Hotspur Kembali Ke Posisi Tiga, Arsenal Makin Merana

Penulis: Darmansyah

Senin, 4 Maret 2013 | 15:16 WIB

Dibaca: 0 kali

PERSAINGAN  keras Premier League, kini, berada di posisi “Zona Champions” dengan terjadinya saling salip antara Tottenham Hotspur dengan Chelsea. Usai menaklukkan Arsenal 2-1 di Stadion White Hart Lane, Minggu (3/3/2013) lewat  sepasang gol Gareth Bale dan Aaron Lennon, Spur kembali ke posisi tiga yang dihuninya pekan lalu. Posisi ini selama dua hari sempat diambil alih Chelsea.

Di posisi “zona euro” ini tiga klub, Spurs, Blues dan The Gunner sedang merentang asa untuk bisa berada di posisi aman. Walau pun menjadi cadangan, Arsenal belum lagi melepas  asa untuk bisa merebut satu dari dua tempat yang disisakan MU dan City. Kedua klub terakhir, yang menduduki posisi puncak dan runner up di prediksi akan aman melaju ke “Zona Champions” musim depan.

MU dengan angka 71, terpaut 15 angka dari City, yang masih menyisakan satu pertandingan, pasti akan lolos. Begitu juga dengan City. Sedangkan Chelsea yang memiliki selisih dua angka dari Tottenham telah mengisyaratkan akan mengejar Spur.

Tottenham kini  berada di peringkat tiga dengan poin 54, unggul dua angka dari Chelsea di posisi keempat dengan 52. Sementara, Arsenal masih menempati peringkat lima dengan poin 47.

Di puncak klasemen, banyak pengamat memprediksi MU akan melenggang sebagai juara untuk mengukuh 20 gelar Premier League. City memang belum putus asa untuk mengimpas lima belas angka dari klub Old Trafford itu. Tapi para pemnagat mengatakan dengan sisa sepuluh pertandingan lagi berat bagi Citizien untuk bisa melampaui MU.

Walau pun MU masih berlaga di Champions, tekad mereka untuk meraih gelar Liga Primer tak pernah terabaikan. City memenag berharap klub satu kotanya ini tergelincir di pertandingan sisa. “Tapi itu hanya ilusi Mancini,” tulis koran “The Telegraph.

Pada pertandingan zona champions di liga Inggris,di  Stadion White Hart Lane, Arsenal berupaya menekan. Kedua tim bermain terbuka sejak menit pertama. Arsenal lebih dulu mendapatkan peluang melalui Olivier Giroud pada menit ketujuh setelah menerima umpan Jack Wilshere. Namun, bola tendangannya dari dalam kotak penalti masih dapat diblok bek Tottenham, Kyle Walke.
Meski bermain di depan puluhan ribu pendukung lawan, Arsenal terlihat lebih dominan menguasai jalannya pertandingan. Namun, Tottenham bukan tanpa ancaman karena beberapa kali mampu cukup merepotkan barisan pertahanan The Gunners.

Arsenal terus menekan sepanjang pertengahan babak pertama. Namun, lini pertahanan Tottenham tampil cukup disiplin sehingga membuat upaya Theo Walcott dan kawan-kawan selalu mentok karena tak mampu menembus jantung pertahanan lawan.

Pada menit ke-37, Bale membuat pendukung tuan rumah bersorak setelah mampu mencetak gol lewat serangan balik. Gol tersebut ditorehkan gelandang asal Wales tersebut dengan tenang setelah menerima umpan terobosan matang Walker.

Gol itu membuat mental pemain Arsenal jatuh. Walhasil, dari skema yang sama, Spurs sukses menambah gol lewat kreasi Lennon dua menit berselang. Kembali menerima umpan terobosan dari sisi kiri, Lennon mampu mengecoh Wojciech Szczesny lebih dulu sebelum melepaskan tendangan ke pojok kanan gawang.

Selepas turun minum, Arsenal mencoba keluar tekanan. Upaya mereka membuahkan hasil setelah Mertesacker mampu memperkecil kedudukan pada menit ke-51. Berawal dari umpan Walcott, ia berhasil menyambut umpan itu dengan sundulan kepala yang bolanya tak mampu diantisipasi kiper Tottenham, Hugo Lloris.

Meski terus ditekan Arsenal, tuan rumah tak tinggal diam. Bahkan, pada menit ke-70, Tottenham hampir saja kembali mencetak gol jika Gylfi Sigurdsson dapat memaksimalkan peluangnya. Meski sudah berhadapan satu lawan satu dengan Szczesny, ia justru memberikan umpan ke tengah gawang sehingga dapat dengan mudah dibuang bek Arsenal.

Pada pertengahan paruh kedua ini, pelatih Arsenal, Arsene Wenger memasukan Lukas Podolski dan Tomas Rosicky. Kehadiran dua pemain tersebut pun cukup membuat serangan The Gunners meningkat disamping karena tim tuan rumah lebih banyak bertahanan.

Sepuluh menit menjelang bubaran, Podolski mendapat peluang emas untuk menyamakan kedudukan setelah melakukan kerjasama dengan Rosicky. Namun, lagi-lagi peluang itu gagal dikonversikan menjadi gol karena bola tendangannya masih dapat dihalau bek Spurs.Arsenal terus menekan hingga menit-menit akhir. Podolski kembali mendapatkan kesempatan pada injury time. Tapi, usahanya kembali belum membuahkan hasil karena mampu dihalau barisan belakang Tottenham sehingga hanya menghasilkan tendangan pojok. Skor 2-1 untuk Spurs pun bertahan hingga laga usai.

Komentar