Gonzales untuk Messi,”Kamu Cebol”

Penulis: Darmansyah

Kamis, 14 Januari 2016 | 14:39 WIB

Dibaca: 0 kali

Media spanyol, mulai dari “marca,” hingga “as,” dan “sky,” menuliskan penghinaan suporter Espanyol terhadap Lionel Messi, dengan menyebutnya sebagai “Si Cebol,” usai Barcelona memenangkan laga leg kedua Copa del Rey, Kamis, 14 Januari 2016.

“Anda “cebol,” begitu Messi dikatai.

Dikutip dari Marca, Alvaro tertangkap kamera mengejek Messi dengan berkata “Kamu benar-benar pendek”
Mendengar ejekan tersebut, Messi pun membalasnya dengan ucapan “Dan kamu sangat buruk”.

Messi sendiri memiliki postur seratus tujuh puluh centimeter dan terbilang pendek untuk ukuran para pemain sepakbola yang berlaga di Eropa.

Tubuh Messi bahkan mungkin bisa lebih pendek andai Barcelona tak mendukung Messi menjalani terapi gangguan hormon saat dirinya masih kecil.

Upaya Espanyol untuk menghentikan ketajaman Messi terbilang berhasil karena striker asal Argentina itu tak mampu mencatatkan namanya di papan skor.

Messi bahkan sempat mengalami luka di mata lantaran terus dikepung dengan permainan keras bek-bek Espanyol.

Lantas apa tindakan Messi. Peraih lima Ballon d’Or itu balik membalas dengan kalimat,”Kalian terlalu buruk.”

Perang panas antara Barcelona dan Espanyol usai laga leg pertama pekan lalu memang berlanjut dalam leg kedua babak Copa del Rey, namun Lionel Messi menghasilkan respons sempurna setelah sempat dihina oleh lawannya.

Dalam duel yang dimenangi Barcelona dengan skor dua gol tanpa balas, sejumlah media di Spanyol mengklaim bahwa Alvaro Gonzalez berkata pada Messi: “Kamu terlalu pendek”, setelah keduanya berduel di lapangan.

Baik Messi, yang meraih Ballon d’Or kelimanya pada Senin kemarin, dan Barcelona sama-sama memiliki tawa di akhir pertandingan sebagaimana brace Munir El Haddadi mengamankan kemenangan untuk mengklaim agregat enam gol berbanding satu gol atas rivalnya tersebut.

Dalam laga itu tidak hanya Messi dan Gonzales yang menjadi titik tumpu permusuhan.

Selain Messi, pemain Barca lainnya Pique juga jadi sasaran utama pendukung Espanyol.

Namun untuk mengintimidasi Pique, pendukung Espanyol tidak langsung mengejek mantan bek Manchester United tersebut.

Pendukung Espanyol lebih memilih nama Shakira, istri Pique, untuk mengintimidasi bek yang merupakan produk binaan asli Barcelona tersebut.

Sejak menit awal pertandingan, dikutip dari Marca, pendukung Espanyol langsung membentangkan spanduk bertulisan ‘Shakira Es De Todos’. Tulisan itu berarti Shakira milik semua.

Tidak sampai di situ, masih ada spanduk lainnya yang menuliskan nama Antonio De La Rua yang merupakan mantan kekasih Shakira.

Sebelumnya, Pique sempat mengejek pendukung Espanyol usai Barcelona menang di leg pertama.

Ketika itu Pique mengatakan pendukung Espanyol tidak akan pernah mampu memenuhi Stadion Cornella di laga leg kedua.

“Mereka menyebut diri mereka sebagai ‘minoritas yang luar biasa’. Dan mereka memang minoritas yang bahkan tidak mampu memenuhi stadion sendiri.”

“Mari lihat apakah mereka mampu memenuhi stadion di leg kedua karena sebelumnya mereka tak mampu melakukannya,” ujar Pique ketika itu.

Pique sendiri hanya duduk di bangku cadangan pada laga ini karena Luis Enrique memilih untuk memainkan Thomas Vermaelen dan Jeremy Mathieu.

Perang keduanya benar-benar terbuka dan diusung oleh supertor masing-masing.

Spanduk ejekan, permainan keras, hingga kepala babi memenuhi setiap sudut stadion.

Seperti pada laga-laga sebelumnya, leg kedua ini juga menyisakan cerita.

Pertama adalah banyaknya spanduk hinaan terhadap Barcelona yang dibentangkan suporter Espanyol di Stadion Cornella El Prat.

Suporter Espanyol mengklaim tim mereka adalah tim asal Katalonia sesungguhnya.

Barca diklaim suporter Espanyol sebagai tim asal Swiss, karena pendiri mereka, Joan Gamper, berasal dari negara tersebut.

Spanduk hinaan terbanyak ditujukan untuk bek Barcelona, Gerard Pique, yang usai pertandingan leg pertama pekan lalu mengejek suporter Espanyol.
Suporter Espanyol juga menghina Luis Suarez dan Lionel Messi lewat spanduk.

Espanyol beruntung menyelesaikan pertandingan dengan sebelas pemain. Pasalnya, dua pemain mereka, Alvaro Gonzalez dan Felipe Caicedo, pantas mendapat kartu merah.

Gonzalez hanya mendapat kartu kuning karena menendang Messi. Sementara Caicedo terlihat menyikut kiper Marc-Andre ter Stegen hanya mendapatkan kartu kuning.

Cerita terakhir pada pertandingan leg kedua ini adalah kepala babi yang dibawa suporter Espanyol ke stadion.

Seperti dikutip dari AS, salah satu suporter Espanyol membawa kepala babi muda dan berencana melemparnya ke Pique saat pertandingan berlangsung.

Namun, kepala babi tersebut batal dilempar sang suporter. Pasalnya, Pique tidak dimainkan pelatih Luis Enrique sepanjang pertandingan dan hanya duduk di bangku cadangan.

Komentar