“Comeback”nya Barca di La Liga

Penulis: Darmansyah

Senin, 23 Desember 2013 | 09:52 WIB

Dibaca: 0 kali

Barcelona hanya memberi kesempatan selama dua puluh dua jam bagi Atletico Madrid untuk menikmati puncak klasemen La Liga, untuk kemudian mengambilnya kembali setelah kemenangannya di Nou Camp itu atas Getafe, Minggu, 22 Desember 2013, malam WIB, dan memastikan klub “Catalans” itu menutup tahun di posisi teratas klasemen.

“Blaugrana,” sudah berada di posisi tersebut sejak bulan Januari lalu.

Barcelona yang bertandang ke Getafe Stadium tanpa lima pilarnya, Lionel Messi, Neymar, Victor Valdes, Xavi Hernandez dan Carles Puyol yang selain mengalami cedera, juga disebabkan oleh akumulasi dua kartu kuning seperti Neymar .

Tanpa lima penopangnya, Barca sepertinya oleng dan di awal laga, oleh banyak pengamat, dipresiksi akan menelan kekalahan. Betul saja, Barca tertinggal dua gol tanpa balas di lima belas menit pertama pertandingan.

Tapi Barca yang Barcelona. Mereka membalikkan keadaan dan meraih kemenangan gemilang 5-2, berkat penampilan impresif Pedro yang membuat “hat-trick” dan memberi satu assist.

Tiga poin dari laga tersebut membuat Barca kembali ke puncak klasemen La Liga Primera, yang sebelumnya diambil Atletico Madrid. Sukses tersebut sekaligus memastikan Barcelona menyudahi 2013 sebagai pemilik posisi teratas.

Tabloid terkenal Spanyol terbitan Madrid, “Marca,” menuliskan, selama 55 pekan secara beruntun Barca ada di nomor satu. Catatan tersebut mengalahkah rekor sebelumnya yang dimiliki a Madrid, yang pada musim 1986-87 dan 1987-88 yang berhasil berada di puncak klasemen selama 54 pekan secara beruntun.

Pelatih Barcelona, Gerardo Martino, mengakui timnya bermain buruk pada dua puluh menit awal pertandingan melawan Getafe di Stadion Coliseum Alfonso Perez, Madrid..

Barcelona secara mengejutkan tertinggal dua gol dalam waktu empat belas menit awal laga. Dua gol cepat Getafe dihasilkan oleh Sergio Escudero pada menit ke-10 dan Lisandro Lopez empat menit kemudian.

Barcelona sukses membalikkan skor melalui tiga gol Pedro Rodriguez sebelum jeda. Lantas, pada babak kedua, Barcelona menambah keunggulan lewat dua gol Cesc Fabregas, sekaligus menutup pertandingan dengan kemenangan 5-2.

“Pedro bermain luar biasa malam ini. Dia selalu mencetak gol. Tetapi, seluruh pemain juga bermain bagus. Rahasia Pedro adalah dia tak pernah menyerah. Itulah mengapa semua pelatih menyukainya,” tandas Martino.

Tentang absennya bintang-bintang Barca itu, Gerarrdo Martino mengatakan, meski kami menang, kami selalu merindukan pemain-pemain seperti Valdes, Xavi, Messi atau Neymar. Pada Januari nanti mereka semua akan kembali ke tim ini.

Terkait trigol yang dibuat Pedro, Martino juga memberikan kredit khusus pada pesepakbola asal Spanyol itu. Meski jatah bermainnya sebagai starter tak banyak, Pedro disebut Martino selalu tampil dengan kemampuan penuh.

“Pedro tak harus mencetak tiga gol karena dia selalu bikin gol. Pedro menjalani pertandingan yang fantastis dan tim ini juga bermain bagus. Dia punya kemampuan untuk mencetak gol, bukan hanya bersama Barcelona tapi juga di timnas Spanyol.”

“Pedro tak pernah menyerah. Tak peduli apakah dia starter atau bukan jika masuk dalam pertandingan dia tak pernah menyerah. Dia bermain pada posisi yang punya banyak persaingan,” tuntas Martino di situs resmi klubnya.

Sempat tertinggal dua gol, Barcelona akhirnya bisa memetik kemenangan saat berhadapan dengan Getafe. Pedro Rodriguez pun senang dengan reaksi yang ditunjukkan oleh Los Cules itu.

Soal kemenangan Barca kali ini, Pedro pun melontarkan komentarnya,”Kami senang dengan reaksi tim usai ketinggalan.

Kepada “Football Italia,” ia menyatakan, kami bisa melalukan reaksi, sikap dari rim sangat bagus.

Setelah laga melawan Getafe ini, La Liga akan memasuki masa jeda. Liga Spanyol akan kembali bergulir pada awal Desember mendatang, yang mana Azulgrana akan berhadpan dengan Elche.

Komentar