Dunia Menangis, Tim Italia Gagal ke PD 2018

Penulis: Darmansyah

Selasa, 14 November 2017 | 08:28 WIB

Dibaca: 0 kali

Sejarah kelam mendatangi Tim Nasional Italia.

Mereka gagal hadir di Piala Dunia mendatang.

Dan ini merupakan sejarah yang berulang setelah enam puluh tahun.

Ya, Italia harus tercampak dari Piala Dunia usai menuai hasil yang tidak menguntungkan, kalah agregat satu gol dari Swedia pada fase play off kualifikasi zona Europa.

Kalah nol berbanding satu  di leg pertama, Gianluigi Buffon dan kawan-kawan ditahan imbang Swedia pada leg kedua di Stadion San Siro, Selasa dinihari WIB, 14 November.

Ini merupakan sejarah terkelam sepak bola Italia sejak enam puluh  tahun silam.

Ya, Gli Azzurri mengulangi pengalaman kelam enam puluh tahun silam.

Mereka pernah absen di Piala Dunia  karena gagal pada kualifikasi di zona Eropa.

Saat itu Italia gagal lolos dari Grup 8 kualifikasi zona Eropa.

Gli Azzurri hanya mampu berada pada posisi runner-up grup di bawah Irlandia Utara.

Terbagi dalam delapan grup, tim yang lolos ke Piala Dunia adalah juara masing-masing grup.

Setiap grupnya hanya terdiri dari tiga tim. Di Grup 8 kala itu, Italia satu grup dengan Irlandia Utara dan Portugal.

Selain itu, Italia juga pernah absen pula pada Piala Dunia 1930, namun bukan karena gagal kualifikasi.

Negara itu menarik diri dari keikutsertaan ajang sepak bola dunia tersebut. Di era itu juga belum dikenal sistem kualifikasi

Kegagalan Italia ke Piala Dunia ini menjadikan  perpisahan  Gianluigi Buffon di Timnas Italia sangat pahit.

Kiper Juventus itu mengumumkan gantung sarung tangan di tengah kegagalan skuatnya ke Piala Dunia .

Sejak awal, Buffon mengaku memang sudah berencana menyampaikan kata-kata perpisahan usai menghadapi Timnas Swedia di Stadion San Siro. Namun ia tak menyangka Gli Azzurri gagal ke Piala Dunia.

“Ini amat mengecewakan. Bukan bagi saya, tapi bagi sepak bola Italia karena kami gagal pada sesuatu yang amat penting untuk negara kami,” ucap Buffon kepada Rai Sport.

“Ini satu-satunya penyesalan saya karena harus mengakhiri karier saya dengan situasi kegagalan. Waktu terus berjalan dan memang saatnya untuk mundur”

Buffon pensiun pada usianya yang ketiga puluh sembilan tahun. Ia ikut mempersembahkan gelar Piala Dunia sebelas tahun silam untuk Gli Azzurri sepanjang karier membela negaranya di lapangan hijau.

“Amat disayangkan hari terakhir pertandingan saya [membela Timnas Italia] bersamaan dengan kegagalan Timnas Italia.”

“ Namun, masih ada masa depan bagi sepak bola Italia karena kami masih memiliki kebanggaan, kemampuan, keinginan kuat dan setelah terjatuh, kami masih bisa menemukan cara untuk bangkit,” ujarnya.

Kiper yang sudah mengantongi seratus tujuh puluh  lima kali penampilan membela Gli Azzurri ini juga enggan menyalahkan pelatih, Giampiero Ventura, atas kegagalan timnya.

“Di sepak bola, Anda menang dan kalah sebagai satu tim. Anda harus memisahkan antara pujian dan menyalahkan. Pelatih merupakan bagian dari tim ini,” terang Buffon

Dan, dunia maya langsung bereaksi usai Buffon gagal ke Piala Dunia

Para netizen menganggap Buffon tidak pantas mengakhiri kariernya sebagai pesepakbola dengan gagal ke Piala Dunia

“Seperti Gianluigi Buffon telah memainkan pertandingan terakhirnya untuk Italia. Dia akan sangat dirindukan.”

“ Pria yang hebat, kiper besar. Kredit untuk kariernya di sepak bola,” tulis legenda timnas Inggris, Gary Lineker, melalui Twitter.

Banyak pihak yang mengunggah foto dan wawancara Buffon usai pertandingan melawan Swedia.

Kiper Juventus itu berusaha menahan tangis agar tidak membuat kecewa seluruh anak di Italia yang menginginkan Gli Azzurri bermain di Piala Dunia mendatang.

“Jika ada ketidakadilan dalam sepak bola, maka itu adalah Gigi Buffon harus mengakhiri karier bersama timnas Italia seperti ini,” tulis akun Twitter @dangerousattack.

“Sangat mengecewakan. Bukan untuk saya, tapi sepak bola Italia, karena kami gagal meraih sesuatu yang seharusnya penting untuk negara ini.”

“ Sangat disayangkan pertandingan resmi terakhir saya harus seperti ini,” ujar Buffon kepada Rai Sport

Komentar