“Ini Bukan Kekalahan Terburuk Saya”

Penulis: Darmansyah

Kamis, 20 Oktober 2016 | 10:42 WIB

Dibaca: 0 kali

Dilumat Barca empat gol tanpa balas di Nou Camp,  Kamis dinihari WIB, dilanjutan laga fase grup Liga Champ[ions,  Joseph “Pep” Guardiola, pelatih Manchester City, masih bisa tegak dan mengatakan,” Itu bukan  kekalahan terburuk saya.”

Hattrick dari Lionel Messi dan satu gol Neymar membuat ManCity bertekuk lutut di hadapan Barcelona.

Laga tersebut juga diwarnai dua kartu merah masing masing tim, yang didapat Claudio Bravo  dan Jeremy Mathieu.

Unruk juga dicatat ini adalah  kekalahan kedua Guardiola di Camp Nou sebagai musuh Barcelona sejak meninggalkan klub asal Katalonia tersebut pada empat tahun silam

Kekalahan pertama terjadi Mei tahun lalu, ketika itu Guardiola datang ke Camp Nou bersama Bayern Munich.

Ketika itu Bayern bertandang ke Camp Nou untuk menghadapi Barcelona pada leg pertama semifinal. Die Roten tumbang tiga gol tanpa balas, dengan Messi mencetak dua gol dan Neymar menyumbang satu gol.

Hasil tersebut membuat ManCity kini harus bersaing ketat dengan Borussia Moenchengladbach dalam perebutan posisi runner-up Grup C.

ManCity berada di posisi kedua dengan torehan empat poin, hanya unggul satu poin atas Gladbach.

Sementara Barcelona semakin kukuh di puncak klasemen sementara Grup C dengan torehan sembilan poin.

“Saya sudah bilang sebelumnya, kami harus meraih empat kemenangan untuk bisa lolos ke fase gugur. Masih ada tiga pertandingan tersisa, kita lihat nanti bagaimana hasilnya,” ucap Guardiola seperti dikutip dari AS.

Guardiola, tidak menganggap kekalahan  itu hhasil terburuk yang pernah dialaminya.

“Kekalahan terburuk dalam karier saya adalah ketika Bayern Munich dikalahkan Real Madrid  Ketika itu situasinya buruk dan saya melakukan kesalahan dalam susunan pemain,” ujar Guardiola seperti dikutip dari AS.

Guardiola mengatakan dua kesalahan individu membuat ManCity harus mengalami kekalahan besar dari Barcelona.

Kesalahan pertama dilakukan Fernandinho yang terpeleset di kotak penalti dan berujung pada gol pertama Barcelona melalui Messi.

“Apakah kesalahan individu merusak permainan kami? Fernandinho, Bravo. Ya, saya pikir hal itu mempengaruhi hasil. Tapi, itu adalah bagian dari pertandingan. Itulah sepak bola,” ucap Guardiola.

“Sampai kartu merah Bravo, pertandingan berjalan imbang dan terbuka. Setelah itu, pertandingan sudah berbeda. ManCity berusaha menyakiti Barcelona, dan meski kami punya peluang, kami tidak mampu memanfaatkannya.”

Guardiola kemudian memuji penampilan Messi, yang mencetak hattrick ketujuh di ajang Liga Champions dan kedua beruntun.

“Ini bukan kali pertama Messi melakukan hal itu. Saya ingin mengucapkan selamat kepada Messi, atas penampilan bagus di pertandingan ini dan hattrick yang diciptakannya,” ucap Guardiola.

Berlainan dengan Pep, pelatih Barcelona, Luis Enrique, mengaku lega setelah berhasil menaklukkan  City

Duel lawan ManCity memang jadi salah satu duel penting dalam perjalanan Barcelona musim ini.

Pasalnya Enrique menghadapi Pep Guardiola, arsitek yang mengangkat nama Barcelona ke puncak dunia beberapa tahun silam.

“Setelah laga ini saya merasa sangat lelah. Bukan hanya karena melihat jalannya laga berlangsung, namun juga karena menghabiskan berjam-jam untuk persiapan menghadapi laga ini.”

“Beruntung bahwa hanya ada satu Guardiola. Bila saja ada lima lagi Guardiola lainnya di Liga Champions atau La Liga, tentunya hal itu akan membuat situasi mnejadi sangat sulit. Pastinya setelah ini saya hanya ingin beristirahat dan tidur,” ujar Enrique seperti dikutip dari Football Espana.

Kemenangan ini sendiri membuat Barcelona makin berpeluang besar merebut status juara grup C. Barcelona mengantongi sembilan poin, unggul lima angka atas City yang ada di peringkat kedua.

“Banyak yang terjadi di laga ini dan tentunya tak semuanya mendapat penilaian baik. Namun, kemenangan besar seperti ini pasti akan memberikan kekuatan bagi kami, meskipun kemenangan ini tetap hanya bernilai tiga poin,” ujar Enrique.

Di laga ini Luis Enrique memasang Javier Mascherano sebagai bek kanan, sedangkan posisi bek tengah yang bisa ditempati Mascherano diisi oleh bek muda Perancis, Samuel Umtiti.

“Umtiti punya segalanya dan membuktikan bahwa dirinya memang layak direkrut oleh Barcelona. Mascherano di posisi bek kanan? Dia sangat spektakuler.”

Komentar