Laga “Super Sunday” Spur Vs United

Penulis: Darmansyah

Sabtu, 30 November 2013 | 10:20 WIB

Dibaca: 0 kali

Inilah skema analisis surat kabar “daily mail” tentang pertandingan “super sunday,” antara Tottenham Hotspur melawan Manchester United di White Hart Lane Stadion, Munggi malam, 1 Desember 2013

Laga “super sunday” di “White Har Lane,” London, antara dua “raksasa” Premier League, Minggu, 1 Desember 2013, antara Tottenham Spur melawan Manchester United, merupakan pertaruhan kedua tim untuk mengejar asa di “peta jalan” juara, sekaligus mendekat jarak masing-masing klub ke elitis puncak klasemen.

Berlainan dengan Tottenham Hotspur yang sedang berada pada posisi tren buruk di Premier League, Manchester United kini sedang bungahnya usai menaklukkan Bayer Leverkusen di Bay Arena, pertengahan pekan ini, dalam laga “matchday” ke lima Champions League di Grup B, dan berjanji akan melanjutkannya ke laga Liga Inggris.

Tottenham Hotspur memang sedang “sakit” usai dibantai Manchester City setengah lusin gol ketika datang ke Emirates akhir pekan lalu. Kekalahan ini merupakan yang terburuk sepanjang mereka dilatih Andree Villas Boas.

Bahkan AVB, begitu Andree Villas Boas di sapa, terus terang sangat kecewa dengan penampilan klub “putih” dalam laga Premier League. “Ini pertandingan paling menyengsarakan saya,” katanya ketika itu.

Dengan bermain di White Har Lane, akhir pekan ini, AVB mengunkapkan, mereka dapat ujian berat lain saat menjamu Manchester United, yang justru tengah menanjak lagi.

Di Premier League, sudah tiga laga dilalui Spurs tanpa meraih kemenangan. Diawali dengan hasil imbang dengan Everton, “The Lilywhites” lantas kalahsaat menjamu Newcastle United dan dipermalukan Manchester City di Etihad Stadium.

Kondisi sebaliknya terjadi pada MU. Meski pada laga terakhir diimbangi Cardif City ” Setan Merah” mulai menunjukkan performa yang jauh membaik dibanding di awal musim. Dua pekan lalu mereka mengandaskan Arsenal, sedangkan di Liga Champions kemenangan didapat saat bertamu ke Bayer Leverkusen.

Menurut jadwal, pertandingan Tottenham Hotspur melawan United akan disiarkan “live” oleh SCTV. Sebagai time lit Inggris Spurs sudah mencatatkan tujuh clean sheet di musim ini. Tak ada klub lain yang punya catatan serupa sampai selepas pekan ke-dua belas lalu.

Dalam menghadapi United, Tottenham cuma bisa meraih satu kemenangan dari dua puluh empat laga terakhir di Premier League . Dan Spur hanya bisa menyarangkan enam gol dari sebelas laga yang mereka mainkan dengan United di Premier League.

Di luar penalti, Tottenham gagal mencetak gol dari tujuh puluh delapan tembakan terakhir yang dilakukan pemain-pemainnya di ajang Premier League.

Dalam tiga pertandingan terakhir Tottenham sudah tidak mencetak gol ke gawang United Jika tak mampu menjebol gawang MU maka mereka akan menyamai rekor puasa gol terpanjang di empat laga yang sebelumnya dibuat pada Februari 2001 dan September 2006.

Tottenham Hotspur adalah klub yang paling sering dijebol oleh Ryan Giggs di ajang Premier League. Giggs total sudah 10 kali bikin gol ke gawang klub asal Kota London itu.

Kali ini Ryan Giggs menjanjikan kembali akan mencetak gol ke gawang Spur. Dan ia mengatakan sangat terkesan setiap kali bertanding dengan Spur di “White Hart Line.”

Winger asal Wales ini mengungkapkan hal tersebut ketika merayakan ulang tahunnya yang ke-40, yang jatuh pada hari Jumat kemarin.

Pemain veteran ini melakukan debutnya bersama Setan Merah pada usia 17 tahun ketika melawan Everton pada tahun 1991. Sejak itu dia terus memperlihatkan performa menawan, dan sampai sekarang telah mencatat 953 penampilan bersama klub elite Premier League tersebut.

Giggs kembali beraksi pada Rabu, ketika MU melakoni matcday kelima penyisihan grup Liga Champions melawan tuan rumah Bayer Leverkusen. Meski tak mencetak gol, tetapi Giggs menunjukkan performa ciamik dalam membantu klubnya meraih kemenangan 5-0.

Apa yang membuat Giggs masih terus bermain dengan kondisi bagus meski sudah berusia 40 tahun? Menurutnya, keputusan untuk tetap bertahan di Old Trafford merupakan kunci dalam menjaga penampilannya.

“Jika saya pindah dari klub ke klub, saya mungkin sudah berhenti sekarang,” ujar Giggs kepada North Wales Daily Post.

“Saya beruntung karena berada di satu klub, di mana saya bersama pemain-pemain bagus. Saya juga memiliki manajer yang bagus.”

“Saya juga menjaga diri sendiri dan berusaha latihan setiap hari agar selalu terpilih. Saya sangat menikmati dan tentu saja mencoba memberikan kontribusi kepada tim.”

Giggs akan habis masa kontraknya pada akhir musim ini. Meski demikian, dia menyatakan masih ingin terus bermain dan belum berpikir untuk pensiun.

“Saya tidak tahu apa yang dipikirkan mereka yang lebih muda tentang diriku. Ketika saya 17 dan 18 tahun, saya berpikir 31 sudah tua. Sekarang saya 40 tahun,” ujar Giggs yang menambahkan, saat ini dirinya senang bermain bersama pemain seperti Phil Jones.

Komentar