Mourinho Lebih Hebat dari Pep Guardiola

Penulis: Darmansyah

Rabu, 14 November 2018 | 14:05 WIB

Dibaca: 1 kali

Jose Mourinho lebih bagus dari Pep Guardiola?

Ya, itulah pernyataan dari legenda sepak bola Argentina Diego Armando Maradona

Dan ia menyebut manajer Manchester United Jose Mourinho sebagai pelatih terbaik saat ini, mengalahkan Pep Guardiola yang pekan lalu mengantarkan Manchester City menang dalam derby Manchester.

Maradona yang saat ini melatih klub divisi dua Meksiko Dorado de Sinaloa mengatakan akan belajar dari juru latih asal Portugal itu untuk membenahi kekurangan sebagai seorang pelatih.

Saya sebagai pelatih masih butuh belajar lebih banyak dan atas alasan itu saya pikir saya akan pergi ke Manchester dan bertanya banyak hal ke Mourinho,” ujar Maradona menjawab pertanyaan Marca mengenai kemungkinan melatih di Spanyol.

Ketika ditanya mengapa harus belajar ke Mourinho, Maradona menjawab singkat, “Karena dia yang terbaik tidak diragukan lagi.”

Maradona pun menilai Mourinho lebih baik dari Guardiola yang menurutnya mendapat keuntungan dari Johan Cruyff serta keberadaannya di klub-klub yang memiliki kekuatan finansial.

Kemenangan Man City atas Man United dalam duel satu kota di Stadion Etihad,, tidak membuat Guardiola mendapat nilai lebih ketimbang Mourinho.

“Saya sudah katakan berulang kali di lebih dari satu kesempatan bahwa tiki-taka tidak ditemukan oleh Guardiola. Itu adalah ‘flaco’ Cruyff. Saat ini Pep dapat memilih pemain yang ia inginkan. Itulah yang membuat tiki-taka lebih mudah,” kata mantan pemilik nomor  sepuluh di timnas Argentina itu.

Mourinho dan Guardiola sudah dua puluh dua kali bertemu dan pelatih asal Spanyol unggul dengan sebelas kemenangan, sementara Mourinho hanya meraih lima kemenangan.

Kemenangan terakhir Guardiola atas Mourinho juga turut mempengaruhi posisi kedua tim yang diasuh dua sosok tersebut. The Citizens kukuh di puncak klasemen, sementara The Red Devils masih di papan tengah.

Sementara itu posisi Mourinho di Menchester United mulai goyah.

Ia dikabarkan segera akan out dan digantikan Conte.

Antonio Conte, dikabarkan ingin menggantikan posisi Jose Mourinho di Manchester United meskipun saat ini tengah dibidik Real Madrid.

Bersama Roberto Martinez, Antonio Conte diklaim sebagai kandidat kuat untuk menjadi pelatih baru Madrid, mengisi posisi kosong yang ditinggalkan Julen Lopetegui.

Hanya saja, laporan Mirror menyebutkan Conte sangat berhasrat untuk menjadi manajer di Man United. Terlebih lagi saat ini posisi Mourinho di Old Trafford juga tengah goyah karena hasil buruk Setan Merah di musim ini.

Menurut pemberitaan Mirror dari La Gazetta dello Sport, manajemen Madrid menjadikan Jose Mourinho sebagai target utama mereka, bukan Conte.

Karena itu juga Presiden Madrid Florentino Perez sangat mengharapkan manajer asal Portugal itu kembali ke Santiago Bernabeu.

Jika Mourinho ke Madrid pada musim panas nanti, maka Conte akan berpeluang mengisi tempat manajer yang selama tiga musim terakhir menjadi milik The Special One.

Sampai dengan saat ini hubungan Conte dengan Madrid masih sebatas rumor. Los Blancos memiliki waktu hingga dua minggu ke depan untuk menentukan pelatih pengganti

Untuk sementara, posisi pelatih diisi Santiago Solari yang sebelumnya merupakan pelatih Madrid Castilla.

Beberapa media menyebut salah satu hambatan Conte tiba di klub ibu kota Spanyol itu adalah pertentangan dari skuat Madrid sendiri, salah satunya bek sekaligus kapten Sergio Ramos.

Belum lama ini Ramos disebut-sebut mengindikasikan penolakan terhadap Conte lantaran diklaim bisa membuat kisruh di Madrid.

Dikutip dari AS, menurut Ramos kondisi ruang ganti juara bertahan Liga Champions itu lebih penting dibanding manajer yang memiliki pengetahuan teknis mumpuni seperti Conte.

Conte sendiri belum memiliki klub lagi usai dipecat Chelsea pada musim panas lalu. Sejak didatangkan The Blues , Conte mendapatkan kontrak tiga musim dengan bayaran mencapai sembilan setenga juta

Tetapi karena pemecatan itu, Chelsea kini disebut-sebut harus mengeluarkan biaya kompensasi sebesar tujuh juta euroa kepada manajer  tersebut.

Komentar