Laga Prestise di Etihad, City Versus MU

Penulis: Darmansyah

Kamis, 27 April 2017 | 12:34 WIB

Dibaca: 1 kali

Laga derby Manchester antara Manchester City dan Manchester United pada malam nanti memiliki unsur lain dalam atmosfer persaingannya.

Kedua tim bertetangga itu bakal bersaing untuk memperebutkan posisi empat besar bagi tim yang menang.

MU kini ada di urutan lima klasemen Liga Inggris–berada di bawah ManCity dengan selisih satu poin.

Sementara itu ManCity berada di atasnya dengan jumlah poin enam puluh empat.

Jika menang, ManCity bisa menggeser Liverpool di posisi ketiga. Sementara andai MU yang menang, maka tim Setan Merah itu bakal menggeser posisi ManCity di urutan keempat.

Namun, jelang laga yang bakal berlangsung di markas ManCity, Stadion Etihad, Jumat dinihari WIB, MU memiliki persoalan dengan kedalaman skuat.

Tim asuhan Jose Mourinho itu terpaksa kehilangan tujuh pemain intinya karena persoalan cedera.

Setelah kehilangan Marcos Rojo dan Zlatan Ibrahimovic usai mendapat tiket semifinal Liga Europa, MU terancam kehilangan Paul Pogba yang mengalami cedera otot kala menaklukkan Burnley 2-1 pekan lalu.

Akibat cederanya, Pogba terancam tak bisa bermain.

Tim tersebut pun masih kehilangan dua stoper Chris Smalling dan Phil Jones.

Hanya Ander Herrera yang pekan lalu cedera pergelangan kaki masih bisa diharapkan bermain pada malam nanti di Stadion Etihad.

Berkaca dari para pemain yang absen tersebut, Mourinho lebih baik kembali memasang formasi seperti di Stadion Turf Moor pekan lalu. Tentu saja, bakal minus Pogba.

Sebagai ganti Pogba, Mourinho memiliki dua pilihan. Pertama menarik lagi Wayne Rooney ke lini tengah untuk menemani Marouane Fellaini dan Ander Herrera.

Kematangan para pemain senior MU itu diharapkan bisa memotong aliran bola yang berujung pada eksplosifnya trio ManCity yang bertumpu pada Leroy Sane-Raheem Sterling-Kevin de Bruyne.

MU beruntung pasalnya David Silva, Sergio Aguro, dan Fernandinho masih diragukan bermain. Di antara ketiganya Silva yang paling riskan karena mengalami cedera hamstring

Tanpa Aguero dan juga Gabriel Jesus–kedua penyerang Amerika Latin ini diragukan tampil karena cedera, hanya Kelechi Iheancho penyerang nomor sembilan yang dimiliki ManCity.

Jika Iheanacho dibangkucadangkan, Pep Guardiola memiliki cadangan memanfaatkan pemain yang ada menjadi penyerang berkarakter false 9.

Untuk itu, manajer ManCity Pep Guardiola punya banyak pilihan yaitu Sane, De Bruyne, Sterling, dan juga Nolito.

Kehadiran mereka bisa mengancam pertahanan MU yang mendatang bakal kembali diperkuat duet bek sentral Daley Blind dan Eric Bailly.

Empat bek sejajar dilapis tiga gelandang sepertinya masih sulit bagi MU untuk menahan dinamisnya lini serang ManCity.

Atas dasar itu, kita bisa menyimak strategi MU kala menaklukkan Chelsea dengan skor dua gol tanpa balas di Old Trafford.

Kala itu Mourinho menerapkan formasi tiga-lima-dua yang lalu beradaptasi jadi empat-empat-dua di tengah laga.

Dengan menempatkan Marcus Rashford dan Lingard di lini depan, barisan serangan MU memiliki ruang untuk menerobos pertahanan Chelsea yang dominan dengan tiga bek sepanjang musim ini.

Berkaca pada minimnya stok bek sentral, formasi empat pemain di lini belakang adalah pilihan paling masuk akal bagi Mourinho.

Merujuk laga terakhir kala mengalahkan Burnley, Mourinho menyerahkan kuartet pertahanan kepada Matteo Darmian, Blind, Bailly dan Ashley Young.

Hal sama bisa digunakan apalagi Darmian yang terbukti bermain baik saat MU mengalahkan Chelsea di Old Trafford.

Herrera jika bermain bisa ditempatkan di pos sayap atau perannya digantikan Antonio Valencia. Sementara Henrikh Mkhitaryan adalah pilihan di babak kedua untuk menggempur pertahanan Chelsea yang sudah lelah.

Jika empat-empat-dua yang dipakai, ketika Herrera tak fit, Mourinho bisa memasang Carrick bersama Fellaini di tengah.

Dan, Rooney menemani salah satu penyerang muda yaitu Rashford atau Martial di lini depan. Jika itu terjadi, biarlah Lingard dan Fellaini yang menjadi supersub dalam laga di Etihad mendatang.

Pastinya, Mourinho bakal mengincar mencetak gol lebih dulu ke gawang City sehingga bakal menekan sejak dini.

Hal tersebut tentu jadi ancaman bagi skuat Pep yang belum pernah menang atas tim besar di Inggris sepanjang bulan ini–imbang dengan Arsenal dan kalah dari Chelsea.

Kekecewaan The Citizens itu ditambah lagi kekalahan dari Arsenal dalam semifinal Piala FA pekan lalu

Manajer Manchester United Jose Mourinho menilai Manchester City lebih layak difavoritkan masuk zona empat besar dibandingkan ‘Setan Merah’. Pujian itu dilontarkan Mourinho jelang Derby Manchester di Stadion Etihad..

Dengan sisa enam laga yang bakal dihadapi keduanya, Mourinho menilai ‘The Citizens’ lebih layak difavoritkan untuk bisa mengisi zona empat besar.

“Manchester City akan memainkan satu laga tiap pekannya hingga musim berakhir, sedangkan kami masih memiliki dua laga semifinal Liga Europa yang juga penting bagi kami.”

“Bermain satu laga dalam satu pekan tentu akan membantu tim dan para pemain menaikkan level permainan. Jadi situasi ini lebih sulit bagi kami, namun kami akan berusaha melakukannya,” tutur Mourinho seperti dikutip dari FourFourTwo.

Mourinho sendiri menyatakan bahwa titel juara bukanlah fokus utamanya musim ini.

“Gelar yang kami raih atau gagal kami raih musim ini bukanlah sebuah hal yang jadi sorotan utama.”

“Saya menganggap musim ini sangat penting bagi saya, pemain, dan juga klub. Musim ini bisa jadi musim pertama dari  musim berikutnya. Musim ini bisa jadi awal dari musim yang lebih baik selanjutnya,” kata Mourinho.

Mourinho sendiri saat ini sudah memastikan tidak akan mengakhiri musim ini dengan tangan hampa. Manchester United telah memenangkan trofi Piala Liga plus Community Shield di awal musim. ‘Setan Merah’ pun kini jadi tim favorit untuk memenangi Liga Europa.

Faktanya adalah meskipun ini musim pertama, kami sudah memenangkan Community Shield dan Piala Liga. Bila kami mampu memenangi Liga Europa, maka itu berarti kami akan menghadapi pemenang Liga Champions di Piala Super Eropa.”

“Hal itu akan jadi sangat luar biasa,” kata Mourinho.

Setelah gagal di Piala FA, Manchester City harus berjuang keras untuk mempertahankan posisi empat besar di Liga Primer. Ambisi The Citizens akan lebih mudah terwujud jika mampu mengalahkan Manchester United di laga derby.

ManCity bakal menghadapi laga berat di Liga Primer melawan rival sekota mereka Manchester United

Gelandang ManCity Yaya Toure menilai, kemenangan melawan MU menjadi harga mati untuk mengobati kekecewaan anak-anak Manchester Biru usai tersingkir di Piala FA dari Arsenal, akhir pekan lalu.

“Saya kecewa saat ini, tapi kami memiliki waktu beberapa hari untuk memulihkan diri sebelum pertandingan pada Kamis mendatang. Jika menang lawan MU, kami akan melupakannya kekalahan dari Arsenal. Tapi jika kalah bakal lebih sulit,” ujar Toure.

“City sudah bisa lolos ke Liga Champions selama tujuh tahun terakhir. Yang pasti, pertandingan hari Kamis amat penting bagi kami,” sambungnya.

City kini berada di peringkat keempat klasemen dengan koleksi 64 poin atau hanya berjarak satu angka dari MU yang berada satu tingkat di bawahnya.

Target tiga poin saat menjamu MU menjadi wajib hukumnya jika ManCity ingin mengamankan satu tiket ke Liga Champions musim depan. Jika kalah, maka posisi mereka bakal tergusur oleh Setan Merah

Komentar