Liverpool Dekati Arsenal di Puncak

Penulis: Darmansyah

Minggu, 10 November 2013 | 11:17 WIB

Dibaca: 0 kali

Laga Premier League, Sabtu, 09 November 2013, menempatkan Liverpool kuat pesaing kuat Arsenal di puncak klasemen sementara, dengan memangkas tiga poin dan menyisakan dua angka dari “The Gunners,” setelah di Anfield Stadion “Si Merah” menghantam Fulham 4-0.

Berlainan dengan Liverpool, klub “London Biru” Chelsea, di Stamford Bridge, dalam waktu yang hampir bersamaan, kembali kehilangan momentum untuk mengejar Arsenal setelah West Bromwich Albion, klub papan tengah Premier League, menahannya imbang 2-2 dalam laga yang diprovokasi oleh komentar ketidakpuasan Jose Mourinho.

Liverpool, hingga laga pekan ke sembilan Premier League, telah mengantongi 23 angka dan meninggalkan Chelsea 21 poin dan mendekat ke Arsenal di puncak klasemen dengan 25 poin menjelang laga mereka di Old Traffod melawan MU.

Liverpool sukses memetik kemenangan telak atas Fulham di lanjutan Liga Primer Inggris. Kemenangan itu diyakini Martin Skrtel sebagai bentuk pesan dari Liverpool untuk rival-rivalnya di liga.

Kekalahan dari Arsenal akhir pekan lalu membuat Liverpool sempat diragukan menjadi pesaing untuk gelar juara Liga Primer Inggris. Namun akhir pekan ini, The Reds langsung menjawabnya dengan kemenangan meyakinkan.

Menjamu Fulham di Anfield, Sabtu malam WIB, Liverpool memetik kemenangan dari dua gol i Luis Suarez, satu gol Skrtel, dan lainnya gol bunuh diri Fernando Amorebieta.

“Kami ingin mengirim pesar. Kami di sini dan kami siap untuk bertarung. Kami senang dengan tiga poin hari ini,” ucap Skrtel kepada Sky Sports.

” Usai jeda internasional, Liverpool sudah ditunggu laga derby melawan Everton. Kemenangan di laga ini akan menjaga persaingan Liverpool di papan atas.

“Itu adalah pertandingan besar tapi sekarang untuk kami semua pertandingan adalah laga besar di setiap kompetisi,” lanjut bek asal Slovakia itu.

“Kami ingin ada di papan atas dan kami akan berjuang untuk liga. Setiap pertandingan penting untuk kami,” kata Skrtel menambahkan.

Berlainan dengan antusias di Anfield, suasana di Stamford Bridge sangat tegang ketika Chelsea hanya mendapatkan satu poin pada laga melawan West Bromwich Albion di Stamford Bridge.

Manajer Jose Mourinho, dalam keterangannya kepada “Sky Sports,” dengan enteng mengatakan tak khawatir meski timnya kehilangan poin di kandang sendiri.

Hasil imbang Chelsea berasaldari gol penyelamatan Eden Hazard dari titik putih pada injury time. Chelsea sebelumnya memimpin lewat gol Samuel Eto’o pada babak pertama. Tapi, West Brom mampu berbalik unggul melalui gol-gol Shane Long dan Stephane Sessegnon.

“Pada babak pertama, West Brom tidak melewati garis tengah. Kami tidak menciptakan banyak peluang karena mereka bertahan dengan sangat baik,” ujar Mourinho di situs resmi klub.

“Pada babak kedua, kami punya lebih banyak ruang setelah unggul 1-0. Kami punya beberapa situasi bagus. Mereka mencetak gol dan kemudian gol kedua mereka adalah kesalahan besar dari wasit, bahkan ofisial keempat bilang ke saya bahwa itu salah. Itu adalah kesalahan besar,” tuturnya.

“Setelah itu reaksi tim fantastis. Sebuah reaksi yang bisa saja membuat kami kalah 1-3. Tapi, kami menciptakan banyak peluang dan memberikan segalanya,” kata Mourinho.

Hasil imbang melawan West Brom membuat Chelsea turun ke peringkat keempat klasemen sementara dengan koleksi 21 poin dari 11 partai. Mereka dilewati oleh Liverpool, yang pada pertandingan lainnya mengalahkan Fulham 4-0 dan sekarang punya 23 poin, serta Southampton yang menang 4-1 atas Hull City dan punya 22 poin.

Chelsea bisa makin jauh dari puncak klasemen andai Arsenal bisa mengalahkan Manchester United, Minggu malam WIB

“Kehilangan poin di kandang adalah hal yang normal karena tidak ada tim yang punya rekor sempurna di kandang. Kehilangan dua poin pada sebuah pertandingan kandang adalah normal buat kami dan tim-tim lainnya,” ujar Mourinho.

“Besok ada pertandingan di mana Arsenal bisa unggul tujuh poin atas kami kalau mereka menang, atau bisa unggul empat poin kalau tim-tim lain bisa memenangi pertandingan, khususnya tim-tim yang segar karena main pada hari Minggu. Tapi, inilah Premier League,” katanya.

Komentar