Dendam “El Clasico” Mulai Ditabuh

Penulis: Darmansyah

Selasa, 29 Januari 2013 | 08:38 WIB

Dibaca: 0 kali

* Messi Ciptakan “Quattrick” ke Gawang Osasuna

BARA dendam “el clasico”  di  pertandingan leg pertama semifinal Copa del Rey,  Rabu (30/01) besok,  di Santiago Bernabeu,  sejak Senin, mulai  ditiup  oleh media  yang memercikkan komentar sumbang tentang dendam, pelecehan, cemohan  serta tudingan  buruk sangka tentang kemungkinan campur tangan wasit untuk membela salah satu tim.

Baik “Blaugrana” Barcacelona  mau pun “Los Blancos” Madrid, sebelum  pagelaran panggung drama “el clasico,”  baru saja memahatkan ketangguhannya masing-masing  sebagai tim “global”  usai Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi memberikan andil gol besar bagi klubnya di dua pertandingan berbeda.

Lionel Messi  telah mengirim isyarat ke Barnebeu tentang “kilikan”nya yang mematikan setelah melakukan “quatrtrick” dengan empat golnya  ke gawang Osasuna dalam lanjutan pertandingan La Liga di Nou Camp, Senin dinihari WIB,   dan Barccelona  unggul 5-1 untuk menambah pundi-pundi angkanya dipuncak klasemen semantara La Liga..

Kemenangan ini makin mengokohkan Barcelona di puncak klasemen dengan 59 angka yang berjarak 14 angka dari Madrid di tempat ketiga. Angka ini bisa makin menjauh lagi karena Barca masih menyisakan satu pertandingan di banding dengan “Los Blancos.”

Jarak angka kedua tim yang sangat jauh telah dijawab oleh Mourinho secara realistis. “Hampir tidak mungkin untuk mengejar Barca di La Liga. Kami masih punya Copa del Rey dan Liga Champions. Kami sudah melupakan La Liga dan sedang berada di jalur yang dekat dengan kenyataaan, Copa del Rey. Kami akan melayani Barca dengan elegan Rabu mendatang,” kata pelatih yang sangat senang di sapa dengan “si special one.”

Sebagai modal menjamu Barca di Barnebeu, Mou menunjuk keperkasaan Ronaldo, yang sehari sebelumnya,  mengingatkan “Blaugrana” bahwa ia bukan pemain nomor dua usai melunasi utang  Real Madrid  atas kekalahan mereka 1-2  di pertandingan kompetisi putaran pertama melawan Getafe. Minggu malam Ronaldo  menjebol gawang  Getafe dengan  “hattrick” tiga gol dan mengantarkan klub “ibukota” itu menang 4-0.

Pada pertandingan La Liga putaran pertama  itu Madrid dipecundangi Getafe  dan menjadi  klub terkaya di dunia itu menjalani hari-hari kelabu. Hari-hari memilukan  bagi Jose Mourinho setelah timnya makin  terpuruk dan menjauhkan jarak perolehan angkanya dengan “Barca.”

Media Spanyol,  yang terkenal ganas dengan berita-berita sepakbola memang menempatkan Barcelona dan Madrid sebagai fokus utamanya. Mereka lebih lembut terhadap Barcelona ketimbang Madrid. Media menjungkirbalikkan penulisan fakta. Untuk  Madrid  sebagai sasaran tembak nomor satu dengan menempatkan sasus tim  secara membabibuta.

Madrid, pekan lalu mengirimkan sinyal ingin berdamai dengan media, setelah babakbelur dihantam berita kepindahan Jose Mourinho,  dibangkucadangkannya Iker Casillas, dakwa dakwi Sergio Ramos dengan pelatih dan siulan penonton Santiago Barnebeu mengejek Mourinho.

Dalam rilis terbarunya, Mourinho meminta kepada penanggungjawab sepakbola Spanyol untuk menunda “el clasico” karena Madrid akan mempersiapkan pertandingan tandangnya ke Old Trafford dalam Enam Belas Besar Liga Champions yang memakai sistem  penyingkiran tim lewat agregat gol. Rilis dari Mou ini langsung disambar media dengan ejekan,”Jangan menjadi anak manja wahai Real Madrid.”

“El clasico,” seperti dikatakan Mou akan menguras tenaga “El Real.” Pertandingan ini tidak hanya melelahkan secara fisik tapi juga melorotkan kejiwaan tim karena didera oleh berita permusuhan dan semangat dendam dari media. Dalam pertandingan itu, Madrid kemungkinan tidak menurunkan kiper Iker Casillas yang mengalami cedera dalam pertandingan melawan Getafe. Ia terpaksa meninggalkan lapangan setelah bertabrakan dengan pemain belakang timnya.

Kemungkinan tidak diturunkannya Casillas telah menjadi laporan utama di hampir media Spanyol. Tapi Mourinho mengatakan, tidak ada kabar yang pasti tentang cederanya Iker. “Dia baik-baik saja dan mulai berlatih ringan,”  kata Sergio Ramos sang bek Madrid yang menyandang  jabatan “co captain” di tim.

Baik Mourinho mau pun manajemen Madrid mengakui babak belurnya mereka menghadapi “campurtangan” media. “Kami lelah meredam hantaman media. Juga lelah menyatukan tim untuk menghapus berita burung yang sumbernya tidak jelas dan dimakan secara mentah oleh media,” kata Laporta Perez, Presiden Real Madrid, dengan serius.

Hari Minggu lalu, media Spanyol yang dimotori oleh surat kabar  paling berpengaruh “Marca,” secara serempak membocorkan berita pertemuan Iker Casillas dan Sergio Ramos dengan  President Madrid, Perez, tentang ancaman para pemain untuk hengkang dari klub kalau  Jose Mourinho  masih dipertahankan  Barnebeu.

Walau pun Perez dan Casillas, sehari setelah bocornya berita  itu, membantah tentang isi pertemuannya membicarakan keberadaan Mou di Madrid. “Kami hanya  membicarakan tentang cederanya kiper utama itu,” bantah Perez. Media  Spanyol tak duli dengan bantahan Perez. “Marca” dalam  edisi Seninnya melaporkan tentang adanya pembicaraan Mourinho dari Real. “Mou akan menunggu reaksi manajemen Madrid. Apakah mereka berani memutuskan kontraknya yang akan berakhir 2016 dengan membayar kompensasi jutaan dollar sesuai dengan perjanjian dua tahun lalu itu,” tulis “Marca.”

Mourinho tak kalah sengitnya menampik berita bohong yang ditebarkan media Spanyol, terutama “Marca.” Mourinho, Sabtu  mengadakan jumpa pers dan melontarkan teka teki tentang keinginannya mendapatkan Piala Champions untuk ketiga kalinya, dengan Madrid atau klub lain.

Pernyataan Mou ini ditangkap oleh media sebagai isyarat kepindahannya dari Madrid. Bahkan beberapa pengamat telah menggadang-gadang Mou akan kembali ke Inter Milan setelah pintu PSG tertutup baginya. “Ia bisa saja ke Chelsea atau MU. Dua klub yang keberadaan pelatihnya bisa dispekulasikan. Chelsea masih dilatih oleh Rafael Benitez dengan status “caretaker”  sedangkan MU masih menunggu isyarat apakah Fergie akan menjalani pensiun. Hanya dua klub besar itu yang bisa menjadi tempat labuh pelatih jenius kaliber Jose Mourinho,” tulis Associated Press Sport dalam analisanya kemana Mou akan pergi usai pergi dari El Real.”

Spekulasi kepindahan Mourinho pekan lalau telah dibantak oleh Perez. “Jose tidak kemana-mana. Ia akan bersama kami di Madrid sampai kontraknya berakhir.”

Komentar