Heboh Umpatan Messi Masih Ramai

Penulis: Darmansyah

Jumat, 31 Maret 2017 | 09:00 WIB

Dibaca: 2 kali

Umpatan Lionel Messi ke ofisial pertandingan yang menyebabkannya dihukunm oleh FIFA kini heboh dan menjadi komentar banyak pengamat sepakbola dunia.

Messi sendiri sebelumnya membantah bahwa ia meluapkan umpatan tersebut kepada sang ofisial pertandingan.

Messi mengaku hanya melontarkan umpatan itu tanpa ditujukan kepada siapapun.

“Komentar saya tak ditujukan pada asisten wasit, komentar itu hanya keluar ke udara saja sebagai bentuk ekspresi,” kata Messi memberikan pembelaan.

Sang kapten Albiceleste itu pun mencoba mengklarifikasi perkataan buruk yang keluar dari mulut pemain bintang Barcelona tersebut.

Klarifikasinya itu ia tulis dalam pernyataan resmi yang disampaikan federasi sepak bola Argentina

“Kata-kata saya tak pernah ditujukan kepada asisten wasit Van Gasse, hanya terlontar begitu saja ke udara,” tulis Messi seperti dikutip dari Marca.

Wakil Presiden AFA Marcelo Tinelli juga memberikan keterangan, Messi menuliskan catatan tambahan yang dikirim ke FIFA sebagai bagian dari upaya banding AFA atas sanksi Messi.

Meski demikian, Tinelli enggan menyebutkan detail catatan tambahan tersebut.

Lionel Messi adalah Dewa Argentina. Namun ia ternyata tak pernah lepas dari dosa. Setelah kegagalan demi kegagalan membawa Argentina juara, bertambah lagi satu dosa Messi untuk Argentina.

‘La concha de tu madre’, itulah ungkapan kasar dalam bahasa Spanyol yang keluar dari mulut Messi ketika laga Argentina lawan Chile berakhir, dikutip dari Daily Mail.

Sebuah ejekan yang tak perlu dilakukan. Alasan utamanya adalah Argentina telah menang atas Chile dan mereka sudah mengantongi tiga poin di tangan.

Messi memang selamat dari hukuman saat pertandingan berlangsung, namun dengan kemajuan zaman, Messi mungkin hanya bisa meratapi nasib sialnya belakangan. FIFA memastikan hukuman empat laga untuk Messi

Banyak yang menggugat keputusan FIFA yang dinilai berlebihan, tetapi di sisi lain hal itu terjadi karena Messi tak menunjukkan kematangan dan kedewasaan saat hal itu diperlukan.

Hukuman itu jatuh enam jam sebelum laga Argentina lawan Bolivia.

Tanpa Messi, Argentina pun akhirnya kalah kosong berbanding dua gol dari Bolivia dan peluang mereka lolos ke Piala Dunia tahun depan pun dalam ancaman.

Terhadap hukuman itu, legenda Argentina Diego Maradona menilai hukuman FIFA berupa larangan empat laga untuk Lionel Messi terlalu berat.

Meskipun Messi melakukan kesalahan, FIFA juga sepatutnya mengingat perilaku Messi selama ini.

Maradona mengakui bahwa Messi memang melakukan kesalahan dengan mengejek hakim garis usai laga lawan Chile.

Tetapi tidak sepatutnya aksi itu langsung diberikan hukuman berat berupa larangan bertanding sebanyak empat laga.

“Sanksi empat laga terlalu banyak. Komentar Messi memang wajib ditindak serius, tetapi saya rasa keputusan masih bisa diubah.”

“Karena itulah saya akan berbicara dengan Gianni Infantino karena apa yang terjadi pada Messi adalah sebuah bencana,” ujar Maradona seperti dikutip dari AS.

Mardona berharap FIFA juga melihat sikap Messi dalam keseharian selama ini sebagai pertimbangan sebelum mengambil keputusan untuk menghukum Messi.

“Messi adalah sosok sensasional dan tidak melakukan apapun kecuali latihan.”

“Messi seperti boneka teddy bear bagi semua rekan setimnya, atau bahkan bagi semua orang,” kata Maradona memberikan pembelaan.

Komentar