Kapten MU? Van Gaal: “Tunggu Saja…”

Penulis: Darmansyah

Minggu, 20 Juli 2014 | 12:09 WIB

Dibaca: 0 kali

Ditengah derasnya spekulasi persaingan Robin van Persie dan Wayne Rooney untuk mendapatkan “ban” kapten di Manchester United, Louis van Gaal, sang pelatih, seperti dikutip “Daily Mail,” menunda pengumuman penunjukan secara resmi pimpinan lapangan “Setan Merah” untuk musim ini.

Bicara soal kapten MU di musim depan, Van Gaal akan dihadapkan dengan sosok Robin van Persie dan Wayne Rooney. Namun, dia melihat bahwa semua pemain memiliki peluang untuk menjabat posisi tersebut.

Selain van Persie dan Wayne Rooney, menurut “Daily Mail,” Van Gaal juga memasukkan nama Carrick di dalam nominasi kapten MU. Rencananya, Van Gaal akan melihat kapasitas Carrick memimpin tim saat Setan Merah melakukan tur ke Amerika Serikat.

Sayangnya, mantan pemain Tottenham Hotspurs itu mengalami cedera engkel di sesi latihan MU, Kamis 17 Juli 2014. Dia harus beristirahat selama dua belas pekan.

Awalnya, Van Gaal akan mengumumkan penyandang ban kapten MU pada 16 Agustus 2014 atau bersamaan dengan laga perdana Premier League melawan Swansea City di Old Trafford.

Van Gaal diyakini akan menunda penunjukkan resmi kapten MU hingga Carrick sembuh. Selain Carrick, calon kapten MU lainnya adalah Wayne Rooney dan Robin van Persie. Keduanya merupakan kandidat terkuat sejauh ini.

Rooney sudah beberapa kali menyandang ban kapten ketika Sir Alex Ferguson masih menangani MU. Sedangkan, Van Persie sudah pernah menjabat sebagai kapten saat bermain untuk Arsenal dan timnas Belanda.

Manchester United akan memasuki era baru di bawah kepemimpinan anyar Louis van Gaal. Masa depan Setan Merah kini berada di tangan pelatih asal Belanda tersebut, begitu pun nasib pemain-pemain era Sir Alex Ferguson dan David Moyes.

Terpilihnya, Van Gaal dinilai akan membangkitkan keterpurukan MU usai gagal diasuh dengan baik oleh David Moyes. Ryan Giggs yang diangkat sebagai pelatih interim pun mengaku bahwa Van Gaal lebih cocok menukangi MU.

Bahkan, pelatih Arsenal, Arsene Wenger, menilai bahwa rival timnya akan sukses di bawah asuhan Van Gaal. Kompetisi Premier League pun dinilai semakin menarik dengan kembalinya MU yang tampil kompetitif.

“Van Gaal akan menjadi pelatih yang luar biasa di Premier League. Saya yakin Manchester United akan menjadi pesaing pada kompetisi musim depan. Van Gaal akan membut persaingan menjadi lebih menarik,” kata Wenger.

Memilih tak belibur usai menangani tim Belanda pada Piala Dunia 2014, Van Gaal langsung terbang menuju Manchester dan menemui manajemen klub, staf pelatih, serta para pemain di AON Training Complex, Carrington. Dia pun langsung melakukan persiapan untuk tur pramusim di Amerika Serikat.

“Ini adalah klub terbesar di dunia. Dalam dua hari saya sudah tahu betapa pentingnya Manchester United,” kata Van Gaal pada jumpa pers pertamanya untuk MU.

“Saya telah bekerja di klub nomor satu Spanyol, Belanda dan Jerman. Sekarang saya di Manchester United – klub nomor satu di Inggris,” sambungnya kepada MUTV.

Van Gaal ditengarai akan melakukan pembenahan dalam skuad Setan Merah. Manajemen MU telah mengonfirmasi bahwa Van Gaal lebih menyukai bekerja hanya dengan dua p[uluh tiga pemain dalam skuadnya.

Van Gaal dituntut menambah pemain baru di bursa transfer ini, demi memantapkan skuadnya di musim depan. Setelah kepergian Rio Ferdinand, Nemanja Vidic, serta Patrice Evra, persoalan lini belakang MU kini menjadi masalah krusial.

Oleh karena itu, MU diharapkan bisa memboyong dua bek baru untuk menutup lubang pascakepergian ketiga pemain tersebut. Kapten Arsenal, Thomas Vermaelen, dikabarkan menjadi salah satu target utamanya.

Meski begitu, Van Gaal mengaku akan melihat kapasitas para pemain yang ada sebelum mengambil keputusan di jendela transfer ini. Maka dari itu, tur pramusim ini bisa menjadi panggung buat para pemain dalam merebut hati sang pelatih.

“Dalam tiga atau empat minggu saya ingin melihat apa yang para pemain bisa melakukan di bawah filosofi saya. Lalu mungkin saya akan membeli yang lain,” kata Van Gaal soal skuadnya di musim depan.

Pelatih yang memiliki julukan si Tulip Besi ini memang dikenal sebagai pelatih yang memiliki sifat keras dan berdisiplin tinggi. Hal tersebut, langsung terlihat kala Van Gaal memimpin sesi latihan perdana di Manchester United.

Seperti dilansir Reuters, Van Gaal langsung menerapkan program latihan yang cukup berat. Bersama asistennya, Ryan Giggs dan Albert Stuivenberg, dia menginstruksikan latihan dua sesi beruntun. Hal yang tak biasa dilakukan pada era David Moyes.

“Dia ingin dihormati, tentu saja tidak ada yang meragukannya ketika mengekspresikan dirinya dalam bahasa aslinya sendiri. Dia adalah tipe orang yang perfeksionis, dia ingin segalanya terorganisasi dengan baik, rencananya dan setiap sesi latihannya,” ujar legenda sepakbola Belanda, Ronald de Boer.

Van Gaal memang dituntut mengembalikkan kekompakan para pemain di Old Trafford. Seperti diketahui, MU dinilai tampil buruk dan tak solid selama di asuh Moyes hingga tim hanya mampu finis di posisi tujuh klasemen akhir Premier League.

“Bagi saya, tantangan selalu yg paling utama. Bukan keempat. Tapi semuanya bergantung pada kesepahaman antara pemain dan manajer,” kata Van Gaal.

“Sanggupkah saya memenuhi ekspektasi publik? Saya yakin mampu. Sejak berusia 39 tahun kala menjadi pelatih Ajax hingga saat ini, kepribadian saya tak berubah. Tangan besi dan karakter kuat bukanlah kata yang sama. Sir Alex Ferguson juga memiliki karakter keras. Ia selalu mengatakan bahwa hal itulah yang membuatnya sanggup meraih banyak titel,” ujar Van Gaal.

Komentar