Laga Top Liga Primer, The Red Vs Chelsea

Penulis: Darmansyah

Sabtu, 25 November 2017 | 09:33 WIB

Dibaca: 1 kali

Malam ini, atau Minggu dinihari WIB, 26 November, akan ada laga “besar” di Liga Primer ketika Liverpool bertemu Chelsea dalam duel yang amat menarik di tengah kritik yang sedang menghunjam kedua klub.

Menurut “daily mail, hari ini, Sabtu, 25 November,  laga Liverpool melawan Chelsea di pastikan akan menjadi  duel paling menarik.

Kedua tim berada dalam kondisi bagus jelang duel ini.

Liverpool terus menunjukkan bahwa lini depan mereka adalah salah satu yang paling berbahaya di Inggris dan Eropa. Di kubu lawan, Chelsea juga membuktikan mereka mulai bisa kembali ke jalur papan atas setelah sempat limbung sebelumnya.

Liverpool saat ini mengoleksi dua puluh dua poin dan masih ada di luar zona empat besar, sedangkan Chelsea berada di peringkat ketiga dengan koleksi dua puluh lima angka.

Ini dia fakta menarik jelang laga Liverpool lawan Chelsea di Stadion Anfield,

Liverpool selalu mencetak tiga gol atau lebih dalam lima partai terakhir.

Total Liverpool mencetak enam belas gol dalam lima pertandingan yang mereka mainkan.

Selain itu Liverpool tak pernah kalah dalam lima laga terakhir dengan catatan empat kemenangan dan satu hasil seri.

Hasil imbang didapat Liverpool saat menghadapi Sevilla ketika mereka membuang keunggulan tiga gol di babak pertama.

“Pertandingan melawan Chelsea tentu akan berbeda dengan laga-laga sebelumnya. Namun, kami akan bermain di Anfield dan jika kami dapat menciptakan atmosfer spesial, tentu hal tersebut akan membantu,” kata manajer Liverpool, Jurgen Klopp.

Meski sedang berada dalam performa baik, persiapan Liverpool menghadapi Chelsea terganggu hasil pertandingan melawan Sevilla, di ajang Liga Champions

Meski sempat unggul tiga gol lebih dulu, Liverpool dipaksa bermain imbang di markas wakil Spanyol itu.

Hasil tersebut pun menuai kritik dari beberapa legenda Liverpool, satu di antaranya Paul Ince.

Mantan pemain Manchester United itu menilai barisan pertahanan masih menjadi titik lemah Jordan Henderson dan kawan-kawan.

Akan tetapi, Liverpool mendapat kabar baik setelah Joel Matip diberitakan kembali bermain saat melawan Chelsea setelah pulih dari cedera.

Demikian halnya dengan Adam Lallana. Hanya Emre Can yang diragukan tampil lantaran mengalami cedera.

Tugas kami sekarang adalah mencoba benar-benar konsisten. Sekarang, lawan kami adalah Chelsea, tim yang menjadi juara musim lalu. Ini akan menjadi pertandingan yang sangat berat,” tutur Jurgen Klopp.

Lantas bagaimana dengan Chelsea?

Chelsea juga akan menurunkan skuat terbaiknya demi meraih poin penuh. Alvaro Morata tetap menjadi andalan di lini depan.

Sementara itu, Eden Hazard kembali menjadi kreator di lapangan tengah bersama Fabregas dan N’Golo Kante.

Manajer Chelsea, Antonio Conte, mengaku sedang dipusingkan dengan masalah kebugaran pemain lantaran padatnya jadwal kompetisi.

Maklum, The Blues hanya memiliki waktu istirahat dua hari setelah bertandang ke Ajerbaizan melawan Qarabag di ajang Liga Champions, tengah pekan lalu.

“Kami berlatih dengan baik. Namun, sejujurnya, kami hanya mendapatkan waktu satu hari untuk menyiapkan laga ini (melawan Liverpool. Ini jelas tidak bagus, tidak hanya bagi Chelsea, tetapi juga tim lainnya,” tutur Conte.

“Saya sudah membicarakan hal ini kepada klub dan berharap mereka bisa lebih memperhatikan hal ini pada masa depan karena ini bukan kali pertama. Kami menghadapi dua situasi sama, termasuk satu di antaranya sebelum laga besar melawan Manchester City,” ia menambahkan.

Chelsea  mencatat empat kemenangan dan mengalami satu kekalahan dalam lima laga terakhir yang mereka mainkan. Satu-satunya kekalahan didapat saat mereka dihajar nol tiga oleh AS Roma di Stadion Olimpico.

Dalam empat kemenangan terakhir yang didapat oleh Chelsea, Thibaut Courtois dan kawan-kawan sukses mengakhiri pertandingan dengan catatan clean sheet.

Menilik rekor duel Liverpool lawan Chelsea di lima laga terakhir, baik kandang maupun tandang, Chelsea tak pernah mampu menaklukkan Liverpool.

The Reds mencatat dua kemenangan dan tiga duel lainnya berakhir imbang.

Mohamed Salah jadi pemain yang paling cemerlang dengan torehan lima gol dalam lima laga terakhir, sedangkan Eden Hazard menjadi mesin gol terbaik dengan catatan empat gol.

Menjelang laga ini Juergen Kloop masih belum bisa berdamai dengan hasil seri, tiga gol lawan tiga gol, kala menghadapi Sevilla di Enam Belas Besar Liga Champions dua hari lalu, dan menyesalinya sebagai kondisi terburuk dari “The Red” musim ini.

Dalam laga itu, Liverpool sudah unggul tiga gol di babak pertama dan mampu dikejar Sevilla untuk menyamakan kedudukan di babak kedua hingga usai pertandingan.

Dengan terus terang Klopp menyatakan kegagalan timnya menang atas Sevilla pada pertandingan Liga Champions,  bukan lantaran masalah mental para pemain.

Liverpool kehilangan kendali permainan di babak kedua. Alhasil, Sevilla mampu mencetak tiga gol balasan di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan.

“Ya, memang hal ini membuat frustrasi, namun hal ini tak bisa dihubungkan dengan mental pemain. Kami sebelumnya sudah menunjukkan mental bertanding yang hebat, saat lawan Dortmund dan juga pada banyak laga lainnya.”

“Malam ini bukan malam yang sempurna dan kami seharusnya bisa melakukan hal yang lebih baik. Namun, ini seratus persen bukan masalah mental dan itu adalah penilaian yang salah,” tutur Klopp coba membela para pemainnya, seperti dikutip dari situs resmi klub.

Klopp mengaku sejatinya hasil seri di kandang Sevilla merupakan hasil yang positif. Tetapi, hasil ini kemudian ternoda oleh fakta bahwa Liverpool sejatinya punya peluang besar untuk memenangkan pertandingan.

Saya tak puas. Bila sebelum laga kalian katakan duel ini akan berakhir seri, maka saya akan setuju dan mengatakan hasil tersebut bukan hasil yang buruk.”

“Namun, ketika kalian melihat cara bermain di babak pertama dan besarnya keinginan untuk menang, maka tentu saja tidak puas,” ujar Klopp

Atas hasil itu Juergen Klopp menimpakan kesalahan pada dirinya sendiri.

Masalah pertahanan Liverpool diakuinya menjadi titik lemah yang membuat anak asuhnya belum mampu bersaing di papan atas.

Seri dari Sevilla menurunkan peringkat Jordan Henderson dan kawan-kawan.

Selain terperosok, Liverpool juga menjadi kesebelasan yang memiliki catatan kebobolan terburuk  musim ini.

“Saya bertanggung jawab. Saya tidak melatih tipe bertahan untuk bola lemparan ke dalam. Gol kedua, kami kehilangan bola dan Son lebih cepat,” komentar Klopp mengenai pertahanan Liverpool seperti dilansir BBC

Komentar