Fans Arsenal Bikin Ulah di White Hart Lane

Penulis: Darmansyah

Kamis, 24 September 2015 | 19:38 WIB

Dibaca: 0 kali

Kemenangan Arsenal atas Tottenhamp Hotspur pada laga babak ketiga Piala Liga di White Hart Lane, Kamis dinihari, 24 September 2015, tercoreng oleh ulah pendukungnya yang merusak papan iklan di tribun stadion dan mengancam petugas keamanan yang melakukan penertiban.

Dari laporan kepolisian dinyatakan suporter Arsenal kedapatan mencopoti papan nama yang mengelilingi tribun atas White Hart Lane selepas menyaksikan timnya menang dua gol berbanding satu atas tuan rumah Tottenham Hotspur.

Selepas peluit panjang dibunyikan untuk mengakhiri partai derby North London tersebut, fans Arsenal memang tertahan sementara di tribun Park Lane dan dikelilingi oleh petugas keamanan.

Tujuannya adalah untuk menghindari bentrok dengan fans Spurs.

Meski demikian, sambil menunggu fans tuan rumah keluar dari stadion, para pendukung The Gunners malah berbuat ulah dengan merobek dan mencopot papan-papan bertuliskan “This is my club, my one and only club, Tottenham Hotspur” yang berada di tribun Park Lane.

Bukan cuma itu, fans Arsenal juga dilaporkan menyanyikan chant anti-Semit sebelum kick-off pertandingan.
Laga itu sendiri ditentukan oleh dua gol Mathieu Flamini yang diselingi gol bunuh diri Calum Chambers.

Spurs pun tersingkir dan Arsenal maju ke babak enam belas besar untuk menghadapi Sheffield Wednesday
Kedua tim memang sejak lama menjadi musuh bebuyutannya.

Polisi sempat datang untuk mencegah perusakan lainnya. Akan tetapi, kondisi tersebut diperparah ketika sekelompok suporter Arsenal terlibat keributan dengan suporter The Lilywhites di luar stadion.

Sebagaimana dikutip dari Daily Mail, Kamis, 24 September 2015, FA sedang melakukan penyelidikan mengenai kejadian tersebut dengan dibantu pihak keamanan.

Jika kejadian itu terbukti terjadi maka Arsenal dan Spurs berpotensi mendapat hukuman dari FA.
Ini adalah kali kedua London Merah bermasalah dengan otoritas tertinggi sepakbola Inggris dalam kurun waktu sepekan.

Sebelumnya mereka sempat memprotes kartu merah yang diterima Gabriel Paulista saat bertamu ke markas Chelsea di Stamford Bridge, akhir pekan lalu.

Menanggapi berita yang beredar, juru bicara Arsenal mengatakan pihaknya siap bertanggung jawab dan akan bersikap kooperatif terhadap putusan FA.

”Kami prihatin atas kejadian yang melibatkan beberapa fans. Kami akan bekerja sama dengan pihak Tottenham Hotspur dan berwenang atas kejadiaan ini,” ujarnya.

Dalam laga kedua tim , Mathieu Flamini memborong dua gol kemenangan Arsenal atas Spurs.

Seusai laga Mathieu Flamini bertekad untuk terus menunjukkan kualitasnya bersama Arsenal

Gelandang asal Prancis itu tampil sebagai starter untuk pertama kali di musim ini dan mampu memborong dua gol dalam derby North London.

Flamini pun girang setelah berhasil meloloskan The Gunners ke babak enam belas besar untuk berhadapan dengan Sheffield Wednesday.

“Saya bahagia atas kemenangan ini dan juga atas performa saya. Saya sudah mendengar banyak spekulasi di media, namun saya di sinilah saya sekarang berada,” ujarnya kepada Sky Sports selepas laga di White Hart Lane tersebut.

“Saya tidak punya masalah dengan siapapun di klub. Memang tidak mudah ketika Anda tidak bermain di setiap laga, tetapi saya setidaknya sudah punya bukti bahwa saya belum habis,” imbuh Flamini.

Musim panas kemarin, Flamini sempat santer dikabarkan bakal hengkang ke Galatasaray, namun akhirnya batal terjadi. Cedera yang baru saja dialami Francis Coquelin dipastikan akan memperbesar kans Flamini untuk diturunkan Arsene Wenger di partai-partai selanjutnya.

Dua gol gelandang Perancis tersebut, membuat manajer The Gunners, Arsene Wenger, merasa puas sekaligus terkejut.

“Anda tidak akan mengira Mathieu Flamini mencetak dua gol, tapi dia merasa frustasi cukup lama,” ujar Wenger seperti dilansir BBC Sports.

“Dia merupakan seorang pejuang dan juga juara. Saya sempat mengatakan padanya pada awal musim ini, dia mungkin akan kesulitan mendapatkan tempat di tim utama. Tapi dia memutuskan untuk tinggal dan berjuang.”

Gol pertama Flamini, dicetak setelah tendangan kaki kirinya dari tengah kotak penalti tak mampu diantisipasi Michael Vorm, yang berdiri di bawah mistar gawang Spurs.

Namun, keunggulan Arsenal sempat sirna setelah Calum Chambers melakukan gol bunuh diri.

Beruntung sepakan keras kaki kanan Flamini dari luar kotak penalti pada menit ke-77, berhasil mengembalikan keunggulan Arsenal. Skor dua gol berbanding satu terus bertahan hingga peluit panjang berbunyi.

“Saya merasa senang untuk tim dan juga saya secara pribadi,” ujar Flamini kepada Sky Sports. “Saya mendengar banyak hal di media (terkait rumor kepindahan) tapi saya tetap berada di sini. Saya tak memiliki masalah dengan siapapun di klub ini.”

Keberhasilan Arsenal menembus babak keempat Piala Liga sedikit tercoreng dengan perilaku sejumlah suporter mereka, yang tertangkap kamera merusak properti markas Tottenham, Stadion White Hart Lane.

Sejumlah suporter itu bahkan sempat bertikai dengan pihak keamanan stadion, setelah pertandingan usai.

Komentar