Kemenangan MU Dikatakan Kontroversial

Penulis: Darmansyah

Rabu, 28 November 2018 | 11:52 WIB

Dibaca: 1 kali

Ada rasa kesal yang mengiringi Valencia usai tersingkir dari Liga Champions. Itu tak lain disebabkan gol Manchester United yang berbau handball.

Valencia kalah  saat tandang ke markas Juventus di matchday kelimaLiga Champions di Allianz Stadium, Rabu dini hari WIB.

Meski demikian, Los Che masih punya kans untuk lolos karena di saat bersamaan MU seperti akan bermain imbang  melawan Young Boys.

Namun MU pada akhirnya menang  berkat gol Marouane Fellaini di masa injury time. Hasil tersebut menutup peluang Valencia ke babak Enam belas besar.

Perdebatan lantas muncul terkait gol Fellaini. Gelandang internasional Belgia itu dinilai melakukan handball sesaat sebelum melepaskan tembakan yang berbuah gol ke gawang Young Boys.

Situasi tersebut membuat pelatih Valencia, Marcelino, frustrasi. Ia pun menyinggung VAR yang belum juga dipakai di Liga Champions.

“Saya tahu itu handball, tapi kami tidak punya solusi. Hal-hal detail kecil seperti ini penting,” ujar pelatih Marcelino seperti dilansir Football Espana.

“Yang aneh adalah VAR masih belum digunakan di Liga Champions, tapi bicara soal itu tidak membantu. Begitulah sepakbola, kami fokus ke diri sendiri dan itu adalah satu-satunya cara kami bisa kembali ke sini.”

“Ketika Anda diberi tahu di akhir laga bahwa rival mencetak gol, saya tidak akan jadi profesional kalau saya tidak terpengaruh.”

“Kalau gol United ada unsur handball, maka itu akan membuat Anda lebih marah,” katanya.

Gol tunggal yang memenangkan Manchester United atas Young Boys diiringi kontroversi.

Si pencetak gol, Marouane Fellaini, membantah anggapan handball.

Menjamu Young Boys di Old Trafford, Fellaini menjadi pahlawan dengan golnya di masa injury time.

Gol tersebut tercipta setelah Luke Shaw mengirim umpan panjang yang disundul Romelu Lukaku. Bola jatuh di jalur Fellaini di kotak penalti.

Dalam tekanan seorang bek Young Boys, Fellaini mengontrol bola, memutar badannya sebelum melepaskan tembakan mendatar yang menggetarkan gawang lawan.

Hal yang dipermasalahkan adalah saat Fellaini menerima operan Lukaku, bola disebut-sebut mengenai tangan si pemain. Ada seorang pemain Young Boys yang mengangkat tangannya sebagai tanda protes, namun toh gol MU tetap disahkan.

“Itu adalah momen yang tepat untuk mencetak sebuah gol,” ungkap Fellaini kepada BT Sport. “Semangatnya bagus. Kami bermain dengan positif dan itu yang terpenting.”

“Bagiku, gol tadi bukan hand ball. Aku mengontrol bola, seandainya bola mengenai tanganku itu tidak disengaja.”

Hasil ini memastikan MU lolos ke fase knockout bersama Juventus. Dengan mengoleksi 10 poin, the Red Devils menempati posisi kedua Grup H di bawah Juve .

“Kelolosan ini bagus untuk kepercayaan diri kami. Berikutnya pertandingan melawan Southampton dan kami harus siap,” imbuh Fellaini, merujuk laga Premier League MU di akhir pekan nanti.

Marouane Fellaini memang mencetak gol kemenangan Manchester United atas Young Boys. Namun, kalau bukan karena David de Gea, MU bisa saja gagal meraih hasil itu.

Setelah mengalami kebuntuan di nyaris sepanjang pertandingan, tendangan Fellaini di injury time akhirnya menembus gawang Young Boys.

Kemenangan ini cukup untuk meloloskan MU ke babak 16 besar. MU melaju bersama Juventus, yang di pertandingan lainnya menundukkan Valencia

Meski begitu, Setan Merah mungkin saja menerima hasil yang berbeda. Di menit ke-72, De Gea melakukan penyelamatan ciamik sekaligus krusial.

Ketika itu, pemain pengganti Young Boys Ulisses Garcia menyambut bola liar dengan tendangan keras dari luar kotak penalti. Bola sempat mengenai pemain di dalam kotak, sehingga berbelok arah dan bergulir menuju sudut jauh tiang gawang

Namun, De Gea yang pandangannya terhalang dan berdiri di posisi tengah memperlihatkan gerak refleks menakjubkan untuk menghalau bola dengan tangan kanannya tepat di garis gawang.

“Tanpa penyelamatan David de Gea, tidak ada gol kemenangan. Kami lolos. Kami berhasil,” puji manajer MU Jose Mourinho di BBC Sport.

“Kami berterima kasih kepada David de Gea karena melakukan penyelamatan mengagumkan. Kemenangan tadi memang tidak indah, tapi kami menuntaskan pekerjaan kami,” timpal bek tengah Phil Jones.

Komentar