Kemenangan Dramatis Barca di Camp Nou

Penulis: Darmansyah

Senin, 2 Februari 2015 | 09:07 WIB

Dibaca: 1 kali

Drama lima gol di Nou Camp, Senin subuh WIB, 02 Februari, ketika Barcelona menjamu Villareal pada pekan kedua puluh satu “La Liga,” disudahi Lionel Messi dengan kemenangan “Blaugrana,” dan mendekatkan kembali klub Catalan itu dengan rivalnya Real Madrid dalam jarak satu poin.

Messi, yang bergerak dari posisi terbarunya sebagai “winger,” mencetak gol ketiga Barcelona untuk memcairkan kebekuan skor dua gol berbanding dua menjadi tiga gol berbanding dua setelah kedua tim saling kejar mengejar keunggulan.

Dua gol Barca sebelumnya dikreasikan oleh Neymar dan Rafinha setelah Villareal unggul terlebih dahulu, untuk kemudian dibalikkan Messi untuk kemenangan klub Nou Camp itu.

Pertandingan berjalan sangat menarik, mengingat Villarreal sanggup meladeni permainan offensif tuan rumah.

Di babak pertama Villareal sempat menyimpan asa ketika mereka bermain imbang satu gol berbanding satu. Namun usai turun minum pertandingan berkembang jauh lebih menarik lagi dengan lahirnya tiga gol.

Satu gol untuk Villareal dan dua lainnya lewat kaki Fafinha dan Messi. Dengan kemenangan ini, skuad asuhan Luis Enrique sekaligus menekan Real Madrid yang kini selisih satu poin di puncak klasemen.

Pelatih Barcelona Luis Enrique yakin Lionel Messi lebih cocok ditempatkan di posisi sayap dalam formasinya, menyusul keberhasilan Messi mencetak gol kemenangan tadi.

“Messi bermain di sayap lagi? Ini untuk kebaikan tim. Dia tetap memiliki kebebasan bergerak. Kami ingin dia lebih banyak memegang bola,” kata Enrique dilansir Soccerway, Senin, 2 Februari 2015.

Di laga ini, Luis Suarez kembali gagal mencetak gol meski menciptakan banyak peluang. Namun Enrique tetap menilai Suarez tetap memiliki kontribusi besar terhadap kemenangan tim.

“Apakah kehadiran Suarez berpengaruh? Banyak. Sangat penting memiliki pemain yang bisa mendorong bek lawan keluar. Gol akan datang, tidak diragukan lagi.”

Barca seperti biasanya tampil dominan sejak awal. Mereka mendominasi penguasaan bola dan menciptakan beberapa peluang apik.

Tapi mereka justru kebobolan lebih dahulu oleh Denis Cheryshev. Sesaat sebelum jeda, Barca pada prosesnya berhasil menyamakan kedudukan melalui Neymar.

Di awal babak kedua, tim besutan Luis Enrique kembali tertinggal usai dijebol Luciano Vietto.

Namun dua menit kemudian Rafinha membuat kedudukan kembali seimbang. Tak selang lama, Lionel Messi membawa Barca membalikkan kedudukan sekaligus memastikan poin penuh.

Barcelona, usai laga, seperti dikomentari “Marca TV,” berada dalam kondisi panas-panasnya.

Kemenangan Barca atas Villareal ini merupakan raihan hasil postif di empat laga La Liga terakhir..

Dalam empat kemenangan tersebut, Barca mencetak enam belas gol dan hanya kebobolan tiga gol. .

“Menyamakn skor sampai dua kali itu penting. Itu menunjukkan tim kami sedang panas. Hari ini mereka melakukannya lagi melawan sebuah tim yang bagus,” ujar Enrique seperti dilansir Marca.

“Pertandingan tersebut juga penting karena menunjukkan beberapa aspek dari permainan kami yang mesti diperbaiki lagi,” lanjut Enrique.

Hasil pertandingan pada malam itu membuat Pelatih Barcelona Luis Enrique optimis dapat mencapai final Piala Raja musim ini. Pasalnya, Barcelona akan menghadapi Villareal dalam semifinal Piala Raja yang leg pertama akan berlangsung tengah pekan depan di tempat yang sama.

“Itu adalah pertandingan dan contoh yang bagus bagi mereka (pemain Barcelona) yang berpikir tentang upaya mencapai final Piala Raja akan mudah,” ujar Enrique seperti dikutip situs Football Espana, Senin, 02 Februari 2015.

Di sisi lain, Enrique pun mengakui laga melawan Villareal adalah sebuah laga yang sulit. Tim lawan, kata Enrique, memiliki kualitas yang hebat dan pandai dalam memanfaatkan ruang menyerang.

Pada laga Liga Spanyol akhir pekan lalu, Villareal dua kali unggul atas Barcelona sebelum disamakan dua kali oleh Neymar dan Rafinha.

Beruntung kapten timnas Argentina, Lionel Messi, berhasil mencetak gol kemenangan untuk Barcelona dua menit usai Rafinha menyamakan kedudukan.

“Villareal datang dengan delapan belas pertandingan tak terkalahkan. Kami pun tidak jatuh ketika tertinggal,” kata Enrique usai laga tersebut.

“Itu menunjukkan kami siap mengatasi situasi apapun.”

Komentar