Conte Resmi Menolak Melatih Real Madrid

Penulis: Darmansyah

Selasa, 13 November 2018 | 09:27 WIB

Dibaca: 0 kali

Pelatih asal Italia Antonio Conte mengakui menolak tawaran menjadi pelatih Real Madrid menggantikan Julen Lopetegui yang dipecat.

Conte sempat digadang-gadang bakal direkrut Madrid selepas Lopetegui dipecat. Los Blancos pun akhirnya memilih menunjuk staf pelatih, Santiago Hernan Solari, sebagai juru taktik baru.

Belakangan, Conte mengakui menolak tawaran menjadi pelatih Madrid musim ini seperti diberitakan media Spanyol, AS.

“Pelatih seperti saya lebih baik menunggu hingga Juni [musim berakhir] untuk mencari pekerjaan baru. Namun, Anda memang tidak akan pernah tau,” ujar Conte.

“Mungkin dalam dua atau tiga bulan hasrat untuk menjadi pelatih bakal kembali lagi dan saya bakal membuat kebohongan apa yang saya katakan.”

Conte juga menanggapi pernyataan Sergio Ramos yang mengatakan pelatih yang cocok di Real Madrid adalah mereka yang bisa memberikan kemenangan demi kemenangan. Ramos kemudian menegaskan pelatih seperti itu baru mendapatkan respek dari para pemain.

Mantan manajer Chelsea itu pun tak setuju dengan pendapat Ramos yang seolah menyindir Lopetegui yang jarang sekali menang.

“Pelatih harus membawa sikap baik dan respek ketika ia tiba di ruang ganti. Itu merupakan hal mendasar karena jika Anda tidak memilikinya, masalahnya dimulai.”

Conte pernah merasakah masa-masa indah ketika menjadi pelatih Juventus maupun menangani Timnas Italia pada Piala Eropa 2016. Kemudian ia menjadi manajer Chelsea. Di skuat The Blues, ia hanya merasakan pengalaman manis di musim pertama, lantas didepak di musim berikutnya.

Saat disinggung kemungkinan Conte untuk kembali melatih di klub-klub Italia, ia tidak lantas menampiknya.

“Di mana Anda bakal melihat saya? Nah, saat ini saya berada di rumah [Italia. Saya sedang belajar, memperhatikan pertandingan membantu pekerjaan kolega.”

“Kembali ke Italia? Anda tak akan pernah tahu. Saya adalah orang Italia dan senang berada di sini, tapi tak menolak jika kembali melatih di luar negeri,” terang Conte.

Conte sendiri  dikabarkan ingin menggantikan posisi Jose Mourinho di Manchester United

Sebelumnya, bersama Roberto Martinez, Antonio Conte diklaim sebagai kandidat kuat untuk menjadi pelatih baru Madrid, mengisi posisi kosong yang ditinggalkan Julen Lopetegui.

Hanya saja, laporan Mirror menyebutkan Conte sangat berhasrat untuk menjadi manajer di Man United. Terlebih lagi saat ini posisi Mourinho di Old Trafford juga tengah goyah karena hasil buruk Setan Merah

Menurut pemberitaan Mirror dari La Gazetta dello Sport, manajemen Madrid menjadikan Jose Mourinho sebagai target utama mereka, bukan Conte. Karena itu juga Presiden Madrid Florentino Perez sangat mengharapkan manajer asal Portugal itu kembali ke Santiago Bernabeu.

Jika Mourinho ke Madrid pada musim panas nanti, maka Conte akan berpeluang mengisi tempat manajer yang selama tiga musim terakhir menjadi milik The Special One.

Sampai dengan saat ini hubungan Conte dengan Madrid masih sebatas rumor. Los Blancos memiliki waktu hingga dua minggu ke depan untuk menentukan pelatih pengganti. Untuk sementara, posisi pelatih diisi Santiago Solari yang sebelumnya merupakan pelatih Madrid Castilla.

Beberapa media menyebut salah satu hambatan Conte tiba di klub ibu kota Spanyol itu adalah pertentangan dari skuat Madrid sendiri, salah satunya bek sekaligus kapten Sergio Ramos.

Belum lama ini Ramos disebut-sebut mengindikasikan penolakan terhadap Conte lantaran diklaim bisa membuat kisruh di Madrid. Dikutip dari AS, menurut Ramos kondisi ruang ganti juara bertahan Liga Champions itu lebih penting dibanding manajer yang memiliki pengetahuan teknis mumpuni seperti Conte.

Conte sendiri belum memiliki klub lagi usai dipecat Chelsea pada musim panas lalu. Sejak didatangkan The Blues Conte mendapatkan kontrak tiga musim

Selain Conte, ada empat pelatih yang menolak dating ke Real Madrid.

Salah satunya pelatih Juventus Aleggeri

Allegri telah dinobatkan sebagai manajer terbaik di liga Italia selama beberapa musim. Pelatih asal Italia ini menjadi satu-satunya manajer kasta Eropa teratas yang memenangkan dua gelar di kompetisi domestik dalam empat musim berturut-turut.

Setelah kepergian Zinedine Zidane, Presiden Real Madrid Florentino Perez telah menghubungi Allegri untuk mengambil alih manajerial klub. Namun, Allegri menolak dan masih berkomitmen untuk Juventus.

“Saya katakan tidak kepada Real Madrid. Saya melakukannya dalam telepon dengan Florentino Perez karena saya telah berjanji kepada Presiden Agnelli,” ujar Allegri dilansir dari laman Sportskeeda.

“Saya berterima kasih kepada Florentino untuk tawarannya tapi saya katakan saya tidak dapat menerima tawaran tersebut karena rasa hormat saya kepada Juventus,” jelasnya.

Selain itu ada Nagelsmann. Ia saat ini diebut-sebut sebagai pelatih muda terbaik di Eropa dan telah menerima telepon dari Santiago Bernebau pada Juli lalu.

Pelatih asal Jerman ini berhasil membawa TSG Hoffenheim tampil pertama kalinya di pentas bergengsi Liga Champions, juga mengakhiri Bundesliga Jerman di urutan ketiga musim lalu.

Tak dimungkiri lagi Wenger merupakan salah satu pelatih legendaris sepanjang masa. Dalam wawancaranya bersama beIN SPORTS, ia mengaku telah menolak dua atau tiga kali tawaran melatih Los Blancos ketika masih memimpin Arsenal.

“Real Madrid, saya pikir saya telah menolaknya dua sampai tiga kali. Mereka salah satu tim yang saya sukai sejak kecil tapi saya merasa itu sangat sensitif untuk Arsenal,” ujar Wenger.

Komentar