Laga Boxing Day, Poin Penuh Klub Elit

Penulis: Darmansyah

Selasa, 27 Desember 2016 | 09:12 WIB

Dibaca: 0 kali

Laga-laga “boxing day” di Liga Primer untuk pekan ini mencatat pertandingan  seru, terutama dari klub-klub besar seperti Chelsea, Manchester United, Manchester City, dan Arsenal yang  sukses mereguk tiga poin.

Catat saja kemenangan Chelsea yang  sukses memukul AFC Bournemouth dengan skor telak tiga gol di Stamford Bridge, Selasa dinihari WIB.

Dan bagi manajer Chelsea, Antonio Conte, kemenangan ini memiliki pesan penting di dalamnya.

Selain tambahan tiga angka dan posisi puncak yang tetap kokoh digenggam, Conte melihat Chelsea sukses memberikan jawaban atas pertanyaan besar yang mengelilingi mereka beberapa hari terakhir.

“Hari ini kami mengirimkan sebuah pesan bagus karena banyak orang yang menanti bagaimana performa Chelsea tanpa kehadiran Diego Costa dan N’Golo Kante,” tutur Conte seperti dikutip dari situs resmi Chelsea.

Pada laga lawan Bournemouth, Diego Costa dan Kante absen lantaran akumulasi kartu. Namun eksperimen Conte dengan meletakkan trio Pedro-Eden Hazard-Willian di lini depan dan duet Nemanja Matic-Cesc Fabregas di lini tengah berhasil menutupi ketiadaan Diego Costa dan Kante.

“Chelsea hari ini bermain baik melawan tim yang juga bagus. Saya sangat puas karena ini merupakan laga yang sulit,” ujar Conte.

Tiga angka dari laga lawan Bournemouth membuat Chelsea kini ada di puncak klasemen dengan nilai empat puluh enam poin plus mencatat dua belas kemenangan beruntun.

Mereka pun sukses mengunci status sebagai juara paruh musim.

Tidak hanya Chelsea yang genbira di laga “boxong day.”

Arsenal di awal laga  mengalami kesulitan  menghadapi West Bromwich Albion di Stadion Emirates, bisa  lega ‘setelah mengakhiri pertandingan  dengan torehan tiga angka di tangan.

Oada laga itu, Arsenal berada dalam tekanan besar lantaran mereka baru saja menelan dua kekalahan beruntun sebelumnya

Mesut Oezil dan kawan-kawan pun tak bisa menembus pertahanan WBA sebelum akhirnya Olivier Giroud jadi penyelamat lewat golnya di ujung pertandingan
“Kemenangan ini sangat vital. Arsenal berada dalam tekanan sebelum laga ini berlangsung karena sejak awal kami tahu WBA akan bertahan lebih dalam.”

“Bila kami gagal menang dalam tiga pertandingan beruntun, maka situasi akan jadi sulit bagi kami meskipun dua kekalahan sebelumnya terjadi lantaran kasus khusus,” ucap Wenger seperti dikutip dari situs resmi klub.

Dengan kemenangan ini, Wenger yakin kepercayaan diri para pemain Arsenal bisa kembali ke level terbaik.

“Kepercayaan diri yang ada di tim ini masih naik-turun, tergantung bagaimana hasil yang kami dapat. Kami sudah memainkan dua puluh laga, tanpa kekalahan dan kemudian dua kali kalah beruntun. Tentu saja hal itu memukul kami.”

“Namun kemudian ini jadi semacam ujian bagi kami.Tak ada musim tanpa sedikit pun kekecewaan. Menarik untuk melihat bagaimana kami kembali memberikan respon atas hal tersebut,” tutur Wenger.

Bagi Wenger, Arsenal sukses melewati ujian lawan WBA lantaran mampu tampil sabar meskipun berkali-kali menemui kegagalan mencetak gol.

“Kami menciptakan sejumlah kesempatan. Di laga ini, kami butuh kesabaran dan tetap berusaha mempertahankan ritme permainan yang ada.”

“Kami juga tak boleh melakukan kesalahan dalam bertahan dan itulah yang sukses kami lakukan,” kata Wenger.

Selain Chelsea dan Arsenal, pada laga “boxing day,”nya,  Manchester United, membantai Sunderland dengan skor tiga gol berbalas satu.

Dalam laga tersebut, Mkhitaryan menjadi pencetak gol ketiga bagi MU usai menyambut assist Zlatan Ibrahimovic

Gol yang dibuat mantan gelandang Borussia Dortmund itu dibuat lewat aksi akrobatik spektakuler.

Pria yang akrab dengan sapaan Micki itu melakukan tembakan voli akrobatik bak ekor kalajengking saat menyambut assist Ibra untuk menjebol gawang Sunderland. Usai laga, Micki menceritakan bagaimana ia terpikirkan hal tersebut untuk mencetak gol ketiga MU.

“Awalnya saya mengira bola [assist Ibra dari sayap kanan] akan jatuh di depan saya,” tukas Micki kepada MUTV seperti dikutip dari AFP usai pertandingan.

Namun, saat hendak melompat meluncur menyundul bola ke gawang Sunderland yang dikawal Jordan Pickford apa yang ada di dalam bayangnya berbeda dengan kenyataan. Bola lambung hasil umpan Ibra sedikit berbelok dan hampir melewati pundak Micki.

“Jadi satu-satunya hal yangn bisa saya lakukan adalah memanfaatkan kesempatan menendangnya dengan tumit. Saya melakukannya dan berhasil,” kata Micki bangga.

Tendangan kalajengking Micki itu pun mengingatkan penggemar sepak bola akan aksi spektakuler kiper legendaris Kolombia, Rene Higuita pada dua puluh satu silam.

Kala itu, dalam laga persahabatan Kolombia dan Inggris, Higuita berada dalam posisi terlalu depan saat Jamie Redknapp melepaskan tendangan lambung ke arah gawang.

Higuita pun menyelamatkan gawangnya dengan aksi tendangan kalajengking—tepat di depan mulut gawang.

Dan, dalam kolom komentarnya atas pertandingan Liga Inggris untuk Daily Mail, Redknapp pun mengenang aksi Higuita ketika menyaksikan tendangan spektakuler Micki.

“Gol menakjubkan Henrikh Mkhitaryan membawa saya kembali ketika kiper Kolombia Rene Higuita menyapu umpan silang saya untuk Inggris padadua puluh satu tahun lalu5 dengan tendangan kalajengking.

Upaya Mkhitaryan mungkin terlihat tidak sulit namun dia menunjukkan kebrilianan. Dia begitu tajam dan menjadi kunci bagi kebangkitan Manchester United,” tulis Redknapp.

Micki masuk sebagai pemain pengganti dalam laga menjamu Sunderland. Itu kali pertama dia bermain setelah melewatkan dua pertandingan akibat cedera pergelangan kaki.

“Ini adalah momen yang hebat dan bagi Micki penting karena dia sedang berkembang dan berkembang, dan cedera membekapnya,” ujar Manajer MU Jose Mourinho.

“Dia tak bermain di dua pertandingan dan dia baru kembali. Dan, kembali tak hanya dengan gol, saya kira dia juga membawa kualitas lain dalam performanya. Saya jelas sekali bahagia.”

Komentar