“Derby” Etihad Bikin MU Sengsara

Penulis: Darmansyah

Senin, 23 September 2013 | 09:07 WIB

Dibaca: 0 kali

“Derby” Etihad, Minggu malam, 22 September, membuat David Moyes merana untuk menatap lanjutan laga-laga Premier League, setelah “The Citizien” mencampakkan “United” ke lembah neraka kesengsaraan lewat kemenangan telak 4-1, dan melorotkan posisinya di papan tengah klasemen.

“The Guradian” dalam edisi Senin-nya menuliskan dengan miris, bahwa Manchester United telah memberitahukan kejatuhannya di bawah kepemimpinan Moyes. “Sebuah tragedi kesengsaraan telah mendatangi United. Moyes akan memperkenalkan MU sebagai klub papan tengah,” tulis “The Guardian” dengan sendu untuk sang pelatih asal Scotlandia yang menggantikan Sir Alex.

Kekalahan 4-1 Manchester United dalam laga “derby” ini memang amat mengejutkan para pengamat sepakbola. Bermain tanpa van Persie sebagai tandem “double striker” untuk Wayne Rooney, “Iblis merah” itu kelihatan limbung. Tanpa sebuah eksplorasi pola, dan tanpa arah serangan yang tepat.

“MU kehilangan jatidirinya sebagai klub paling elitis di Premier League. Mereka kelihatannya mulai menyadari akan memulai fase baru sebagai klub kelas dua di liga. Mereka bermain tanpa motivasi dan kehilangan sebuah keseimbangan tentang permainan belum berakhir kalau peluit wasit masih diam,” tulis “The Telegraph” tentang kekalahan besar MU di Etihad Stadium.

Bahkan, surat kabar paling elit di Inggris, “The Observer” dengan ekstrim mengirim pesan untuk David Moyes dengan tulisan “nyelekit,” David! Kembalikan United ke Sir Alex .”

Kekalahan United juga dikomentari secara mengejutkan oleh pelatih “”The Citizien.” Manuel Pellegrini senang dengan kemenangan 4-1 yang dicatatkan Manchester City, tapi ia terkejut dan tak menyangka timnya menang dengan skor yang besar.

Menurut “soccernet” City memang kalah dalam penguasaan bola, yang hanya mencatat ball possession City sebesar 42 persen. Tapi mereka lebih agresif dalam menyerang. The Citizens melepaskan lebih banyak tembakan kearah gawang United, yang lima di antaranya berpeluang untuk menghasilkan gol.

City sudah unggul 2-0 di babak pertama berkat gol Sergio Aguero dan Yaya Toure. Aguero dan Samir Nasri kemudian memperlebar keunggulan City melalui gol-golnya di babak kedua sebelum Wayne Rooney mencetak satu-satunya gol MU jelang berakhirnya laga.

Pellegrini tak menyangka City bisa memetik kemenangan telak atas MU. Meski demikian, dia senang dengan dominasi yang ditunjukkan timnya hingga akhirnya bisa menang dengan skor meyakinkan.

“Normalnya, derby lebih berimbang, tapi hari ini kami punya hari yang sangat bagus dan itu memungkinkan kami untuk lebih superior dibandingkan Manchester United hari ini.”

“Saya akan sangat senang jika kami memenangi semua pertandingan dengan skor 4-1, tapi kami harus meningkat di setiap pertandingan. Tidak setiap pertandingan itu sama, kami baru memulai dan semoga kami akan berkembang setiap tahun,” katanya menambahkan.

Sebelum “derby” perdana Manchester itu, Moyes, sebenarnya, punya catatan cukup baik dalam meladeni City. Saat masih menukangi Everton, ia mendapatkan empat kemenangan, sekali imbang dan sekali seri di Etihad. Untuk itulah, sebelum bertanding, para pengamat menjagokan MU bersama Mopyes akan memenangkan laga ini.

“Kami masih mencari bentuk terbaik tim karena awal musim kami lebih berat dibanding klub-klub papan atas Premier League lain. Kami mesti memastikan bisa keluar dari periode sulit ini dengan poin yang cukup baik,” kata Moyes seperti dikutip dari Daily Mail usai kekalahan timnya.

Kekalahan MU di Etihad, Minggu malam itu, sangat memukul Wayne Rooney. Walau pun mencetak satu-satunya gol balasan sulit bagi Rooney untuk menerima kenyataan itu.

“Sulit bagi saya untuk melupakan kekalahan ini,” kata usai laga. Tapi saya akan mencoba melupakan hasil mengecewakan itu, dan bertekad membawa MU bisa mengalahkan Liverpool di laga pertengahan pekan ini.

Di balik kekalahan itu, Rooney menyimpan catatan impresif. Itu merupakan gol keempat striker Inggris tersebut dalam tiga penampilan terakhirnya di seluruh kompetisi.

“Rasanya memang menyenangkan mencetak gol lagi tapi itu tidak berarti apa-apa. Tiga poin adalah hal terpenting pada hari ini dan tidak ada satupun yang berhasil kami dapatkan,” sesal Rooney di situs resmi MU.

“Bagaimanapun, kami mempunyai sebuah laga besar melawan Liverpool pada hari Rabu jadi akan akan mencoba dan melupakan tentang hari ini dan fokus pada pertandingan itu.”

“Tapi aku bersyukur kami punya pertandingan melawan Liverpool pada hari Rabu dan itu adalah sesuatu yang kami nantikan sekarang. Dengan harapan Anda akan bisa memperoleh kemenangan untuk menghapus kekalahan buruk itu dari pikiran,” tuntas Roo.

Komentar