close
Nuga Bola

City Siapkan Ancelotti Gantikan Pellegrini

Kekalahan Manchester City dari Crystal Palace, dua gol berbanding satu, di Selhurst Park, pada pekan ketiga puluh satu Liga Primer, Selasa dinihari WIB, 07 April 2015, menyeret posisi Manuel Pellegrini kesatu kata,”pemecatan.”

Kekalahan ini pula menjadi titik balik dari ambisi klub Etihad itu untuk mendapatkan gelar Premier League hapus. Tidak hanya trofi Liga Primer, tiga trofi lainnya yang diburu City juga sudah menguap. Piala Liga, Pila FA dan terakhir Liga Champions.

Kegagalan ini makin mendekatkan “pengusiran” Pellegrini dari Etihad setelah City memberi sinyal ingin mendatang Carlo Ancelotti dari Real Madrid.

Manajemen City dikabarkan telah mengontak agen Ancelotti untuk menangani “Citizen.”

Ancelotti sendiri sudah merasa tidak nyaman di Barnebue usai Real Madrid disalip oleh Barcelona di La Liga dan ditendang dari Copa del Ray oleh Atletico Madrid. Real kini hanya punya satu kesempatan meraih trofi dari Liga Champions.

Terhadap rumor yang berkembang bahwa ia akan digantikan Ancelotti, Pellegrini tetap tenang. Dia tak takut akan mendapatkan surat pemecatan dari pihak klub.

“Saya tak mengkhawatirkan pekerjaan saya. Itu adalah hal yang tak pernah saya khawatirkan,” ucap Pellegrini di Sky Sports.

“Saya tak pernah takut soal itu. Saya melakukan pekerjaan saya, saya sangat senang. Tim mungkin menjalani musim yang berat, tapi tak pernah khawatir soal saya,” kata pria asal Chile itu.

“Kami tidak memikirkan soal Chelsea, atau soal titel. Kami cuma berusaha memenangi pertandingan-pertandingan kami,” tuturnya.

Pellegrini menjadi manajer City sejak 2013 untuk menggantikan Roberto Mancini. Pada musim lalu, dia mempersembahkan gelar Liga Primer Inggris dan Piala Liga Inggris.

Manchester City, yang di awal laga Liga Primer, sempat menjadi penantang serius untuk meraih gelar juara menuai hasil jelek belakangan yangmembuatnya terseret dalam perebutan zona empat besar.

Tim besutan Manuel Pellegrini itu kini tersendat di urutan keempat klasemen sementara. tertinggal sembilan poin di belakang pemuncak klasemen, Chelsea.

Padahal, City dan Chelsea sempat bersaing ketat di papan teratas klasemen. Keduanya bahkan sempat memiliki poin sama pada bulan Januari.

Namun, sejak saat itu, performa City malah menurun. Selain terseok-seok di Premier League, City juga tersingkir dari dua buah kompetisi, yakni Piala FA dan Liga Champions, membuat harapan mereka meraih trofi pupus satu per satu.

The Citizens kini pun ikut berebut posisi empat besar bersama dengan Arsenal dan United dengan tujuh laga tersisa. Tidak hanya itu, Liverpool yang berada di posisi kelima juga mengincar mereka. Saat ini, Liverpool berselisih tujuh poin dengan City.

Manchester City sudah dijauhi Manuel Pellegrini cuma berharap mereka tak mengalami kesialan yang sama di laga-laga tersisa.

“Saya yakin bahwa bermain dengan cara yang kami lakukan hari ini, kami akan memenangi lebih banyak pertandingan daripada kalah,” kata Pellegrini dikutip Manchester Evening News.

“Saya harap kami terus bermain seperti ini dan lebih beruntung daripada yang kami alami hari ini,” imbuhnya.

Kekalahan ini membuat kans City menyalip Chelsea dan mempertahankan gelar juara Premier League makin pudar.

Staf pelatih Timnas Inggris, Gary Neville mengomentari hasil minor yang diderita Manchester City, Selasa dini hari WIB,mengatakan, The Citizens tak memiliki ambisi untuk mempertahankan trofi Premier League dan tidak punya mentalitas juara.

Legenda Setan Merah itu menambahkan, City telah mengalami penurunan penampilan dibandingkan dengan musim lalu.

Klub bertabur bintang itu terancam nirgelar musim ini, jika mereka gagal mengangkat trofi Premier League.

“City mengalami masalah mentalitas, tidak ada keraguan akan hal itu. Tim ini tidak dapat mempertahankan keberhasilan yang mereka raih musim lalu dan saya pikir itu merupakan hal yang mengerikan.”

“ Ketika Anda menang, seharusnya Anda kembali lagi dengan rasa lapar yang sama, sementara mereka tidak. City sampai di puncak, dan terjun begitu saja,” tutur Neville, melansir Sky Sports News, Selasa, 07 April 2015.

“Jelas, City tidak dapat mendobrak barisan pertahanan Crystal Palace yang tampil solid dan kokoh. Berulang kali Chelsea memiliki masalah yang sama musim lalu, dan mereka kehilangan gelar Premier League karena hal itu.”

“Hal ini yang dialami City malam ini, mereka tidak memiliki kekuatan cukup untuk menghancurkan Palace. Saya pikir mereka tidak punya mentalitas,” tuntasnya.

sumber : sky sport, daily mail dan mirror

Tags : slide