Erick Thohir Sediakan Dana Rp 3,5 Triliun Untuk Caplok Inter Milan

Penulis: Darmansyah

Jumat, 31 Mei 2013 | 09:21 WIB

Dibaca: 0 kali

Erick Thohir, pengusaha Indonesia, yang menginginkan akuisisi saham mayoritas di Inter Milan, masih harus bersabar karena keluarga Massimo Moratti tidak ingin melepaskan kepemilikan di klub Lega Calcio itu melebihi angka 50 persen. “Football-Italia” dalam berita terbarunya menuliskan, Moratti Corp sebagai induk korporasi keluarga “raja minyak” Italia itu menampik keinginan Erick Thohir untuk mengalihkan 80 persen saham klub yang sudah berusia 108 tahun itu.

Sehari sebelumnya, jurnalis terkenal dari media ekonomi “Il Sole Ore 24” yang menjadi rujukan perdagangan saham di Italia, Marco Bellinazzo, yang juga dikutip Football-Italia, mengungkapkan,Erick Thohir, ketika bertemu Masimmo Moratti, wakil keluarga pemilik yang sekaligus CEO Moratti Corp, telah membicarakan penawaran pengalihan saham Inter Milan sebesar 80 persen, atau setara 280 juta euro, yang kalau dirupiahkan mencapai Rp 3,5 triliun..

Rencana pembelian saham Inter Milan oleh pengusaha Erick Thohir merebak setelah surat kabar terkenal terbitan Milano, “La Gazetta della Sport,” dalam edisi Rabunya mengutip salah seorang sumber di lingkungan keluarga Moratti yang mengatakan, telah terjadi pembicaraan rencana pelepasan saham “Nerazzurri” dengan seorang pengusaha asal Asia Tenggara.

Erick Tohir memang telah bertemu dengan Massimo Moratti. Pertemuan itu membahas rencana Erick untuk membeli saham La Beneamata, yang isunya sudah santer terdengar sejak beberapa pekan lalu.

Meski masih belum ada klarifikasi dari Erick mengenai pembelian saham itu,, kabar terakhir yang menyebar di Italia menyebut kalau pengusaha Indonesia berusia 42 tahun itu masih berupaya menguasai mayoritas kepemilikan.

Marco Bellinazzo, wartawan dari harian bisnis ternama di Italia Il Sole 24 Ore, menyebut kalau Erick membidik 80% kepemilikan Inter. Tawaran itu, menurut Marco Bellinazzo harus mendapat keputusan dalam waktu 48 jam alias dua hari.

Memang, Inter tampaknya sedang membutuhkan suntikan dana segar untuk meningkatkan kualitas skuadnya sehingga lebih kompetitif menghadapi Serie-A musim depan. Apalagi, tim biru-hitam ini pun sedang mencari dana investasi pembangunan stadion baru.

Hanya saja, belum ada kepastian apakah Moratti rela melepas sebagian besar saham klub raksasa Liga Italia ini, yang diwarisi dari ayahnya, Angelo.

Kondisi Inter yang butuh melakukan banyak pembelian demi mengambalikan daya saingnya disebut bisa membuat Moratti memutuskan melepas saham-sahamnya, apalagi mereka juga berencana membangun stadion sendiri. Inter menyudahi musim 2012/2013 di posisi sembilan, yang mana merupakan catatan terburuk mereka selama lebih dari 20 tahun terakhir.

Namun beberapa pihak meragukan Moratti bakal melepas saham sebesar itu, dengan pertimbangan Inter merupakan klub yang diwariskan dari ayahnya Angelo Moratti.

Pihak klub maupun Moratti belum memberikan klarifikasi terkait kabar ini. Namun, taipan minyak Italia ini kabarnya hanya ingin menjual saham minoritas. klub yang dipimpinnya sejak 1995. Moratti tak ingin klub yang dibangun oleh sang ayah Angelo Moratti pada 1955, jatuh ke tangan orang lain.

Sebelum kabar itu meluas menjadi santapan media, Moratti sempat membantah bahwa dirinya berencana menjual sahamnya ke Erick Thohir. Dia mengaku pertemuan dirinya dengan pengusaha Indonesia itu bukan untuk membicarakan penjualan saham. Moratti mengatakan ia berbicara dengan Tohir untuk mendapatkan informasi tentang prospek bisnis di Indonesia.
Empat puluh perusahaan Italia, termasuk Moratti Corp, akan berinvestasi di Indonesia.Kabar tentang investasi Italia ini, beberapa waktu lalu juga dibenarkan oleh Ketua BKPM, yang kini Menteri Keuangan, Chatib Basri.
Walau belum ada kesepakatan di pertemuan pertamanya, Il Gazzetta dello Sport, mengatakan kedua sosok tersebut akan kembali bertemu dalam pekan ini. Moratti dan Erick Thohir kabarnya membicarakan peluang untuk investasi di skuad La Beneamata.

Moratti kabarnya membuka diri untuk investasi dari luar, karena butuh tambahan dana guna membangun kekuatan klub di bursa transfer, sekaligus membutuhkan partner untuk membantu pendanaan terkait rencana pembangunan stadion baru.

Akan tetapi, untuk awalnya Moratti hanya bersedia melepas saham minoritas kepada Thorir. Barulah pada setelah dua tahun, taipan minyak Italia ini bersedia melepas saham mayoritasnya (51 persen), yang berarti Thohir berhak memimpin Inter.

Erick Thohir, merupakan pengusaha Indonesia yang punya passion yang cukup besar terhadap olahraga. Sebelumnya, pria 43 tahun yang juga menjabat sebagai presiden asoasiasi bola basket Asia Tenggara ini juga sudah menanamkan investasinya di klub basket, NBA Philadelphia 76ers dan klub sepakbola DC United yang berlaga di Major League Soccer (MLS).

Komentar