“Langkah” Juara Barca di Estadio Valero

Penulis: Darmansyah

Minggu, 11 Mei 2014 | 14:22 WIB

Dibaca: 0 kali

Barcelona, Minggu dinihari WIB nanti, 12 Mei 2014, di Stadion Martinez Valero, dan disiarkan langsung oleh RCTI, memulai langkah juara La Liga dalam laga krusial menantang Elche, klub yang selalu tidak mudah dikalahkannya dalam sembilan belas kali pertandingan terakhirnya.

Barca memang sedang mengincar satu dari tiga trofi yang tersisa di musim ini, setelah dua lainnya, Champions League dan Copa del Rey, kandas di kaki Atletico Madrid dan “El Real.”

Barcelona akan bisa jadi juara andai menang di dua laga sisa melawan Elche, diujung pekan ini dan Atletico Madrid di pertengahan pekan mendatang. Langkah The Catalans menuju takhta juara tidak akan mudah karena Elche telah berjani menyiapkan “kuburan’ bagi klub Nou Camp itu.

Seperti dikutip “nuga.co” dari surat kabar Spanyol terbitan Madrid, “Marca,” Barcelona dan Elche sepanjang sejarah sudah sembilan belas kali berhadapan di Stadion Martinez Valero.

Dari jumlah tersebut Barca ‘cuma’ berhasil membawa pulang tujuh kemenangan. Sementara pada delapan kesempatan lainnya mereka kalah, dan empat lainnya berkesudahan imbang.

Fakta tersebut jelas harus diwaspadai Gerrado Martino, terkait upaya mereka menjadi juara La Liga yang kini peluangnya terbuka lebar lagi. Apalagi dalam beberapa pekan terakhir Barca tengah tidak konsisten dan beberapa kali menelan hasil mengejutkan seperti saat dikalahkan Granada, dan berimbang dengan Getafe.

Tapi Barca juga datang dengan modal sangat baik. Selain semangat besar karena peluang jadi juara kembali datang, Barcelona berhasil menang empat gol tanpa balas pada pertemuan pertamanya dengan Elche di Camp Nou.

Ketika itu gol-gol The Catalans datang dari hat-trick Alexis Sanchez dan satu lainnya dilesakkan Pedro Rodriguez.

Kalau kalah di markas Elche sementara Aletico meraih poin maksimal saat menjamu Malaga, maka titel juara Liga Spanyol akan menjadi milik Atletico.

Gerardo Martino sempat berpikir bahwa kans timnya untuk jadi juara La Liga sudah tertutup. Namun kini Martino boleh merasa optimistis karena peluang juara Barca kembali terbuka.

Namun ternyata dua rival Barca, Atletico Madrid dan Real Madrid, juga gagal memetik poin penuh. Atletico tumbang di markas Getafe, sementara Madrid –yang juga memainkan satu laga tundanya– hanya mendapat dua poin dari dua pertandingan.

“Kami sadar bahwa kami mendapat kesempatan unik. Tapi pertandingan masih harus dimainkan. Anda tidak boleh berasumsi bahwa kami akan menang karena itu berarti tidak respek pada dua lawan terakhir kami,” sahut Martino di situs resmi klub.

“Kami senang kami salah. Tapi setiap orang akan berpikir seperti itu. Sekarang kami senang bisa mendapat kesempatan lagi. Tapi kami harus ingat bahwa Elche sangat kuat di kandang dan butuh poin untuk tetap bertahan,” lanjutnya.

Kendati demikian, Martino menolak anggapan jika Barca mendapatkan kesempatan ini karena faktor keberuntungan. Menurutnya, La Liga memang berpotensi menghadirkan kejutan

“Jika kami ada di situasi seperti ini, itu karena kami layak. Seperti tim lain yang ada di perburuan gelar,” kata Martino.

“Kami kehilangan keunggulan dan memberi tim lain kesempata, dan sekarang hasil tim lain memberi kami kesempatan baru. Saya tidak terkejut dengan cara liga ini berbalik karena ini adalah sepakbola dan segalanya bisa terjadi,” katanya menambahkan.

sumber : barca.co, marca dan football espana

Komentar