Laga Old Trafford Bikin Arsenal Miris

Penulis: Darmansyah

Sabtu, 9 November 2013 | 09:54 WIB

Dibaca: 0 kali

Wayne Rooney sedang mengikuti jadwal latihan ketat sebelum Manchester United bertanding melawan Arsenal di Old Trafford, Sabtu, 10 November 2013, malam WIB

Wenger harus mampu menjawab laga berat, saat Arsenal datang ke ke Old Trafford, Sabtu malam WIB, dengan kemenangan, agar konsistensinya di puncak klasemen Premier League tidak terusik lewat keunggulan delapan angka dari Manchester United.

Arsenal, dalam sepuluh laga terakhir di Old Trafford, hanya memiliki satu kemenangan, dua seri dan delapan lainnya membawa pulang “pepesan kosong.” Dan kunjungan klub London Selatan itu yang berjulukan “The Gunners” ke Old Trafford, kali ini pun, tetap membuat Arsene Wenger miris.

Perasaan miris itu tidak bisa digelumbungkan oleh peta jalan juara dari optimisme klub Emirates itu lewat dua “starter”nya, Ozil dan Ramsey. Apalagi, seperti di ingat Koran “Dayly Mail,” dalam situs onlinenya, “Mail Online,” Manchester hari ini adalah tim yang telah pulih kepercayaannya setelah sosialisasi David Moyes terhadap Wayne Rooney pulih.

Tiga kemenangan beruntun di Premier League, sebelum kegagalan penalti Robin van Persie ke gawang Real Sociedad, adalah isyarat bagi Wenger untuk tidak memandang rendah posisi MU di urutan delapan klasemen sementara.

Terlepas dari pulihnya MU dari friksi “psikologis” atas kepergian Alex Ferguson, bagi Wenger, inilah peluang paling terbuka untuk mematahkan jinx Old Trafford pertama kalinya sejak enam tahun terakhir, sekaligus memupuskan sejarah bahwa letupan meriam Arsenal biasanya berat menggelegar di bulan November.

Jinx historis ini, memang, sangat mengganggu pikiran Arsene Wenger saat melihat hadangan jadwal bulan ini. Bayangkan Liverpool, Manchester United dan klub yang sedang konsisten Southampton di Premier League, plus Borussia Dortmund dan Olympique Marseille di Liga Champion, jadi lawan The Gunners.

Bisa dibayangkan leganya Le Professeur usai Liverpool digasak dua gol tanpa balas di laga perdana BPL bulan November dan dilanjutkan dengan gedoran Aaron Ramsey di Signal Iduna Park saat membalas kekalahan dua minggu sebelumnya dari Dortmund di kancah Liga Champion.

Ramsey jelas merupakan kunci keberhasilan Wenger sejauh ini. Sebelas gol dan enam assist di semua kompetisi, pencapaian anak muda asal Wales ini bahkan melebihi ekspektasi akan marquee player anyar Arsenal, Mesut Oezil.

Namun kunci utama dari semua kemenangan Arsenal adalah kolektivitas, apalagi sejak kembalinya Santi Cazorla dan semakin membaiknya old crack Tomas Rosicky di lini tengah. Dua kemenangan di awal November tanpa kebobolan adalah untuk pertama kalinya sejak musim dialami The Gunners.

Arsenal memang kesulitan mengalahkan Manchester United di Old Trafford. Namun, seirng dengan performa impresif mereka, sekarang jadi kesempatan untuk mengakhiri rekor buruk itu.

The Gunners belum pernah lagi menang di markas MU sejak menang 1-0 lewat gol Emmanuele Adebayor di musim 2006-07. Dalam sembilan lawatan selanjutnya pun Arsenal cuma bisa sekali seri dan delapan kali kalah.

Akan tetapi, grafik Arsenal jauh mengungguli MU di musim ini. Anak buah Wenger memuncaki klasemen dengan keunggulan delapan angka dari ‘Setan Merah’ yang masih terpuruk di urutan kedelapan.

Sebuah kemenangan akan membuat Arsenal memiliki jarak sebelas poin dengan MU, sekaligus menjadi tolok ukur kekuatan diri sendiri dalam persaingan perebutan gelar di musim ini.

“Laga ini masih sebagai salah satu ukuran di musim ini di mana Anda menilai seberapa kuat Anda,” kata Manajer Arsenal Arsene Wenger di Sky Sports. “Banyak orang menganalisa segalanya, kelakuan Anda dan menarik kesimpulan setelah pertandingan.”

“Ini masih menjadi salah satu dari pertandingan besar di mana Anda mendapatkan kepercayaan diri dan kredit atas perilaku Anda yang baik.”

“Kami pernah punya masa-masa di mana kami meraih hasil bagus di Old Trafford tapi akhir-akhir ini kami tidak terlalu baik dan ini adalah kesempatan bagus untuk memperlihatkan bahwa kami sudah meningkat. Kami bisa menang di sana dan itu target kami,” lugas Wenger.

Sehari sebelum laga Old Trafford Arsene Wenger, dengan sentimental, mengatakan bahwa dirinya kehilangan Sir Alex Ferguson saat akan bertandang ke MU. Wenger juga menambahkan tanpa Ferguson, lawan United akan terasa aneh.

Pelatih asal Prancis itu juga mengatakan bahwa tensi pertandingan akan berbeda tanpa kehadiran Fergie. Saat dibesut Fergie, laga Arsenal kontra United memang mempunyai tensi pertandingan tersendiri.

“Ini akan menjadi pertandingan yang agak aneh tanpa Sir Alex Ferguson di sana, Minggu besok. Hubungan saya dengan Ferguson akan sedikit lebih damai dan tenang,” ujar Wenger seperti dikutip Soccerway, Sabtu (9/11/2013).

Wenger juga tengah diperhadapkan pada rekor buruk kala bertandang ke Old Trafford. Pasalnya, sejak 2006 tim Meriam London tidak pernah meraih kemenangan. Kendati begitu, Wenger tidak melihat hal itu sebagai indikator.

“Hal ini masih menjadi suatu tolak ukur seberapa kuatkah Anda. Tapi, orang juga menganalisa segala sesuatu dan menarik kesimpulan sebelum pertandingan,” tegas Wenger.

“Kami memiliki periode di mana kami bermain baik di Old Trafford dan baru-baru ini kami memperlihatkan kami bermain dengan baik, jadi itu adalah kesempatan untuk menujukkan bahwa kami sudah bermain baik. Target kami pergi ke Old Trafford adalah untuk memenangkan pertandingan,” tandas Wenger.

Komentar