Gol “Dingin” Balotelli Menangkan Liverpool

Penulis: Darmansyah

Rabu, 11 Februari 2015 | 12:06 WIB

Dibaca: 0 kali

Gol, dingin, atau “cool,” dari “Si Tukang Ulah,” Mario Balotelli, Rabu dinihari WIB, 11 Februari 2015, di pekan kedua puluh empat Premier League, ke gawang Tottenhamp Hotspur, tidak hanya memberi kemenangan tiga gol bernading dua kepada Liverpool, tapi juga menyamikan “rabona” dan perayaan sejuk bagi publik di Anfield.

Aksi Mario Balotelli itu “mencuri” perhatian “Anfield Gank,” dan langsung menempatkannya sebagai pahlawan The Reds dalam laga tersebut

Gol itu dibuatnya saat laga tersisa tujuh menit.

Gol tersebut menggemuruhkan Anfield bukan hanya karena memberi ‘Si Merah’ poin penuh, tapi juga karena gol tersebut merupakan yang perdana Balotelli di Premier League.

Diboyong dari AC Milan pada bursa transfer musim panas lalu, Balotelli butuh waktu tujuh bulan, untuk mencetak gol pertamanya di Liga Inggris.

Meski baru saja menyudahi penantian sangat panjang untuk bikin gol, tidak ada perayaan gol berlebih ditunjukkan Balotelli.

Mantan striker Manchester City dan Inter Milan itu terlihat datar-datar saja sesaat setelah menjebol gawang Spurs dan dapat ucapan selamat dari teman-temannya di atas lapangan.

Hal serupa terjadi ketika wasit meniupkan peluit panjang tanda laga tuntas. Super Mario justru jadi yang pertama meninggalkan lapangan dan masuk ruang ganti.

“Aku yakin Mario akan tersenyum di ruang ganti,” sebut Henderson soal sikap rekannya itu.

Pernyataan Henderson terbukti beberapa menit berselang. Melalui akun Instagramnya Balotelli memamerkan senyum lebar sambil berkendara di dalam mobilnya.

Ada satu lagi aksi Balotelli yang menarik perhatian dalam laga tersebut, itu terjadi saat dia melakukan tendangan rabona di tepi lapangan. Aksi pamer rabona tersebut dilakukan Balotelli cuma demi menghindarkan bola out ke luar lapangan.

Keberhasilan Liverpool mengatasi Tottenham Hotspur membuat mereka mendekat ke empat besar Premier League. Kini Southampton mulai mereka incar, meski masih harus melewati sepasang laga lain.

Menjamu Spurs di Anfield, Rabu dinihari WIB tadi, laga kedua tim berjalan ketat, di mana dua kali keunggulan Liverpool sempat disamakan sebelum memastikan kemenangan di gol ketiga.

Lazar Markovic membawa mereka memimpin, tapi disamakan Harry Kane. Penalti sang kapten, Steven Gerrard, kembali membuat Liverpool di depan, tapi lagi-lagi disamakan Spurs lewat Mousa Dembele. Di menit-menit akhir, Mario Balotelli akhirnya memastikan kemenangan timnya atas sang tamu.

Tiga poin memang belum membuat posisi Liverpool beranjak dari posisi tujuh dengan nilai empat puluh dua. Tapi mereka kini cuma tertinggal satu angka dari Spurs di tangga keenam dan berjarak tiga poin dari Arsenal di posisi empat sementara.

Dua tim lain yang juga ikut dalam persaingan empat besar adalah Southampton dengan dan Manchester United. Keduanya masih punya satu laga lebih banyak untuk dimainkan.

Kini Liverpool pun mulai ancang-ancang untuk laga berikutnya di liga kontra Soton, meski masih akan digelar Minggu, 22 Februari 2015 akhir pekan depan.

Sebelumnya mereka akan menjalani dua laga masing-masing melawan Crystal Palace di Piala FA akhir pekan ini dan leg pertama enam belas besar Liga Europa kontra Besiktas.

“Kami tahu laga malam ini bakal sulit tapi sangat penting bagi kami untuk mendapatkan tiga poin demi terus menipiskan jarak. Ini mungkin laga yang bagus untuk disaksikan para penonton,” kata Asisten Manajer Liverpool Colin Pascoe di situs resmi klub.

“Seperti yang telah kami bicarakan di pertemuan tim, kami perlu kemenangan malam ini untuk mendekat dan makin mendekat. Laga berikutnya di liga adalah di Southampton dan kami akan mencoba melakukan hal yang sama, mendapatkan tiga poin dan menipiskan jarak,” tambahnya.

Setelah start kurang apik di awal musim, Liverpool memang memfokuskan diri memburu finis empat besar demi lolos ke Liga Champions. Namun demikian, Pascoe menegaskan timnya tak lantas mengesampingkan dua ajang lain yakni Piala FA dan Liga Europa.

“Kami selalu mencoba masuk ke empat besar, itulah hal utamanya. Kami juga masih di Piala FA dan Liga Europa. Target di Liverpool adalah selalu untuk mencapai dan meraih sesuatu sebanyak mungkin,” demikian dia.

Komentar