Hadapi Sunderland, Giggs Berjas Lagi

Penulis: Darmansyah

Sabtu, 3 Mei 2014 | 12:12 WIB

Dibaca: 0 kali

Ryan Giggs hanya tertawa ketika di wawancarai “Sky Sports” tentang “amarah” Sunderland, calon lawan Mancheseter United di Old Traffoprd, Sabtu malam, 03 April 2014, yang dalam tiga laga terakhirnya mengguncang peta kekuatan Premier League.

Bermain seri dengan Citizens, mengalah Chelsea dan menjengkang Cardiff City, Sunderland, yang akan dijamu “The Red Devils” di “The Dream of Theatre,” Ryan Giggs, pelatih sementara MU, dengan enteng mengata, timnya sudah kembali ke jatidirinya.

“Saya tak peduli dengan Sunderland yang sudah keluar dari zona degradasi setelah meraih sejumlah hasil positif belakangan ini. Saya hanya peduli dengan MU. Tak ada kejutan dengan tren positif “Kucing Hitam” itu,” katanya.

Sementara itu gelandang Sunderland Lee Cattermole mengatakan, “Kami telah bermain di kandang Manchester City dan tampil bagus, kemudian di kandang Chelsea dan tampil bagus. Jadi, kenapa tidak di kandang United juga?”

“Jujur, pergi ke Old Trafford bukanlah sesuatu yang saya pikir membuat kami khawatir. Kami cuma berkonsentrasi untuk tampil di sana dan melakukan yang terbaik,” lanjutnya.

“Aneh rasanya setelah pertandingan melawan Cardiff tidak ada perayaan besar-besaran di ruang ganti kami setelah itu. Kami semua cukup kalem dan saya pikir itu karena kami saat ini sangat fokus pada apa yang ingin kami capai,” kata Cattermole.

“Ya, kami meraih kemenangan besar atas Cardiff, tapi itu cuma satu langkah dan masih ada yang harus kami lakukan. Sekarang kami akan berusaha memenangi pertandingan melawan Manchester United, West Brom, dan Swansea,” ujarnya.

Manajer sekaligus pemain Manchester United, Ryan Giggs, memuji kualitas terakhir Sunderland. Tapi ia lebih memikirkan tentang Louis van Gaal, yang disebut-sebut sebagai kandidat manajer MU pada musim depan.

Menurut Giggs, Van Gaal merupakan salah satu pelatih sukses dalam sepak bola.

Dalam beberapa pekan terakhir, Van Gaal kerap dikaitkan oleh media-media Inggris bahwa ia akan melatih MU setelah kontraknya untuk melatih tim nasional Belanda berakhir seusai Piala Dunia 2014.

Sementara itu, posisi Giggs saat ini adalah sebagai manajer sementara, menggantikan David Moyes yang dipecat pada April lalu.

“Van Gaal memiliki reputasi luar biasa dan pelatih yang sukses di berbagai negara. Dia juga membawa Belanda lolos ke Piala Dunia 2014. Jelas, dia memiliki reputasi yang bagus,” ujar Giggs kepada The Guardian.

Giggs belum memikirkan apakah ia berhasrat atau tidak untuk menjadi manajer MU secara permanen. Giggs juga mengatakan bahwa ia kemungkinan besar tidak akan bermain lagi untuk MU pada sisa musim ini.

“Tidak ada yang berubah. Semuanya tetap seperti ini sampai musim berakhir, dan kami akan berbicara kemudian. Konsentrasi utama saya adalah laga melawan Sunderland pada Sabtu ini dan dua pertandingan selanjutnya,” ujar Giggs dilansir situs resmi klub.

“Saya masih berlatih dan melakukan hal-hal yang mungkin membuat saya bermain lagi. Saya hanya mencoba menjaga kebugaran dan memenangi setiap pertandingan. Mungkin juga saya tidak akan bermain lagi,” lanjutnya.

“Banyak pemain sepak bola percaya dengan mitos. Jadi, saya akan mengenakan setelan jas lagi melawan Sunderland. Kecuali, bila saya bermain!” ujarnya.

Penampilan MU sepanjang musim ini sangat buruk. Untuk kali pertama sejak 19 tahun terakhir, MU bahkan tidak akan tampil di Liga Champions karena kini masih berada di peringkat ketujuh klasemen sementara.

“Kami mempunyai segala hal pada tempatnya untuk memperoleh kesuksesan pada musim depan. Kami sudah pasti mempunyai pemain-pemain untuk meraih kesuksesan,” ungkap Giggs.

Ketika ditanya apakah penampilan MU akan kembali menurun pada musim depan, Giggs mengatakan, “Kami memenangi liga pada musim lalu. Satu musim sebelumnya kami kalah lewat selisih gol, dan sebelumnya juga kami mampu memenanginya.”

Ryan Giggs juga mengatakan agar MU mempertahankan Rio Ferdinand dan Patrice Evra di musim depan karena keduanya masih bisa berkontribusi untuk tim pada musim depan.

Giggs pun berharap MU memberi kontrak baru untuk dua pemain itu.

Kontrak Ferdinand dan Evra dengan MU akan habis pada akhir musim ini. Kalau tidak ada kontrak baru, maka mereka bebas mencari klub baru.

Kendati Ferdinand dan Evra tidak muda lagi, Giggs yakin mereka masih punya peran. Apalagi, kedua pemain tersebut telah banyak berjasa untuk ‘Setan Merah’.

“Saya yakin mereka masih punya peran pada musim depan. Kontrak mereka akan habis, tapi mereka berdua telah memberikan pengabdian yang luar biasa kepada klub,” ujar Giggs di Sky Sports.

“Mereka berdua fit dan terlihat bagus pekan lalu. Saya tak melihat kenapa tidak,” sambungnya.

“Keputusan akan bergantung pada semua pihak — Rio, Patrice, Ed (Woodward), dan siapa pun yang jadi manajer musim depan,” kata Giggs.

“Ini adalah diskusi kelompok, tapi saya pikir mereka masih bisa memberikan banyak hal. Mereka adalah pemain-pemain hebat dan tetap merupakan aset untuk klub seperti Manchester United,” tuturnya.

Komentar