Laga Buruk, Liverpool Taklukkan Burnley

Penulis: Darmansyah

Senin, 13 Maret 2017 | 08:31 WIB

Dibaca: 0 kali

Liverpool memenangkan laga “terburuknya” atas Burnley di Anfield Stadion, dua gol berbanding satu gol, Senin dinihari WIB, dan dicatat dengan sangat apik oleh sang pelatih, Juergen Klopp, sebagai sebuah keberuntungan.

“Jujur saya harus mengakui Liverpool  bermain buruk,” katanya seperti ditulis “daily mail.”

Liverpool tertinggal lebih dulu setelah Ashley Barnes mencetak gol cepat pada menit ketujuh.

Tuan rumah kemudian menyamakan kedudukan lewat Georginio Wijnaldum saat injury time babak pertama. Liverpool akhirnya memastikan kemenangan lewat tendangan spekulasi Emre Can

Berbicara kepada Sky Sports usai pertandingan, Klopp bersyukur Liverpool bisa meraih tiga poin penuh karena menganggap James Milner dan kawan-kawan bermain buruk.

“Ini kali pertama kami bermain buruk tapi tetap menang. Biasanya kami kalah jika kami bermain buruk seperti itu,” ujar Klopp.

“Ini adalah jenis pertandingan yang tidak pernah kami menangi hingga saat ini. Terasa sedikit aneh. Bukan pertandingan yang ingin diingat, tapi terasa indah mendapatkan tiga poin,” sambungnya.

Klopp memuji penampilan Burnley yang terus memberikan tekanan sepanjang pertandingan. Pelatih asal Jerman itu juga membantah anggapan timnya menang beruntung atas Burnley.

“Burnley selalu ada sepanjang pertandingan. Kami harus berjuang. Bukan hanya keberuntungan kami bisa mencetak gol sebelum jeda babak pertama, dan Emre Can mencetak gol indah,” ucap Klopp.

Kemenangan atas Burnley tidak mengubah posisi Liverpool di klasemen sementara Liga Primer. The Reds tetap di peringkat empat

Dalam laga itu, Burnley mengejutkan suporter tuan rumah setelah mencetak gol cepat pada menit ketujuh melalui Ashley Barnes.

Sebuah umpan silang mendatar Matthew Lowton berhasil disontek Barnes untuk membobol gawang kiper Simon Mignolet.

Kerja keras Liverpool untuk menyamakan kedudukan baru membuahkan hasil saat injury time babak pertama. Gelandang asal Belanda Georginio Wijnaldum mencetak gol penyeimbang untuk The Reds.

Berawal dari umpan silang Divock Origi ke mulut gawang Burnley, Wijnaldum awalnya gagal mengontrol bola dengan baik pada sentuhan pertamanya.

Beruntung bola tetap di bawah kendalinya dan mantan pemain Newcastle United itu melepaskan tendangan keras ke gawang Burnley. .

Di babak kedua Liverpool mencetak gol penentu melalui Emre Can

Pemain internasional Jerman itu melakukan tendangan spekulasi dari luar kotak penalti yang bersarang ke pojok kiri gawang kiper Tom Heaton.

Sehari jelang laga menghadapi Burnley manajer Liverpool Juergen Klopp membantah rumor pihaknya sedang berusaha merekrut Joe Hart dari Manchester City.

Posisi Hart hingga kini masih menjadi tanda tanya.

Masa pinjamannya bersama Torino hanya berlaku satu musim, dan kiper  itu dipastikan masih tidak punya tempat di skuat ManCity selama masih ditangani Pep Guardiola.

Belakangan Hart dihubungkan dengan kepindahan ke Liverpool musim depan.

Namun, meski Klopp memuji Hart sebagai kiper dengan kualitas bagus, tapi pelatih asal Jerman itu mengaku puas dengan susunan kipernya di Liverpool saat ini.

“Saya senang di sebagian besar hari. Satu hari ketika kiper terlibat kesalahan yang berujung dengan gol, itulah kehidupan seorang kiper, yang merupakan orang terakhir di lini belakang,” ucap Klopp seperti dilansir ESPN.

“Ketika itu terjadi, Anda tidak akan terlalu senang. Tapi, saya senang dengan susunan kiper kami saat ini, ya saya senang,” sambungnya.

Klopp sempat memberi kepercayaan Loris Karius sebagai kiper utama Liverpool di awal musim ini.

Tapi, kiper yang diboyong dari Mainz itu harus kehilangan posisi setelah beberapa kali melakukan kesalahan.

Posisi kiper utama kemudian kembali direbut Simon Mignolet.

“Sepak bola selalu seperti itu, semuanya tentang pemain. Kami punya kiper yang sangat bagus. “

“Kami juga punya kiper ketiga  Manninger, yang merupakan pemain profesional dan sangat membantu skuat. Situasi kami di bawah mistar gawang saat ini sangat bagus,” ucap Klopp.

Komentar