City-United Sama dengan Pep Versus Mou

Penulis: Darmansyah

Senin, 29 Agustus 2016 | 09:25 WIB

Dibaca: 0 kali

Usai pekan ketiga Premier League, Senin dinihari WIB, 29 Agustus 2016, rivalitas Manchester City dan Manchester United makin membenarkan pendapat pengamat bahwa Pep Guardiola dan Jose Mourinho akan menjadi sentra opini persaingan kedua klub.

Dalam tiga laga yang telah dipertandingkan, kedua klub, City dan United,  plus Chelsea, kini sama-sama mengantongi sembilan angka dengan “keuntungan” selisih gol yang bagus menempatkan City di puncak klasemen.

United sendiri berada di posisi tiga klasemen.

Rivalitas duo Manchester,  diyakini bakal sengitdan hingga usai pekan ketiga persaingan duo Manchester mulai terlihat jelas.

Setelah United sukses menaklukkan Hull City lewat gol Marcus Rashford di masa injury time, City kemudian memberikan jawaban lewat kemenangan tiga gol berbanding satu atas West Ham sehari setelahnya.

Hasil positif di pekan ketiga ini membuat United dan City sama-sama meraih sembilan poin di tiga pekan awal.

Ini merupakan kali kedua dalam sejarah ketika duo Manchester sama-sama memetik hasil sempurna di tiga pekan awal.

Sebelum musim ini, hasil sempurna yang didapat duo Manchester ada di lima musim lalu..

Setelah sama-sama mencatat start bagus di awal musim, mereka terus bersaing hingga akhir musim.

Pada akhirnya ketika itu City mampu jadi juara Liga Inggris lewat cara yang dramatis di masa injury time.

Berbeda dengan lima tahun silam, ketika duo Manchester terlihat begitu dominan sepanjang musim, persaingan musim ini sepertinya tak akan hanya diisi oleh saling sikut antara United dan City.

Beberapa tim lain juga patut diwaspadai dan sejauh ini Chelsea telah membuktikan bahwa mereka juga layak ditakuti musim ini.

Pada pekan ketiga, Chelsea mengalahkan Burnley dengan skor tiga gol tanp[a balas. Hasil ini juga mengantar Chelsea meraup poin sempurna seperti halnya duo Manchester.

Sementara itu tim-tim favorit lainnya seperti Arsenal, Liverpool, Tottenham Hotspur, dan juga juara bertahan Leicester City sudah kehilangan banyak poin di awal kompetisi ini.

Spurs mengoleksi lima poin, sedangkan Arsenal, Leicester, dan Liverpool baru menggenggam empat poin dari tiga pekan yang telah dilalui.

Pep Guardiola, usai timnya mengalah West Ham,  mengaku puas dengan performa skuat asuhannya

Kemenangan tuan rumah tercipta berkat sepasang gol Raheem Sterling dan sebuah gol Fernandinho. Sementara gol balasan West Ham ditorehkan gelandang asal Inggris, Michail Antonio.

“Kami bisa tampil lebih baik lagi, tidak ada keraguan tentang itu. Kami baru dua bulan bersama di sini dan saya tidak membayangkan bisa bermain seperti ini dalam waktu yang singkat,” kata Guardiola seperti dikutip dari laman situs “daily mail,” Senin, 29 Agustus 2016.

“Kami tampil baik di babak pertama. Setelah mendapat gol balasan dari West Ham dari peluang pertama yang mereka ciptakan, kami memiliki mental yang sangat baik untuk mengendalikan emosi.”

Namun secara keseluruhan, Guardiola mengaku puas dengan performa skuatnya. “Mulai dari sesi latihan pertama, laga persahabatan, maupun pertandingan resmi saya tidak pernah komplain tentang sikap dan perilaku yang dimiliki skuat ini,” ujar mantan pelatih Barcelona tersebut.

Ini menjadi kemenangan ketiga beruntun yang diraih The Citizens Sebelumnya, Sergio Aguero dkk sukses melumat Sunderland dan Stoke City.

Kemenangan atas West Ham membuat ManCity kembali ke puncak klasemen Liga Primer karena unggul jumlah gol dari Chelsea dan Manchester United yang sama-sama mengoleksi sembilan poin.

Tak butuh waktu lama bagi “Manchester Biru” untuk mencetak gol keunggulan. Kerja sama apik antara David Silva, Nolito, dan Raheem Sterling berbuah manis di menit ketujuh.

Silva dengan jeli mengirimkan umpan terobosan kepada Nolito yang bergerak ke sisi kiri. Pemain sayap Spanyol tersebut kemudian menyodorkan umpan tarik mendatar ke kotak penalti yang disambut tembakan keras Sterling.

Alih-alih mencetak gol penyeimbang, gawang West Ham yang dikawal Adrian kembali bergetar. Kali ini giliran Fernandinho yang berhasil memanfaatkan situasi bola mati.

Sundulan keras Fernandinho memanfaatkan tendangan bebas Kevin De Bruyne tak mampu dijangkau Adrian.

Atmosfer pertandingan berubah di babak kedua. The Hammers yang pada babak pertama cenderung tertekan justru gencar membangun serangan. Alhasil, gol balasan pun tercipta di menit ke-58.

Berawal dari pergerakan Masuaku yang berhasil merangsek dari sisi kiri diteruskan dengan melepaskan umpan silang ke kotak penalti. Michail Antonio berhasil memenangkan duel dan menyambut umpan dengan sundulan telak sekaligus mengubah skor

Sergio Aguero nyaris memperlebar keunggulan ManCity. Menerima umpan Fernandinho di kotak penalti, sayang tembakannya masih mampu diblok Adrian.

Penjaga gawang West Ham, Adrian tampil cemerlang. Kiper asal Spanyol tersebut mampu mementahkan sedikitnya dua peluang bersih Samir Nasri dan Sterling.

Upaya ManCity untuk memperlebar keunggulan akhirnya tercipta di injuri time lewat gol cantik Sterling.

Pemain sayap internasional Inggris itu berhasil mengecoh Adrian dan leluasa menyarangkan bola ke gawang kosong sekaligus mengunci kemenangan The Citizens.

Ini menjadi kemenangan ketiga secara beruntun yang diraih ManCity di Liga Primer. Sebelum menaklukkan West Ham, tim asuhan Pep Guardiola sukses melumat Sunderland dan Stoke City.

Kemenangan ini membuat ManCity kembali ke puncak klasemen Liga Primer karena unggul jumlah gol dari Chelsea dan Manchester United yang sama-sama mengoleksi sembilan poin.

 

Komentar