La Liga: Barca Menang, Madrid Seri

Penulis: Darmansyah

Minggu, 15 September 2013 | 10:18 WIB

Dibaca: 0 kali

Dua klub elite dunia di pentas La Liga, Barcelona dan Madrid, Minggu dinihari WIB, menuai hasil berbeda dari dua laga keras mereka mainkan masing-masing. Barcelona menghadang Sevilla dan menang 3-2 di Nou Camp. Sedangkan Real Madrid, di El Madrigal, menghasilkan angka “safety” 2-2 usai mendapat perlawanan seimbang dari tim promosi Vilareal.

Kedua tim sama-sama menyimpan kekecawaan dengan penampilan masing-masing. Pelatih Barca, Martino menegaskan, pemainnya masih harus berbenah untuk menghadapi laga-laga yang krusial din pekan-pekan mendatang.

Masih diperlukan perbaikan penampilan. Barca masih belum “perfect.” Satu kata untuk Balugrana, kesempurnaa,” kata Martino terus terang.

Madrid juga tak kalah kecewanya. Pelatih Carlo Ancelotti memang menyatakan hasil imbang sebuah hal yang adil bagi performance Real. Ia mampu menyimpan kekecawaan, walau pun telah menurun Bale-Ronaldo sebagai “winger” kiri-kanan. Madrid memang bermain “super attacking.”

Dalam pertandingan melawan Villareal Gareth Bale memainkan laga debutnya bersama Real Madrid di jornada keempat.. Apakah penampilan pemain termahal dunia merangsang tontonan?

Bale langsung diturunkan sebagai starter di El Madrigal, Minggu dinihari WIB. Penampilan Bale ini memupus keraguan banyak pihak bahwa kondisi winger asal Wales itu belum fit untuk bermain.

Bale bermain selama sejam di atas lapangan dan ditarik keluar untuk digantikan oleh Angel Di Maria. Whoscored coba mencatat statistik pemain 24 tahun itu di laga perdananya berseragam putih-putih.

Dari sisi ofensif, Bale bikin dua shots dengan satu berujung gol penyama kedudukan di menit 38 (laga berakhir 2-2). Ia tiga kali membuat dribel dan sekali kehilangan bola saat sedang menyerang ke pertahanan Villarreal.

Di sisi defensif, Bale membuat satu kali intersep, satu kali memblok tendangan lawan dan sekali melanggar lawan tanpa mendapat kartu kuning.

Sementara dari jumlah passing Bale bikin 22 selama 60 menit berada di lapangan dengan tingkat akurasi 64 persen. Tiga kali melepasan crossing dan satu kali melepaskan umpan terobosan (through ball).

Dengan statistik seperti ini, Bale diberi nilai 7,46 oleh Whoscored, terbaik keenam di antara 14 pemain Los Merengues yang tampil di laga itu.

Walaupun menurunkan Bale-Ronaldo, Real Madrid cuma mampu meraih hasil imbang 2-2 di markas tim promosi Villarreal. Pelatih Madrid Carlo Ancelotti menyebut hasil yang adil mengingat tim lawan juga bermain dengan bagus.

Dalam lawatan ke El Madrigaltim tuan rumah membuka keunggulan lewat gol Cani di menit ke-21 sebelum Madrid menyamakan lewat pemain barunya Gareth Bale di menit ke-39.

Di babak kedua, Los Blancos membalikkan keadaan usai Cristiano Ronaldo membuat gol di menit ke-64. Keunggulan itu hanya bertahan enam menit karena Giovanni dos Santos mengukir namanya di papan skor sekaligus memastikan satu angka bagi Villarreal.

“Saya pikir itu adalah hasil yang adil karena Villarreal bermain bagus, mereka adalah sebuah tim yang sangat bagus,” puji Ancelotti seperti diwartakan AFP.

“Pertandingan seusai jeda internasional memang selalu sulit. Persaiapannya berbeda dan tidak hanya masalah fisik namun juga mental.”

“Madrid bereaksi bagus setelah terjadi gol pertama. Dan dengan perhatian yang lebih kami bisa saja menang, tapi itu adalah hasil yang adil,” imbuh pria Italia ini.

Berlainan dengan dengan Barca yang, akhirnya menang 3-2 lawan Sevilla, pelatih Gerardo Martino, mengakui bahwa Sevilla telah membuat timnya kerepotan. Martino juga sadar Barca masih harus berbenah untuk pertandingan-pertandingan selanjutnya.

Barca menjalani duel menegangkan melawan Sevilla di Camp Nou, Minggu dinihari WIB. Tim tuan rumah sempat terlihat akan menang mudah ketika mereka unggul 2-0 lewat gol Dani Alves dan Lionel Messi. Namun, dalam waktu sekitar sepuluh menit, Sevilla menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui gol Ivan Rakitic dan Coke.

Barca akhirnya tetap keluar sebagai pemenang setelah mereka bikin gol lagi di injury time. Alexis Sanchez memastikan Blaugrana menang dramatis 3-2.

“Pada babak pertama kami melakukan segalanya yang diperlukan untuk mencetak gol. Kami membuat lima peluang yang sangat bagus,” ucap Martino di situs resmi klub.

“Pergantian pemain yang dilakukan Sevilla melukai kami. Gol-gol Sevilla adalah konsekuensi atas kurangnya kontrol kami,” tambahnya.

“Kami menang, tapi kami harus berbenah pada beberapa aspek permainan. Saya sepenuhnya setuju dengan gagasan klub tentang cara bermain dan kami bermaksud untuk menerapkan lagi beberapa aspek permainan dari musim-musim sebelumnya,” jelas pria asal Argentina ini.

Martino secara khusus juga memuji penampilan Messi dan Neymar pada pertandingan ini.

“Messi mulai terlibat dalam permainan aktif pada babak kedua dan dia sangat berbahaya,” ujarnya.

“Neymar tampil sempurna. Dia tak hanya menyerang, tapi juga bertahan,” kata Martino.

Komentar