Jaminan Messi, Kemenangan untuk Barca

Penulis: Darmansyah

Kamis, 7 Mei 2015 | 09:05 WIB

Dibaca: 0 kali

Jaminan Lionel Messi dengan dua gol ke gawang Neuer, Kamis dinihari WIB, 07 Mei 2015, menghancurkan misi “pulang kampung” Joseph “Pep” Guradiola di Nou Camp setelah secara “exited” ia menaruh harapan untuk membungkam mantan klubnya itu do Nou pada laga leg pertama semifinal Champions League.

Tiga gol yang dilesatkan Messi dan Neymar menjadi pembeda penampilan Barcelona atas raksasa Bavaria, Bayern Muenchen, dan membuat Pep Guardiola menutup satu jendela untuk bisa lolos ke laga final pada laga leg kedua di Allianz Arena, Muenchen, pekan depan.

Dengan sedikit terbata dan suara emosional, Pep kepada “Sky Sports, “ usai pertandingan hanya bisa mengatakan,”Sudahlah. Sudah. Ini pertandingan yang sangat buruk untuk saya.”

Pep benar. Laga dan kekalahan tiga gol tanpa balas itu memang amat buruk untuk tim sehebat Bayern Muenchen. Dan situasi ini jauh lebih buruk dari kekalahan Bayern ketika bertandang ke Porto pada laga leg pertama perempat final Champions League bulan lalu

Ketika itu Bayern juga kalah dari Porto tiga gol berbanding satu. Tapi Bayern membalikkannya di laga leg kedua dengan kemenangan lima gol, dan menjadi pertanda kehebatan klub Bavaria itu.

“Tapi, untuk Barca kasusnya berbeda. Barca bukan Porto yang mudah dijinakkan. Tiga gol di leg pertama pasti akan menyengsarakan Bayern,” tulis surat kabar Spanyol terbitan Madrid, marca,” Kamis, 07 Mei 2015, dalam tulisan “review” pertandingannya.

Gelandang Barcelona, Sergio Busquets, usai laga menilai timnya berada dalam posisi bagus setelah menang telak atas Bayern Munich Busquets juga memuji Lionel Messi sebagai jaminan atas kemenangan itu.

Kemenangan tersebut menjadi modal yang sangat bagus bagi Blaugrana untuk menjalani leg kedua yang akan dilangsungkan di Allianz Arena, pekan depan.

Untuk lolos ke final, Barca cukup bermain imbang dengan Bayern di leg kedua. Mereka bahkan akan tetap lolos jika kalah dengan selisih satu atau dua gol.

“Kami tahu kami punya peluang. Kami yakin dengan diri kami. Kami sekarang tahu bahwa jika kami mencetak satu gol di Munich maka kami akan berada di posisi yang sangat bagus. Kami akan menuju Allianz Arena seperti halnya pada laga lain — untuk menang,” ucap Busquets di situs resmi klub.

“Meskipun semua orang mengatakan kami adalah favorit, kami akan menjalaninya selangkah demi selangkah karena Bayern akan tahu bagaimana caranya untuk menyulitkan kami di kandang mereka, khususnya dengan pelatih yang mereka punya,” imbuhnya.

Busquets juga merasa beruntung punya rekan setim sekaliber Messi. Menurutnya, Messi adalah sebuah jaminan.

“Punya Messi di dalam tim menjamin segalanya,” tuturnya.

“Dia tidak hanya mencetak gol, tapi juga memberi assist, bekerja keras, dan merebut bola. Dia adalah pemain terbaik di dunia,” kata Busquets.

Berkat kemenangan telak tersebut, Barca bisa dibilang telah menjejakkan satu kakinya di babak final.

“Kami belum lolos ke final, tapi kami berada dalam posisi yang bagus saat pergi ke Munich dan berusaha untuk sampai ke final,” ujar bek Barca, Gerard Pique, seperti dilansir situs resmi UEFA.

Barca akan gagal lolos ke partai puncak jika mereka kalah dengan selisih empat gol atau lebih dari Bayern pada pertemuan kedua yang digelar di Allianz Arena, pekan depan.

“Kami sekarang unggul, tapi dalam sepakbola apapun bisa terjadi. Kadang-kadang ada kejutan. Jadi, kami harus berhati-hati dan berusaha untuk memenangi pertandingan di Munich,” kata Pique.

Apakah peluang Bayern Munich sudah tertutp habis?

“Tidak juga,” tulis Sky Sports. “Tapi satu jendelanya memang sudah menutup dan mereka hanya memiliki peluang di satu jendela pada laga leg kedua di Allianz Arena. Itulah yang kini jadi fokus Pep Guardiola.”

Bagi Pep Guradiola, kekalahan ini adalah untuk kali pertama sejak ia meninggalkan Camp Nou pada 2012. Guardiola mengaku tetap bangga kepada para pemainnya.

“Saya amat bangga kepada tim, selama dua atau tiga bulan terakhir kami sudah punya masalah-masalah tapi tetap mampu melaju sejauh ini. Dalam beberapa tahun terakhir para pemain sudah meraih titel-titel penting, bahkan Piala Dunia. Hal-hal buruk yang ada adalah salah saya. Saya cuma bisa berterima kasih kepada para pemain ini,” ucap Guardiola di laman web situs resmi UEFA.

Di laga tersebut UEFA mencatat Bayern unggul penguasaan bola atas Barca. Tetapi The Bavarians kalah jauh dalam hal jumlah tembakan setelah cuma melepaskan delapan percobaan tanpa ada yang on target, sedangkan Los Cules membuat delapan tembakan tepat sasaran dari total tujuh belas percobaan.

“Kami tahu siapa yang kami hadapi malam ini. Di masa lalu saya sudah sukses dengan sepakbola berupa penguasaan bola dan saya tak bisa membayangkan sepakbola yang dimainkan dengan dengan cara lain.”

“ Tetapi saya mengucapkan selamat kepada Barcelona dan kami akan berjumpa dengan mereka pekan depan di Munich,” tegas Guardiola.

marca, sky sports dan uefa.com

Komentar