Kloop Pilih Arsenal Atau Liverpool?

Penulis: Darmansyah

Kamis, 27 November 2014 | 08:10 WIB

Dibaca: 0 kali

Spekulasi Juergen Klopp, pelatih Borussia Dortmund, melatih salah satu dari dua klub Premier League, Liverpool atau Arsenal, belum terjawab tuntas walau pun ketika ia datang ke Emirates Stadium, Kamis dinihari WIB, 27 November 2014, di laga fase grup Champions League, sang manajer eksentrik itu hanya tertawa ketika ditanyakan kemungkinan itu.

Kloop membawa Dortmun ke Emirates Stadium untuk lanjutan pertandingan Liga Champions dan kalah dari dua gol tanpa balas dari “The Gunners.”

Klopp belum bisa memastikan apakah ia akan meninggalkan Dortmund pada musim depan. Ia mengatakan akan lebih fokus mengembalikan performa Borussia Dortmund setelah kalah dari Arsenal.

Pada akhir pekan lalu, Klopp menciptakan spekulasi mengenai masa depannya setelah menyatakan bahwa dirinya bersedia berbicara dengan klub-klub Premier League yang tertarik.

Dua klub Premier League, Arsenal dan Liverpool, belakangan paling kencang dikaitkan dengannya.

Kursi manajer Arsene Wenger di Arsenal sedang digoyang hebat. The Gunners menderita start terburuknya di liga dalam tiga puluh dua tahun terakhir dan kini terlempar di urutan kedelapan klasemen sementara.

Di lain kubu, situasi di Liverpool tidak kalah berantakan. Setelah di musim lalu finis kedua, “The Reds” baru empat kali menang dan sudah enam kali kalah dalam dua belas pekan Premier League. Kekalahan di markas Crystal Palace adalah yang keempat secara beruntun di seluruh kompetisi.

Seruan supaya Brendan Rodgers untuk diganti pun mulai terdengar.

“Satu-satunya bahasa lain yang saya kuasai adalah sedikit bahasa Inggris dan, untuk tipe pelatihan saya, saya memperlukan bahasa,” ujar pelatih Dortmund itu yang dikutip “Telegraph” tentang apakah ia akan menjadi pelatih baru di Liga Primer.

“Tapi tidak sekarang, tidak musim ini, saya tidak tahu kapan.”

“Saya tidak merencanakan banyak hal. Saya cuma ditanyai: ‘Apa yang akan Anda lakukan setelah Borussia Dortmund?’ Saya jawab mungkin apabila ada seseorang yang menghubungi saya maka kita dapat berbicara, tapi cuma itu saja. Saya tidak bilang: ‘Saya akan di sini pada hari Senin’.”

Saat ditanya pakah ada yang pernah menghubungi dia, Klopp mengaku waktu yang akan menentukan langkah kariernya selanjutnya. “Terkadang, timing adalah hal terpenting di setiap bagian kehidupan,” lugas dia.

Kehebohan bakal ada pelatih baru di Arsenal ditanggapi Aaron Ramsey, legenda Arsenal, dengan mengatakan, “The Gunners” sedang dikritik usai serangkaian hasil buruk saya meminta rekan-rekannya mengabaikan cerita pelatih baru dan fokus untuk memperbaiki penampilan.

Tak cuma kurang oke penampilannya di liga, Arsenal juga sudah tersingkir dari Piala Liga Inggris. Sementara di Liga Championsmereka lolos ke enam belas besar dibantu penampilan kurang oke dua rival lainnya, Galatasaray dan Anderlecht.

Kritik untuk Arsenal ditujukan kepada Arsene Wenger yang di dianggap sebagai biang keladi penampilan Arsenal yang angin-anginan. Bahkan bos besar Arsenal asal Rusia, Alisher Usmanov, secara terangan-terangan menyebut aka nada evaluasi kinerja pelatih.

Ramsey tak ingin Arsenal larut dengan kritik hingga berujung kepenggantian pelatih. Ia pun meminta rekan-rekannya untuk tidak memikirkan segala pemberitaan buruk soal tim di media, melainkan fokus memperbaiki penampilan agar Arsenal bisa kembali ke jalur kemenangan.

“Tim ini solid, dan kami sama-sama tahu kualitas kami. Musim lalu kami sangat hebat, itu jadi modal untuk mengarungi musim ini dan mudah-mudahan kami bisa melakukannya,” ujar Ramsey di Sky Sports.

“Saat ini kritik yang ada memang menguji kami, tapi kami siap menghadapinya dan itu wajar ditemui oleh setiap pesepakbola profesional,” sambungnya.

“Kritik sudah pasti datang ketika Anda terus-terusan menuai hasil buruk, tapi penting bagi kami untuk mengabaikan itu. Penting untuk kami tetap bersatu sebagai sebuah tim. Kami saling mengenal satu sama lain, kami tahu apa yang harus dilakukan dan kini kami tinggal menunjukkannya di atas lapangan,” demikian dia.

Komentar