Liverpool masih bertengger di puncak klasemen.

Komposisi tersebut masih sangat mungkin berubah, karena Manchester City yang ada di posisi tiga cuma terpaut empat poin dari Liverpool dan masih punya dua pertandingan sisa.

Sangat dekat dengan gelar juara Liga Inggris membuat tekanan yang datang pada The Reds semakin berat.

Selain harapan tinggi yang dibebankan fans untuk menyudahi puasa gelar juara liga selama dua puluh empat tahun, tekanan juga datang dari para rival di mana setidaknya ada empat klub masih berpeluang jadi kampiun musim ini.

“Saya menikmati setiap menit dari kondisi ini banyaknya tekanan. Ini brilian. Saya mungkin tidak pernah berada di posisi seperti ini sebelumnya, tapi saya sudah bergelut lama di sepakbola.”

“ Ini baru tahun kelima saya sebagai manajer, tapi saya sudah berdiri di pinggir lapangan selama dua puluh tahun. Saya sungguh menikmati melihat kami berkembang,” sahut Rodgers di Sky Sport.

“Saat Anda bekerja dan bermain untuk klub seperti Liverpool, akan selalu ada tekanan setiap hari dalam kehidupan Anda. Saya berjalan melewati trofi Liga Champions saat tiba di pusat latihan. Itu bisa menjadi tekanan, tapi itu terjadi jika Anda menjadikannya sebuah tekanan,” lanjut dia.

Kemenangan bagi Liverpool bukan hanya akan mengamankan posisi puncak klasemen tapi juga melapangkan jalan menuju takhta juara.

“Kami bekerja keras sepanjang musim untuk bisa berada di posisi ini. Sekarang kami berada di sana, kami akan berjuang dan bekerja lebih keras lagi.”

“Saya sudah melewati banyak hal buruk dalam hidup saya dibanding balapan kecil di puncak klasemen Premier League. Itu tidak signifikan dibandingkan hal-hal psikologis lain yang sudah kami lewati,” tegas Rodgers.

“Karena saya percaya tim ini cukup bagus. Lagi pula kami bakal bermain di kandang,” kata Sakho, seperti dilansir Liverpool Echo.

Tidak hanya berada di posisi puncak Premier league, duet pemainnya, “duo SAS:” Suarez and Sturridge, pun kini bertengger di puncak daftar pencetak gol terbanyak Liga Inggris musim ini. .

Pada laga krusial itu, satu-satunya kelemahan Liverpool yang bisa dimanfaatkan City adalah lemahnya lini belakang tim asuhan Brendan Rodgers tersebut. Bersama Arsenal, Liverpool adalah tim dengan jumlah kebobolan terbanyak yang berada di lima besar..

Liverpool memang sangat berhati-hati terkait peluang mereka jadi juara musim ini. Tak mau banyak berangan-angan, The Reds diminta untuk tetap tenang dan fokus menangi lima laga tersisa.

Jika ‘Si Merah’ mampu memenangi laga kontra City akhir pekan ini maka peluang mereka menuju titel juara semakin terbuka lebar. .

Striker Liverpool Luis Suarez meminta rekan-rekan setimnya agar tak jemawa dan tetap tampil fokus di sisa musim demi memujudkan itu.

“Kami tidak ingin terlena dengan pembicaran soal trofi juara Premier League,” ujar Suarez seperti dikutip Mirror.

“Jelas menyenangkan bagi fans untuk bisa yakin dan menanti-nantikan soal itu,” sambungnya.

“Tapi tugas kami sebagai pemain adalah tetap fokus pada lawan kami selanjutnya, tampil sebaik mungkin di atas lapangan, dan kita lihat apa yang terjadi Mei nanti,” demikian dia.

Komentar