Ketika Mourinho Marah Hasil Seri Chelsea

Penulis: Darmansyah

Minggu, 27 September 2015 | 13:14 WIB

Dibaca: 0 kali

Jose Mourinho meradang ke pemainnya di kamar ganti ketika babak pertama usai, dan Chelsea ketinggalan dua gol dari Newcastle United di St.James Park, Minggu dinihari WIB, 27 September 2015, sembari menuding pemainnya tampil buruk.

“Saya tidak suka melihat permainan tim. Ini sebuah isyarat ambruknya klub. Saya tidak menginginkan lanjutannya,” bunyi lontaran amarah Mourinho seperti dikutip “daily mail,” Minggu, 27 September 2015.

Mourinho mengakui bahwa The Blues tampil buruk pada empat puluh lima menit pertama laga kontra Juventus
Pelatih Chelsea itu juga mengancam tidak memberikan toleransi terhadap penampilan negatif The Blues.

Chelsea tertinggal dua gol lebih dulu dari Newcastle. Ayoze Perez membawa Newcastle unggul tiga menit jelang turun minum sebelum digandakan oleh Georginio Wijnaldum saat laga berjalan satu jam.

Satu poin akhirnya mampu diamankan Chelsea berkat gol Ramires dan Willian delapan menit kemudian.
Akan tetapi, Mourinho tampak gemas dengan hasil imbang tersebut.

“Kami bermain sangat buruk pada babak pertama. Itu mungkin memenangi pertandingan dengan periode baik, tetapi sangat sulit saat hanya memiliki waktu 45 menit,” seru Mourinho, seperti dilansir ESPN.

“Saya mengatakan kepada para pemain pada babak pertama bahwa saya tidak memiliki waktu untuk bertanya mengapa mereka tampil sangat buruk. Saya ingin berusaha memahami, tetapi saya tidak bisa menerimanya,” tutup Mourinho.

Jose Mourinho terlihat sangat kecewa dengan performa Chelsea di babak pertama saat menghadapi tuan rumah Newcastle di Saint James Park. Mourinho bahkan memberi nilai minus satu dari skala nilai sepuluh untuk The Blues.

Mourinho menilai para pemainnya tak menjalankan instruksi dan strategi yang diinginkannya di babak pertama. Alhasil, Newcastle pun leluasa mendominasi pertandingan.

“Di babak pertama, dari skala satu hingga sepuluh, saya memberi nilai minus satu untuk Chelsea. Permainan Chelsea sangat buruk.”

“Pada babak pertama, kami tampil buruk di semua aspek. Para pemain gagal tampil baik secara individu dan hal itu akhirnya berpengaruh pada performa tim secara keseluruhan,” ucap Mourinho seperti dikutip dari Goal.

Mourinho bahkan berterus terang bahwa bila saja ia diperbolehkan melakukan pergantian hingga enam kali, maka ia akan melakukannya di pertandingan itu.

“Saya bukanlah pesulap karena itu saya katakan bahwa bila saja saya memiliki enam pergantian pemain, maka saya akan memakai itu semua,” tutur Mourinho seperti dilansir dari ESPN.

Meski kecewa dengan penampilan The Blues di babak pertama, Mourinho akhirnya bisa tersenyum melihat gaya bermain Chelsea di babak kedua.

Tertinggal dua gol, Chelsea akhirnya sukses menyamakan kedudukan di sebelas menit terakhir lewat gol dua pemain pengganti, Willian dan Ramires.

“Kami bermain sangat baik di babak kedua, Willian dan Ramires berperan besar di dalamnya.”

“Mereka mampu membuat Chelsea bermain lebih bagus, dengan tekanan di lini tengah yang lebih rapat, upaya menutup celah yang lebih cepat, dan cara mereka membuka ruang untuk mencari peluang yang lebih baik,” ujar Mourinho.

Dengan hasil seri ini, maka Chelsea saat ini masih gagal merangsek ke papan tengah. Mereka masih terpaku di posisi ke-lima belas dengan koleksi delapan poin.

“Ketika kamu tidak bermain baik selama empat puluh lima menit, maka sulit bagimu untuk memenangkan pertandingan.”

Pada laga itu juga Mourinho tak bisa menyertakan Diego Costa karena terjerat sanksi tiga pertandingan akibat ulahnya saat menghadapi Arsenal pekan lalu.

Untuk itu Mourinho pun memasang Loic Remy sebagai ujung tombak melawan Newcastle.

Menurut Jose Mourinho, absennya Diego Costa sangat memengaruhi timnya.

Costa terkena hukuman larangan tampil dalam tiga pertandingan.

Hukuman itu merupakan konsekuensi perbuatan striker internasional Spanyol itu ketika Chelsea menghadapi Arsenal, akhir pekan lalu. Saat itu, dia mengasari bek The Gunners, Laurent Koscielny.

Tanpa Costa, Chelsea tinggal punya Loic Remy dan Radamel Falcao. Mourinho memasang keduanya secara bergantian. Tapi, tak satu pun dari Remy dan Falcao yang bisa bikin gol.

Seusai pertandingan di St. James’ Park, Mourinho ditanya apakah Chelsea merindukan Costa.

“Tentu saja. Semua orang tahu kami kehilangan potensi ketika kami tidak memilikinya,” jawab Mourinho seperti dikutip Sky Sports.

Mourinho kemudian ditanya lagi apakah absennya Costa menutup peluang Chelsea untuk meraih tiga angka.

“Saya harus yakin begitu. Namun, tidak adil untuk mengatakan demikian. Saya cuma bilang dia adalah seorang pemain yang sangat penting untuk kami,” kata Mourinho.

Komentar