Kasus Perkosaan Ronaldo Semakin Gawat

Penulis: Darmansyah

Jumat, 12 Oktober 2018 | 08:45 WIB

Dibaca: 1 kali

Kasus mega bintang Cristiano Ronaldo yang dituduh memerkosa mantan artis  dan model Kathryn Mayorga di Las Vegas, Amerika Serikat, pada sembilan  tahun  silam terus ramai menjadi berita utama berbagai media

Berita terbaru mengungkapkan bahwa Ronaldo diklaim mengakui berkencan dengan model Kathryn Mayorga

Dikutip dari Mirror, Ronaldo membenarkan berkencan dengan Kathryn setelah keduanya bertemu di kelab malam Rain.

Kathryn disebut-sebut pergi ke rumah sakit setelah meninggalkan griya tawang milik Ronaldo di Las Vegas.

Tetapi pada akhirnya wanita  itu justru pulang ke rumah. Laporan berbeda diberitakan koran asal Portugal, Correio da Manha.

“Versi CR7 [julukan Ronaldo] berbeda. Setelah [berkencan] Ronaldo dan Kathryn kembali ke klub malam Rain dan menghabiskan waktu bersama,” tulis Correio da Manha.

Untuk menguatkan hal itu tim kuasa hukum Ronaldo berharap bisa mendapatkan rekaman CCTV dari Rain di Palms Hotel. Hanya saja kemungkinan mendapatkan bukti itu tipis, karena kelab malam Rain ditutup pada enam tahun lalu.

“Setiap CCTV yang menunjukkan Ronaldo dengan Kathryn di klub setelah mengunjungi kamarnya akan mendukung versinya Ronaldo,” ucap salah seorang sumber dikutip dari Mirror.

Pengacara Ronaldo, Peter S Chrstiansen, mengatakan kliennya tidak akan berdiam diri atas semua tuduhan Kathryn.

Christiansen juga tidak membantah Ronaldo telah membuat perjanjian pada delapan tahun silam untuk untuk mencegah tindakan dari Kathryn yang bisa menghancurkan reputasi CR7. Dalam kesepakatan itu Kathryn diminta untuk diam

“Mengingat pelanggaran dan tuduhan yang ada, Ronaldo memilih untuk tidak lagi diam. Ronaldo dengan keras menyangkal semua tuduhan,” ucap Christiansen.

Kasus ini makin ramai dan, ternyata tidak hanya Mayorga tapi ada beberapa wanita lain yang juga mengaku pernah diperkosa Ronaldo.

Seperti ditulis media Inggris terkenal “the sun,” pengacara Kathryn Mayorga korban perkosaan yang diduga dilakukan Ronaldo, Leslie Stovall, masih menyelidiki tiga wanita lain yang juga menjadi korban pemain berjuluk CR7 itu.

Seorang wanita mengaku diperkosa oleh Ronaldo yang ditransfer €100 juta dari Real Madrid ke Juventus itu. Wanita kedua mengklaim disakiti Ronaldo.

Sedangkan wanita ketiga telah menandatangani perjanjian rahasia dengan mantan pemain Manchester United itu pada Sembilan tahun lalu, seperti Kathryn Mayorga.

Hanya saja, belum jelas apakah wanita kedua dan ketiga itu mendapat pelanggaran seksual dari Ronaldo.

“Saya menindaklanjuti untuk memverifikasi informasi ini,” ujar Leslie Stovall dikutip dari The Sun.

Sementara majalah asal Jerman Der Spiegel mempublikasikan potongan gambar surat perjanjian rahasia yang ditandatangani oleh Cristiano Ronaldo dan Kathryn Mayorga serta pengacara yang hadir pada Juli delapan tahun lalu

Perjanjian itu terkait dugaan pemerkosaan oleh Ronaldo di Las Vegas pada Sembilan tahun silamsilam.

Kesepakatan tersebut mewajibkan Mayorga bungkam tentang insiden itu dengan imbalan bayaran.

“Tidak ada keraguan tentang keaslian dokumen tersebut, karena itu tidak ada perwakilan hukum Ronaldo yang mengangkatnya,” tulis Der Spiegel dikutip dari AS.

Dalam dokumen itu, Crisitiano Ronaldo disebut menggunakan nama samaran ‘Topher’, yang juga diklarifikasi oleh para pengacara dalam dokumen itu.

Selain itu terdapat kuisioner yang dibuat pengacara Ronaldo tentang Kathryn Mayorga untuk dijawab oleh pemain asal Portugal tersebut. Lebih dari itu Der Spiegel menerbitkan laporan polisi yang diajukan beberapa jam setelah insiden.

Tetapi dalam laporan itu melalui telepon Kathryn Mayorga yang menangis menolak memberikan nama terduga penyerang tersebut. Kathryn hanya mengatakan penyerang merupakan tokoh publik dan seorang atlet.

Lantas diap[a Mayorga itu?

Ya, Mayorga adalah seorang mantan  model asal Amerika Serikat, dan  merupakan lulusan jurnalistik yang mengaku diperkosa megabintang sepak bola Cristiano Ronaldo di Las Vegas pada 2009 silam.

Kathryn merupakan anak dari pasangan Larry Mayorga dan Cheryl Mayorga yang berasal dari kalangan menengah.

Ayahnya seorang pemadam kebakaran, sedangkan ibunya hanya ibu rumah tangga.

Wanita kelahiran tiga puluh empat itu menjalani masa-masa sekolah di Las Vegas, dan aktif sebagai di kegiatan olahraga di sekolahnya.

Bahkan Kathryn disebut-sebut sempat menjadi pesepakbola dan juga pemain sofbol di sekolahnya tersebut.

Setelah lulus ia kemudian melanjutkan pendidikan ke Universitas Nevada dan lulus dengan gelar sarjana jurnalistik. Tetapi ia tidak pernah merasakan bekerja di lapangan.

Dikutip dari Daily Mail, Kathryn merupakan mantan guru di Las Vegas yang bercita-cita sebagai model.

Saat peristiwa dengan Ronaldo terjadi, Juni Sembilan tahun silam, Kathryn tengah berusia dua puluh lima dan kariernya sebagai model tengah menanjak.

Ketika itu ia juga sedang bekerja di klub malam Rain di Las Vegas, sedangkan Ronaldo tengah merampungkan transfernya ke Real Madrid dari Manchester United.

Tetapi, laman Gossipgist menyebut sampai dengan saat ini Kathryn masih aktif sebagai guru SD.

Pendapatan Kathryn diperoleh dari pekerjaannya sebagai guru dan juga sesekali menjadi model. Ia juga memiliki kehidupan yang mewah dan menyenangkan dengan uang yang didapatnya.

Kathryn diketahui pernah menjalani pernikahan dengan seorang bartender asal Albania setahun sebelum perkosaan dengan Ronaldo terjadi. Namun hubungan pernikahan itu tidak berlangsung lama, sehingga keduanya memutuskan bercerai setahun kemudian.

Saat ini Kathryn tinggal bersama orangtuanya di rumah dengan garasi yang besar, kolam renang, halaman yang terawat baik, dan memiliki pemandangan kota.

Penyuka warna ungu ini juga terkenal dengan hobinya yang berkunjung ke berbagai tempat untuk proyek modelnya.

Wanita yang merupakan vegetarian ini juga selalu menjaga tubuhnya dengan pergi ke pusat kebugaran setiap hari.

Hanya saja akibat perbuatan Ronaldo, Leslie Stoval yang merupakan pengacara Kathryn menyebut kliennya itu sempat mempertimbangkan bunuh diri. Stoval juga menyebut Kathryn mengalami kerusakan mental dan emosional karena perkosaan tersebut.

Lebih dari itu, pendidikan Kathryn di bangku sekolah menengah terganggu. Meskipun akhirnya bisa menyelesaikan jenjang tersebut dan melanjutkannya ke tingkat universitas dan lulus

Komentar