City Memutus Rantai Kemenangan Bayern

Penulis: Darmansyah

Rabu, 11 Desember 2013 | 11:25 WIB

Dibaca: 0 kali

Manchester City mengakhiri “superioritas” Bayern Muenchen dalam laga fase grup, matchday ke-enam, Champions League, Rabu, 11 Desember 2013, dinihari WIB, di Allianz Arena, yang mementaskan permainan “kelas dua” karena kedua tim menurunkan pemain “bangku-cadangan”

Baik Bayern maupun Citizien, sudah memastikan lolos ke babak “knock out” di laga “matchday” kelima pekan lalu. Pertandingan “hibiuran” di Allianz Arena, baik bagi City, dan juga Bayern Muenchen, tidak mengubah posisi mereka sebagai juara dan runner up grup.

“Sky Sports,” yang mengomentari hasil pertandingan itu menyatakan, tidak ada yang harus disesali dari kekalahan itu oleh Bayern Muenchen, sang juara bertahan. Bahkan, Joseph “Pep” Guardiola, pelatih Bayern, usai laga, dengan gontai dan tanpa beban mendatangi pelatih City, Pellegrini dengan salam dan senyum lepas.

“Ini pertandingan hiburan bagi kedua tim. Kami menurunkan pemain cadangan. City, seperti saya tahu, juga tidak terlalu memikirkan kemenangan ini. Mereka lebih konsentrasi menghadapi laga “super sunday” melawan Arsenal di Premier League,” ujar Pep Guardiola.

Sempat tertinggal dua gol dari Bayern Munich, Manchester City mengakhiri laga dengan kemenangan 3-2. James Milner yang tampil sebagai kunci kemenangan, menyebut hasil itu menggambarkan kualitas City.

Milner boleh dibilang menjadi pemain kunci kemenangan City atas Die Roten itu. Dia mencetak assist atas gol pertama City yang dicetak oleh David Silva.

Sementara gol kedua City atas nama Aleksandar Kolarov yang dicetak lewat titik putih berawal dari pelanggaran Dante pada Milner di kotak penalti.

Milner menjadi penentu kemenangan City dengan gol yang dicetaknya saat pertandingan nerjalan di menit ke-63.

“Kemenangan ini berbicara banyak mengenai ruang ganti dan karakter para pemain. Ini merupakan awal yang sangat buruk dan kami kebobolan gol-gol akibat ceroboh,” kata Milner di “Skysports.”

“Tapi, bertandang ke tempat seperti ini dan tertinggal 2-0, lalu bisa comeback dan memenangi laga menunjukkan karakter di ruang ganti tim ini.”

“Kemenangan ini tak cukup untuk menjadi juara grup, tapi ini menunjukkan jenis permainan yang kami butuhkan di babak berikutnya. Kami bisa datang ke tempat seperti ini dan mencetak beberapa gol.”

“Kami ingin membalas dendam setelah kekalahan di pertandingan pertama ketika City kalah 3-1. Ini akan memberi kami keyakinan lebih. Kami akan bertanding melawan tim bagus seperti Bayern di babak selanjutnya,” ujarnya.

Usai laga kepada “Sports Mole,” Munich Pep Guardiola mengatakan timnya harus menerima kekalahan dan belajar dari hal tersebut. “Menghadapi tim seperti Manchester City, hal ini selalu bisa terjadi,” kata Guardiola.

“Kami harus menerima kekalahan ini dan memahami bagaimana itu bisa terjadi menghadapi tim-tim semacam ini,” lanjutnya.

Pemain Manchester City Milner melakukan selebrasi usai menjadi penentu kemenangan timnya atas Bayern Muenchen di laga “matchday” terakhir fase grup di Allian Arena, Rabu dinihari WIB

Kemenangan atas Bayern Munich, bagi Menuel Pellegrini, adalah prestise Bagi Pellegrini pribadi, kemenangan tandang atas juara bertahan ini juga bermakna tak ada perbedaan kualitas yang mencolok antara kedua klub. Apalagi di laga dinihari tadi City memulai laga tanpa sejumlah pemain pilarnya.

“Kami ingin membalas dendam pertandingan pertama dan menunjukkan bahwa antara tim kami dan Bayern tidak demikian berbeda,” kata Pellegrini seperti dilansir “BBC”.

“Bisa menang di sini dan mencetak tiga gol tanpa Vincent Kompany, Yaya Toure, Alvaro Negredo, dan Sergio Aguero menunjukkan kami punya skuat yang sangat bagus, jadi ini adalah kemenangan yang sangat penting,” tambahnya.

Lebih lanjut lagi, Pellegrini berharap kemenangan tandang ini memberi suntikan moral tersendiri untuk timnya, utamanya mengingat mereka punya catatan kurang apik di laga tandang Premier League musim ini.

“Saya harap hasil ini akan punya efek positif pada musim kami. Saya tahu bahwa kami tidak punya hasil-hasil bagus di Premier League saat bermain tandang, tapi kami tidak bermain buruk di laga-laga tersebut. Jadi kami harus terus mencari gaya bermain dan laga ini bisa sangat penting untuk kami,” ujar pria asal Chile ini.

Komentar