Klopp: “Saya Ingin Nulis Kisah di Wembley”

Penulis: Darmansyah

Rabu, 27 Januari 2016 | 09:20 WIB

Dibaca: 0 kali

“The Reds,” Liverpool, Rabu dinihari WIB, 27 Januari 2016, mengenyahkan perlawanan Stoke City di semifinal Piala Liga lewat adu penalti, usai kedua tim memiliki agregat gol satu berbanding satu, dan langkah ini merupakan jawaban kerinduan Juergen Klopp untuk menikmati mistisme Wembley kala timnya memainkan laga final.

Bermain di Anfield dengan penuh harap, Liverpool memenangkan laga dengan gol tunggal hingga permainan usai.

Kemenangan ini harus diselesaikan dengan adu penalti karena di pertandingan sebelumnya “The Reds” juga kalah satu gol dari Stoke.

Dalam adu penalti ini Liverpool sukses menyegel satu tiket ke babak final berkat kemenangan drama adu penalti enam berbanding lima

Manajer Liverpool, Juergen Klopp, memuji anak asuhnya yang sukses melaju ke final Piala Liga Inggris atau Capital One.

Klopp pun berharap bisa meraih gelar juara pertamanya untuk The Reds.

Beruntung bagi pasukan Klopp, karena dua algojo Stoke, Peter Crouch dan Marc Muniesa, gagal menjalani tugasnya.

Dengan demikian, Liverpool tercatat sudah dua belas kali mencapai babak final Piala Liga, dengan delapan di antaranya berhasil menjadi juara.

Klopp pun berharap bisa meraih titel Piala Liga yang kesembilan untuk timnya di Stadion Wembley.

“Ini adalah laga yang hebat. Atmosfer di sini terasa begitu spesial. Tadi adalah laga yang bagus untuk tim saya, karena kami menghadapi laga yang sulit,” kata Klopp.

“Wembley adalah tempat yang hebat untuk bermain sepak bola. Kami tentunya pergi ke sana untuk meraih kemenangan,” ucap pelatih asal Jerman itu.

Menurut Klopp, kesempatan mencapai final tak boleh disia-siakan.

“Laga kontra Stoke sangat penting untuk pemain. Pemain ingin melaju ke final. Semoga, saya bisa pergi bersama mereka,” kata Klopp.

“Saya juga sudah mendengar atmosfer spesial di Anfield dan tak sabar menantikannya. Mari menggunakan kekuatan The Reds dan melangkah ke final,” tutur dia.

Apabila mampu merealisasikannya, Klopp sekaligus mengulangi capaiannya pada tiga tahun lalu.

Ketika itu, Borussia Dortmund asuhan Klopp sukses menembus final Liga Champions di stadion yang sama.

Akan tetapi, Klopp ingin menulis cerita berbeda.

“Final menyoal pemenang. Saya tidak mendengar posisi kedua di Piala dan tidak mengingat status finalis empat tahu lalu. Anda dikenang ketika memenanginya,” ucap Klopp.

Piala Liga menjadi salah satu titel yang bisa dimenangi Liverpool pada musim ini.

Selain Piala Liga, Liverpool masih berpeluang menjuarai Piala FA dan Liga Europa.

Adapun kans Liverpool untuk meraih gelar Premier League tergolong kecil.

Mereka kini berada di posisi ketujuh.

Pertandingan final Piala Liga akan digelar di Stadion Wembley, pada 28 Februari 2016. Liverpool akan berhadapan dengan pemenang antara Manchester City dan Everton.

Sebelum laga, Liverpool memang diunggulkan melaju ke final

Apabila mampu merealisasikannya, Klopp sekaligus mengulangi capaiannya pada tiga tahun lalu.

Ketika itu, Borussia Dortmund asuhan Klopp sukses menembus final Liga Champions di stadion yang sama.

Akan tetapi, Klopp ingin menulis cerita berbeda.

“Final menyoal pemenang. Saya tidak mendengar posisi kedua di Piala dan tidak mengingat status finalis empat tahu lalu. Anda dikenang ketika memenanginya,” ucap Klopp.

Kali terakhir Liverpool menjuarai Piala Capital One yakni pada empat tahun lalu.

Mereka mengalahkan Cardiff City melalui babak adu penalti setelah bermain imbang .

Komentar