Debat Atas “Diving” Rooney Makin Panas

Penulis: Darmansyah

Rabu, 18 Februari 2015 | 15:55 WIB

Dibaca: 0 kali

Pro-kontra atas aksi “diving” Wayne Rooney, ketika Manchester United memenangkan laga perdelapan fina Piala FA, ketika melawan Preston North End, Selasa dinihari 17 Februari 2015, kemarin makin hangat mengisi “talk show” televisi dan surat kabar Inggris hingga Rabu, 18 Februari 2015.

Serlain kecaman atas aksi terkulai Rooney ini, satu persatu dukungan juga terus berdatangan.

Rooney terjatuh saat berada di kotak terlarang, setelah kiper Preston, Throsten Struckmann mendekatinya.

Dalam tayangan ulang, Struckmann sama sekali tak menyentuh kapten Timnas Inggris tersebut, apalagi hingga membuat pelanggaran keras.

Namun, wasit Phil Dowd tetap memberikan penalti untuk United. Rooney tampil sebagai eksekutor dengan sempurna, sekaligus menambah keunggulan The Red Devils menjadi satu banding tiga gol.

Kemenangan atas Preston ini membuat United lolos ke perempatfinal.

Di laga berikutnya, United akan menghadapi tim kuat, Arsenal pada 07 Maret 2015 mendatang di Old Trafford.

“Lihat, ini merupakan sebuah perdebatan, di mana Anda semua dapat melihat dalam tayangan ulang dan membuat komentar, tetapi dalam pertandingan sebenarnya, itu sangat sulit,” kata Rooney, seperti dilansir Mirror, Rabu, 18 Februari 2015.

“Ini adalah situasi ketika semuanya terjadi dengan sangat cepat. Ini sungguh sulit dan bisa terjadi setiap saat. Mungkin tidak ada kontak, tetapi dia masih harus melakukan sesuatu untuk menghindari tabrakan ketika itu terjadi dalam kecepatan tinggi,” bela mantan pemain MU, Louis Saha.

Pelatih tim nasional Inggris, Roy Hodgson memberikan pembelaannya kepada Wayne Rooney atas tuduhan melakukan diving. Menurutnya, Rooney hanya menghindari terjangan kiper lawannya itu.

Dalam laga itu, United sempatya tertinggal lebih dahulu melalui gol yang dicetak Scott Laird di awal babak kedua.

Namun,The Red Devils mampu menyamakan kedudukan melalui gol Ander Herrera, sebelum berbalik unggul dari gol yang dilesakkan Marouane Fellaini dan eksekusi penalti Rooney dipenghujung laga.

Atas tuduhan aksi diving ini, Hodgson mengatakan bahwa Rooney tak melakukan diving di laga tersebut.

“Jika Anda memimpin pertandingan secara langsung, tanpa tayangan ulang kini kita bisa melihat, saya tidak berpikir orang akan mengatakan itu bukan sebuah pelangaran.”

“Penjaga gawang lawan keluar dengan sangat cepat dan melancarkan kedua kakinya, Wayne menyentuh bola lalu melewatinya,” pungkas eks pelatih Liverpool itu.

Sementara itu, atas kemenangan Manchester United, Jonny Evans, pemain bertahan United, memberikan pujiannya kepada sang pelatih, Louis van Gaal.

Bahkan, pemain asal Irlandia Utara itu menilai Van Gaal sukses membuat skuad The Red Devils semakin solid dibandingkan musim lalu.

Van Gaal resmi menjabat sebagai manajer United pada awal musim ini usai mengantikan tempat David Moyes yang dianggap gagal total oleh manajemen klub.

United sempat berkutat di papan tengah Premier League dan menerima kekalahan memalukan atas MK Dons di ajang Capital One. Namun, kini klub pemegang gelar juara Premier League 20 kali itu mulai menemukan karakter permainan yang sebenarnya.

United sukses menempati urutan ketiga pada tabel klasemen Premier League serta lolos ke babak perempatfinal FA Cup musim ini. Melihat hal itu, lantas membuat Evans pun memberikan komentarnya.

Ia mengakui bahwa faktor tangan dingin Van Gaal-lah yang membuat United mampu kembali menjadi tim kuat saat ini.

“Saya pikir kami telah menunjukkan perbaikan Anda dapat melihat dari performa di awal musim yang kurang baik dan tak ada hasilnya,” ujar Evans, seperti dilansir Sportsmole, Rabu, 18 Februari 2015.

Komentar