Kalah, Dan Barca Masih Ngoceh Kelelahan

Penulis: Darmansyah

Senin, 13 Maret 2017 | 15:42 WIB

Dibaca: 0 kali

Kekalahan Barcelona dari Deportivo La Coruna di lanjutan laga La Liga, Senin dinihari WIB, bukan semata-mata karena para pemainnya kelelahan.

Memang, usai kemenangan dramatis di laga leg kedua enam belas besar Liga Champions tengah pekan lalu, Barcelona masih dihinggapi kegembiraan.

Dalam partai yang berlangsung di markas La Coruna, Stadion Riazor tersebut Barca kalah satu gol berbanding dua gol.

Berbicara usai laga, bek Barcelona, Gerard Pique mengaku kelelahan menjadi faktor utama kekalahan mereka dari La Coruna.

“Kami bukan mesin. Setelah usaha yang kami keluarkan Rabu kemarin menyingkirkan PSG dari Liga Champions, sulit sekali untuk bersaing. Kami harus mengucapkan selamat kepada Deportivo, mereka pantas menang,” ujar Pique seperti dilansir Sport.es.

Hal serupa diamini Luis Enrique yang menyatakan kemenangan telak atas PSG telah memiliki efek samping berupa kelelahan di laga lawan La Coruna.

“Sejak awal kami menyadari bahwa laga ini akan berat. Kami coba mengawali laga dengan baik, mencoba membahayakan lawan, meskipun hal itu sulit dilakukan karena dari kondisi fisik, mereka lebih kuat dari kami,” tutur Enrique.

Sementara itu, secara terpisah, pencetak satu gol Barca ke gawang Betis, Luis Suarez menolak klaim kelelahan tersebut sebagai biang kekalahan timnya.

“Kami beristirahat dan stamina pulih dengan baik,” kata Suarez seperti dikutip dari Football-Espana, Senin .

Laga di markas La Coruna tadi malam berlangsung tiga hari setelah Suarez dkk membalikkan ketinggalan empat gol atas PSG.

“Pertandingan melawan PSG tidak terlalu menguras kami, tidak sama sekali. Kami beristirahat dan memulihkan kebugaran dengan baik,” sambung Suarez.

Dalam laga melawat ke kandang La Coruna tersebut tuan rumah sempat unggul lebih dulu, sebelum disamakan Luis Suarez di awal babak kedua.

Sayang,  gawang Barcelona kembali bobol dan bertahan hingga peluit akhir.

“Ada banyak hal yang harus kami kembangkan, seperti biasa, ketika kami menang atau kalah. Depor memainkan bola lebih banyak. Mereka menunjukkan kepada kami mereka ingin menjauh dari papan bawah klasemen dan tampil kompetitif,” ujar Suarez.

Akibat kekalahan tersebut, posisi puncak Barcelona di klasemen La Liga direbut Real Madrid yang pada malam sama mengalahkan Real Betis

Namun, Suarez menegaskan timnya belum akan menyerah.

“Kami akan tetap mengangkat kepala di liga ini, ini bukanlah sebuah pukulan besar bagi kami,” tegas penyerang asal Uruguay tersebut

Pelatih Barcelona, Luis Enrique mengakui bahwa Barcelona sudah mengalami kesulitan sejak awal laga ketika menghadapi Deportivo La Coruna di Stadion Riazor.

Barcelona kebobolan dua gol oleh Joselu dan Alex Bergantinos dan hanya mampu membalas lewat gol Luis Suarez.

Kekalahan ini membuat Barcelona tergusur dari puncak klasemen La Liga oleh Real Madrid.

“Sulit untuk menerima kekalahan ini karena seharusnya kami bisa terus melanjutkan tren kemenangan.”

“Namun laga lawan La Coruna memang sulit sejak awal. Kami harus menerima kekalahan ini dan mulai mengalihkan fokus pada banyak laga lainnya yang tersisa musim ini,” ujar Enrique seperti dikutip dari situs resmi klub.

Enrique mengakui keberhasilan Barcelona menaklukkan Paris Saint-Germain dengan skor telak 6-1 memiliki efek samping berupa kelelahan di laga lawan La Coruna.

“Sejak awal kami menyadari bahwa laga ini akan berat. Kami coba mengawali laga dengan baik, mencoba membahayakan lawan, meskipun hal itu sulit dilakukan karena dari kondisi fisik, mereka lebih kuat dari kami,” tutur Enrique.

Dua gol La Coruna di laga ini sendiri diawali oleh skema sepak pojok.

Enrique berharap Barcelona bisa lebih waspada di laga-laga selanjutnya namun tak secara tegas mengakui bahwa Barcelona selama ini selalu bermasalah dalam antisipasi sepak pojok lawan.

“Sepak pojok? Untuk itu kita semua harus melihat statistik yang ada. Memang itu yang terjadi hari ini, namun kami sejatinya memiliki komposisi tim yang bagus di lini belakang.”

“La Coruna berhasil memanfaatkan kesempatan lewat sepasang sepak pojok dan mereka juga memiliki peluang untuk menambah gol lewat skema serangan balik,” kata mantan pelatih AS Roma ini.

Komentar