Ketika Fergie Ingatkan Kesalahan van Gaal

Penulis: Darmansyah

Sabtu, 27 September 2014 | 14:24 WIB

Dibaca: 0 kali

Sehari menjelang laga Manchester United melawan West Ham pada pekan keenam Premier League, Sabtu malam nanti, 27 september 2014, di Old Trafford, Alex Ferguson, akrab di sapa Fergie, memenuhi permintaan bertemu Louis vand Gaal di sela acara amal klub “Iblis Merah” itu.

Pertemuan itu, menurut “Daily Mail,” berlangsung Jumat malam WIB, 26 September 2014, dan berlangsung selama tiga puluh menit. “Louis van Gaal, baru saja menggelar pertemuan singkat dengan Sir Alex Ferguson. Pertemuan ini terjadi dalam sebuah acara amal di Old Trafford, “ tulis “Mail.”

Van Gaal dan Fergie duduk di satu meja. Mereka terlihat sangat akrab saat menyantap hidangan makan malam yang disediakan. Ada Ryan Giggs, Bryan Robson, dan Denis Law di meja yang sama.

Salah seorang sumber dalam klub membeberkan, dalam kesempatan itu Van Gaal membicarakan soal kondisi MU saat ini. Louis van Gaal sempat bertanya kepada Fergie siapa penggantinya yang pas jika dipecat manajemen Setan Merah.

Sebelum bertanya, Van Gaal mengajukan Giggs sebagai pengganti yang pas jika nantinya dipecat dari MU. Dan ternyata, Fergie pun menyetujuinya.

“Sebuah pembicaraan yang cukup serius dan fans akan merasa sangat terhormat. Van Gaal bicara dengan sangat positif tentang Giggs. Dia menjelaskan bahwa Giggs adalah calon yang tepat sebagai penggantinya nanti,” kata sang sumber kepada Daily Mail.

Saat ini, Giggs masih berstatus asisten dari Van Gaal. Sebenarnya, pria asal Wales itu sudah pernah menjabat sebagai manajer MU musim lalu.

Selain masalah Giggs, secara khusus Fergie dan van Gaal juga membicarakan tentang belum pulihnya kondisi United dalam menghadapi laga-laga lanjutan Premier League.

Fergie memberi beberapa saran dengan latar belakang kondisi yang ada di MU dim masa ia masih menjadi bos di Old Trafford. Tidak ada bocoran terhadap apa yang disarankan Fergie.

Sp[ekulasi yang muncul adalah, Fergie mengingatkan Gaal tentang perlunya memperbaiki keseimbangan permainan antar blok di tim United. “Masalah besar dari United adalah keseimbangan blok,” tulis “Daily Mail” tentang saran Fergie.

Dalam sebuah berita mengejutkan lainnya, striker MU asal Belanda, Robin van Persie membeberkan tentang “gambek”nya Louis van Gaal selama dua hari ke anak-anak asuhnya usai kekalahan dari Leicester City.

‘Si Tulip Besi,’ begitu van Gaal disapa, mengumpulkan para pemain saat mereka sudah berganti pakaian. Kemudian dia meluapkan seluruh emosinya selama satu jam kepada seluruh penggawa Setan Merah.

“Ini seharusnya tidak boleh terjadi. Tapi, justru sudah terjadi,” beber Van Persie kepada Fox Sport.

Tak sampai di situ, ternyata kemarahan Van Gaal berlanjut hingga keesokan harinya. Di sesi latihan Van Gaal terlihat lebih kejam dari biasanya.

Pelatih “gaek” itu tak mentolerir sedikit pun anak-anak asuhnya melakukan kesalahan saat latihan. Jika itu terjadi, mereka langsung disemprot lewat kata-kata yang cukup kasar.

“Kami harus menghadapinya. Pertemuan itu memang membuat kami menjadi tak nyaman. Situasi ini masih terjadi keesokan harinya. Namun, kami harus segera bangkit pekan ini. Dan dalam beberapa sesi latihan semua pemain siap menghadapi West Ham,” ucap mantan kapten Arsenal tersebut.

Manchester United belum bisa menunjukkan performa gemilang dalam lima pertandingan di Premier League musim ini.

Sebelum berhadapan dengan West Ham di Old Trafford, Louis van Gaal mengungkapkan alasan utama timnya kesulitan meraih hasil positif di 5 laga tersebut.

Sulitnya MU untuk menampilkan permainan terbaik, diakui Van Gaal, disebabkan oleh proses adaptasi yang berjalan lambat. Para penggawa MU terlihat bingung saat “Si Tulip Besi” mengubah kultur bermain di MU.

“Kami terlalu banyak memberikan informasi. Dalam satu momen, para pemain akan sangat jenuh dengan informasi yang terlalu banyak. Mungkin inilah saatnya,” kata Van Gaal seperti dilansir Daily Mail.

Komentar