“Derbi London” dan Peran Oezil di Arsenal

Penulis: Darmansyah

Senin, 23 Desember 2013 | 10:33 WIB

Dibaca: 0 kali

Mesut Oezil ketika memberikan kostum Arsenalnya ke mantan pelatihnya di Madrid, Jose Mourinho, ketika laga Arsenal melawan Chelsea beberapa bulan lalu di Emirates


Menjelang laga “londones derbi” nanti malam, Senin, 23 Desember 2013, malam WIB, di Emirates Stadium, ketika Arsenal menjamu Chelsea, pemain keturunan Turki asal Jerman, Mesut Oezil menjadi perhatian kedua pelatih tim

Tidak hanya Arsene Wenger yang girang dengan performa Oezil yang mampu memulihkan posisi Arsenal di Premier League dan Champions League, tapi mantan “bos”nya di Real Madrid, yang kini menjadi seteru timnya di liga, Jose Mourinho, juga sangat senang dengan tampilan “ply maker” itu.

Mourinho menilai Arsenal telah mendapatkan apa yang mereka butuhkan dalam diri Mesut Oezil.

Oezil didatangkan Arsenal dari Real Madrid pada 2 September 2013 atau tiga bulan setelah Mourinho meninggalkan jabatan pelatih Real Madrid dan menerima pekerjaan menangani Chelsea untuk kedua kalinya.

“Mesut adalah pemain fenomenal. Ia adalah salah satu pemain yang Anda beli untuk melengkapi puzzle tim Anda,” ujar Mourinho kepada “skysports.”

“Anda tak perlu waktu, tak membutuhkan apa pun. Pemain itu sudah datang. Anda memiliki ruang kosong yang menunggu untuk diisi olehnya. Anda memasukkan pemain itu di ruang itu, dan Anda secara otomatis tahu bahwa tim Anda menjadi lebih baik.”

“Ada pemain-pemain yang Anda beli dan Anda tahu, ‘sekarang saya harus bekerja; sekarang saya perlu beradaptasi; sekarang saya harus menemukan solusi untuk membuatnya bisa mengeluarkan seluruh kemampuannya; sekarang ia membutuhkan waktu untuk beradaptasi’.”

“Mesut tak membutuhkan apa pun. Ia datang, Arsene Wenger memberinya kostum, ia segera mulai bermain dan tim itu langsung menjadi lebih baik. Saya terkejut Real Madrid menjualnya, tetapi pada saat yang sama saya mengerti alasan Madrid menjualnya.”

“Real Madrid adalah klub besar, tetapi ini juga adalah klub yang perlu membeli Gareth Bale dan Isco. Mereka perlu membeli pemain muda terbaik di Spanyol, Isco. Mereka perlu membeli pemain yang mungkin terbaik di dunia, tetapi tak bermain di klub yang betul-betul besar Tottenham Hotspur.”

“Madrid memiliki Oezil selama tiga tahun. Itu adalah masa-masa yang sangat bagus. Mereka menjualnya untuk mendapatkan uang lebih banyak dari yang telah mereka keluarkan untuk membelinya dan mendapatkan Bale dan Isco.”

Semnatar itu, Arsene Wenger, mengungkapkan Mesut Oezil membutuhkan istirahat karena pemain asal Jerman tersebut mengalami kelelahan. Namun, Wenger menyatakan, Oezil akan libur pascamelawan Chelsea dalam lanjutan Premier League di Stadion Emirates, Senin malam.

Dengan demikian, Oezil kemungkinan besar tidak bermain saat melawan West Ham United di “Boxing Day,” Kamis, pertengahan pekan.

Sejauh ini, Oezil telah tampil dalam 21 laga bersama Arsenal. Ia tercatat bermain penuh selama 14 laga, dan hanya dua kali bermain sebagai pengganti.

“Di Jerman, mereka memiliki waktu libur. Kami mengalami situasi yang sama dengan Jes Lehmann pada musim pertamanya di sini,” jelas Wenger.

“Kami harus memberikan libur untuk Mesut. Namun, bukan besok malam. Dia telah banyak bermain. Namun, kami mendapatkan sedikit waktu istirahat setelah kami melawan Manchster City pada Sabtu lalu dan mudah-mudahan dia bugar,” lanjut Wenger.

Wenger membutuhkan jasa Oezil saat melawan Chelsea untuk mengembalikan Meriam London ke trek kemenangan. Dalam tiga pertandingan terakhir, Arsenal menelan dua kekalahan saat melawan Napoli (0-2) dan Manchester City (3-6).

Kemenangan juga menjadi harga mati demi mengembalikan The Gunners ke puncak klasemen. Arsenal harus turun ke peringkat ketiga setelah digusur Liverpool yang berhasil mengalahkan Cardiff City 3-1, Sabtu.

“Kami memiliki tiga pertandingan besar dalam enam hari. Saya sadar bahwa pada suatu saat kami berada dalam masalah,” tutur pelatih berkebangsaan Perancis tersebut.

Manajer Arsenal, Arsene Wenger, ikut mengomentari situasi Ashley Cole di Chelsea. Wenger mengaku kaget melihat mantan anak buahnya di Arsenal itu kini sering duduk di bangku cadangan.

Dalam beberapa pekan terakhir, Cole kehilangan statusnya sebagai bek kiri utama Chelsea. Manajer Chelsea, Jose Mourinho, kini lebih suka memasang Cesar Azpilicueta di posisi tersebut meski Azpilicueta berposisi asli bek kanan.

Pada laga melawan Arsenal di Emirates Stadium, Selasa dinihari WIB, Mourinho hampir pasti kembali menurunkan Azpilicueta di sisi kiri pertahanan. Hal ini membuat Wenger cukup terkejut. “Ya, memang merupakan kejutan buat saya kalau Ashley dicadangkan oleh Chelsea,” aku Wenger yang dikutip Sky Sports.

“Saya kadang-kadang masih melihat Ashley dalam pertandingan-pertandingan besar. Dia masih bisa tampil bagus,” tambahnya.

Situasi Cole sekarang membuat masa depannya di Chelsea jadi tanda tanya karena kontraknya akan habis pada akhir musim. Kalau bek 33 tahun itu terus-terusan jadi cadangan, posisinya di tim nasional Inggris pun bisa terancam.

Komentar