Ke Final, Liverpool Dipenuhi Keberuntungan

Penulis: Darmansyah

Kamis, 3 Mei 2018 | 08:09 WIB

Dibaca: 6 kali

Liverpool kalah empat gol berbanding dua gol.

Namun begitu, AS Roma tak bisa bersorak.

Dan Liverpool tetap lolos ke laga final Piala Champions.

Liverpool memenangkan laga semifinal dalam dua leg ini dengan selisih gol yang baik. Sebab pada laga leg pertamanya di Anfield mereka menang lima gol berbanding dua gol.

Usai laga, kepada wartawan  di Olimpic Stadion, Roma, Kamis dinihari WIB, 03 Mei, manajer Liverpool Juergen Klopp menilai lolosnya The Reds ke final Liga Champions tidak terlepas dari keberuntungan

“Performa AS Roma yang tampil menyerang sejak menit pertama menyulitkan kami,” kata Klopp

“Kami beruntung hari ini, kami tahu itu. Roma kuat, kami berhasil memanfaatkan pergerakan mereka yang sangat agresif dan mengambil risiko dan kami unggul dua gol berbanding satu gol1 semuanya berjalan bagus,” kata Klopp kepada Mediaset Premium dilansir football-italia.

“Tapi kami lantas tidak dapat berbuat banyak ketika melakukan serangan balik, kami tidak memanfaatkan ruang yang mereka tinggalkan dan kami kalah setelah unggul 1-0,” jelas pelatih asal Jerman tersebut menambahkan.

Setelah kemenangan lima gol berbanding dua gol di Stadion Anfield pekan lalu, Liverpool berhasil menambah tabungan gol di babak pertama melalui Sadio Mane dan Georginio Wijnaldum.

“Ini seratus persen final untuk Sean Cox. Kami katakan sebelum pertandingan kami memikirkan dia, dan sekarang kami sampai ke final, doa dan harapan kami untuknya,” ujar Klopp mempersembahkan laga final untuk seorang pendukung Liverpool, Sean Cox.

Cox merupakan fan Liverpool yang masih berada dalam kondisi kritis setelah mendapat serangan di luar Stadion Anfield pada leg pertama lalu.

Klopp pun merasa siap dan percaya diri menghadapi juara dua musim beruntun Real Madrid di laga final yang akan berlangsung akhir Mei di Stadion Olimpiyskiy, Kiev, Ukraina.

Menurut mantan pelatih Mainz itu, Liverpool akan tampil lebih baik ketimbang di laga semifinal.

“Apa yang bisa saya katakan? Saya tidak peduli mengenai siapa kami saat ini. Kami harus bermain lebih baik daripada malam ini, berita baiknya adalah kami bisa bermain lebih baik dibanding malam ini,” ucap Klopp.

Final Liga Champions ini adalah partai puncak kedua Liverpool di pentas Eropa

Dengan laga ini menempatkan Liverpool  sebagai finalis  pencetak gol terbanyak

Dalam leg kedua semifinal Liga Champions, Liverpool mencetak dua gol ke gawang AS Roma.

Keberhasilan Sadio Mane dan Georginio Wijnaldum membobol gawang Alisson Becker menjadi modal penting The Reds ke final karena tanpa gol tersebut Liverpool bisa tersingkir karena kalah selisih gol.

Anak asuh Juergen Klopp juga tercatat sebagai satu-satunya kesebelasan yang mampu mencetak gol di kandang AS Roma

Tamahan dua gol dari Stadion Olimpico membuat Liverpool secara total sudah mengoleksi empat puluh enam gol dari empat belaspertandingan di Liga Champions musim ini.

Pemilik lima gelar Liga Champions itu tercatat sebagai klub paling produktif sepanjang sejarah

Pada musim ini Liverpool tercatat empat kali mencetak lima gol atau lebih dalam satu pertandingan.

Dua kali Jordan Henderson dan kawan-kawan menang dengan skor tujuh gol yakni ketika menghadapi Maribor dan Spartak Moskow di fase grup.

Trio lini serang Liverpool, Roberto Firmino, Mohamed Salah, dan Sadio Mane menjadi penyumbang gol terbanyak.

Firmino dan Salah kompak mencetak sepuluh gol, sedangkan Mane membukukan sembilan gol.

Sementara itu, bintang Barcelona, Philippe Coutinho tanpa ragu menyuarakan dukungannya untuk mantan klubnya, Liverpool.

Coutinho baru pindah dari Liverpool menuju Barcelona pada bursa transfer musim dingin awal tahun ini. Kepergian Coutinho menuai cibiran dari pendukung Liverpool terhadap dirinya.

Sukses Liverpool terus melaju di Liga Champions juga membuat Coutinho jadi sasaran ledekan, terlebih karena Barcelona sudah tersingkir.

Namun ternyata Coutinho tetap memberikan dukungannya pada Liverpool untuk jadi juara Liga Champions.

Menurut laporan Don Balon dikutip dari Express, Coutinho yakin bahwa Liverpool akan memenangkan Liga Champions.

Coutinho mengatakan kepada Gerard Pique bahwa Liverpool bakal mengalahkan Real Madrid di babak final.

Harapan Coutinho pada Liverpool sendiri bukan hanya didasarkan pada hubungannya dengan Liverpool di masa lalu, melainkan juga karena rivalitas Barcelona dengan Real Madrid saat ini.

Bila Real Madrid mampu menjuarai Liga Champions musim ini, maka itu berarti Los Blancos sudah tiga musim beruntun jadi tim terbaik Liga Champions. Gelar Liga Champions Real Madrid juga berarti pukulan telak untuk Barcelona.

Barcelona yang memenangkan dua gelar musim ini, La Liga dan Copa del Rey, tetap bakal merasa kalah dari Real Madrid bila sang rival mampu membawa pulang trofi Liga Champions.

Komentar