Hiddink Pilihan Chelsea Gantikan Mou

Penulis: Darmansyah

Sabtu, 19 Desember 2015 | 10:36 WIB

Dibaca: 0 kali

Guus Hiddink, yang kini berada di London, hampir bisa dipastikan menjadi manajer sementara Chelsea, ditengah keraguannya menerima jabatan “sisa” musim itu, usai dipecatnya Jose Mourinho karena menjungkalkan The Blues ke lobang batas “degradasi”

Sebelum nama Hiddink muncul, seorang Belanda lainnya, Ronald Koeman, pelatih Southampton, juga mencuat ke permukaan sebagai kandidat “penguasa” Stamford Bridge.

Hiddink, yang dua bulan lalu mundur dari pelatih Belanda, kepada “sky sport tv,” Sabtu, 19 Desember 2015, mengaku belum siap menerima tawaran Chelsea.

Ia menegaskan kalau masih harus mencari tahu informasi lengkap tentang Chelsea sebelum benar-benar menerima tawaran mereka.

“Saya ingin mendapatkan informasi sebanyak mungkin. Chelsea berada dalam situasi buruk dan selalu ada alasan untuk itu,” ungkapnya pada pada kesempatan lain di De Telegraaf.

“Sebelum saya mengambil keputusan, saya ingin memiliki wawasan.”

“Pelatih akan melakukannya memimpin kontra Sunderland besok Sabtu atau saya akan datang ke pertandingan tergantung dari negosiasi pertama.”

“ Sebagai tanggapan, saya menentukan apakah saya akan tinggal lebih lama di London untuk mendiskusikannya lebih jauh,” tandas Hiddink.

Guus Hiddink dikabarkan sudah tiba di London untuk memantau kondisi Chelsea.

Hiddink sendiri, Jumat kemarin, telah berada di London untuk membicarakan berbagai hal tentang dirinya menjadi manajer interim Chelsea.

Kepada surat kabar Belanda, De Telegraaf, Hiddink pun mengonfirmasi dirinya tak akan berada di bangku cadangan saat Chelsea menjamu Sunderland akhir pekan ini.

Manajer kawakan itu membenarkan kalau ia akan berada di tribun penonton untuk menyaksikan jalannya pertandingan secara langsung.

“Saya ingin tahu lebih banyak mungkin tentang Chelsea sebelum saya membuat sebuah keputusan,” kata Hiddink seperti dinukil dari Sky Sports.

“Bagaimanapun saya menyaksikan pertandingan itu akan tergantung dari perbincangan pertama saya, apakah saya akan tetap di London dan melanjutkan pembicaraan.”

Sementara itu, seperti dilansir Telegraph, pada laga menjamu Sunderland nanti skuat The Blues akan dipandu duet pelatih tim utama Steve Holland dan Eddie Newton.

Kedua staf pelatih itu pun sudah memimpin latihan tim pada hari ini di Cobham, markas latihan Chelsea.

Dinukil dari situs surat kabar yang sama, sebelum dipecat Mourinho sudah menentukan tim untuk pertandingan menjamu Sunderland. Dalam susunan pemain itu, winger asal Belgia Eden Hazard tak dimainkan.

Hiddink bukanlah sosok asing bagi Chelsea.

Sebelumnya, pada enam tahun silam silam ia pun pernah menjabat sebagai manajer interim Chelsea. Kala itu, Hiddink membawa Chelsea memenangkan Piala FA.

Mantan asisten manajer di Chelsea Ray Wilkins mengatakan dirinya yakin Hiddink akan membawa performa bekas timnya naik kembali.

Wilkins merupakan asisten manajer saat Hiddink menjadi manajer interim.

Wilkins yang pernah menjadi kapten Chelsea itu bekerja sama dengan Hiddink setelah Luiz Felipe Scolari dipecat.

Selain Piala FA, di bawah kendali Hiddink kala itu Chelsea berhasil finis di urutan ketiga Liga Inggris, dan mencapai semifinal Liga Champions.

“Guus memiliki kemampuan untuk membuat pemain bermain. Bahasa Inggris dia adalah kelas pertama dan mentalitasnya juga sangat Inggris,” tukas Wilkins.

Sementara itu, pemain Chelsea melakoni latihan jelang laga Liga Inggris akhir pekan ini mulai berlatih di markas latihan mereka, Cobham, tanpa Jose Mourinho.

Kali ini seperti dilansir Mirror, latihan skuat The Blues dipimpin dua staf pelatih yakni Steve Holland dan Eddie Newton.

Dua pelatih Chelsea itu juga kemungkinan besar akan memimpin juara Liga Inggris musim lalu itu saat mereka menjamu Sunderland di Stadion Stamford Bridge akhir pekan nanti.

Holland merupakan salah satu asisten Mourinho yang disebut pula telah mendapatkan nilai plus di mata Abramovich.

Sementara Newton merupakan pelatih teknis pemain pinjaman, yang bertugas mengasuh pemain-pemain yang sedang dipinjamkan ke klub-klub lain.

Newton pun diketahui sempat menjadi asisten manajer The Blues saat Roberto Di Matteo menjadi manajer interim klub itu dan menjuarai Liga Champions.

Hal itu, seperti dinukil dari Sky Sports berdasarkan keterangan sumber, Hiddink dan Chelsea sedang menggelar pembicaraan mengenai peluang ia mengambil alih pos yang ditinggal Mourinho.

Tentang apakah Gus Hiddink akan benar-benar menjadi pelatih Chelsea, mantan penyerang Chelsea di era awal kepemilikan Roman Abramovich, Mateja Kezman, mengklaim Guus Hiddink dipastikan akan mengisi kursi manajer yang ditinggalkan Jose Mourinho.

Seperti dilansir Sky Sports, Kezman yang dikutip situs surat kabar Kroasia, Index, mengatakan Hiddink telah mengatakan pad dirinya bahwa sang pelatih asal Belanda itu akan melanjutkan kerja Mourinho di Stamford Bridge.

“Saya tidak tahu jika itu telah resmi atau belum dikonfirmasi, ketika klub mengumumkannya, Guus sudah mengatakan kepada saya lebih dulu,” kata pria yang pernah membela Chelsea itu.

Saat Hiddink memegang Chelsea tim asal kota London itu hanya kalah sekali dari dua puluh tiga pertandingan Liga Inggris.

Dan, tentu saja prestasi itu makin mengilap dengan kehadiran trofi Piala FA.

Ketika musim berakhir, Hiddink pun diputuskan tak dikontrak tetap, para pemain dan ofisial Chelsea memberikan perpisahan yang mengharukan. Mereka menandatangani sebuah jersey dan membelikan jam Rolex untuk Hiddink.

Sementara itu saat laga terakhir di kandang pada musim itu, publik Stamford Bridge akur bernyanyi dan berseru, ‘Kami ingin anda tinggal’ dan atau ‘Roman, kontrak dia’.

Para pemain berpengaruh di Chelsea saat itu juga sudah beberapa kali meminta Hiddink tinggal, namun manajer asal Belanda itu memilih kembali melatih Rusia.

Komentar