City Menangkan Maraton Premier League

Penulis: Darmansyah

Jumat, 9 Mei 2014 | 10:28 WIB

Dibaca: 0 kali

Manchester City, tulis “Mirror,” surat kabar Inggris ternama terbitan London, pada edisi, Jumatnya, 09 Mei 2014, menuliskan klub Manchester Biru Langit” itu telah memenangkan marathon Premier League, ketika Minggu malam, 11 Mei 2014, menutup laga melawan West Ham di Etihad Stadium, dengan predikat juara.

Langkah City ini memang tidak mudah. Melelahkan dan penuh drama sepanjang kompetisi liga. Untuk itulah manajer Arsenal Arsene Wenger menyebut Manchester City telah memenangi perlombaan marathon di fase terakhir.

City tinggal selangkah lagi menjuarai Premier League musim ini. Satu angka dari laga kontra West Ham United akhir pekan ini akan memastikan trofi jatuh ke tangan The Citizens.

Menariknya, City baru kembali ke puncak klasemen di dua pekan terakhir. Secara keseluruhan, musim ini anak asuh Manuel Pellegrini cuma menempati posisi terdepan selama sebelas hari setelah sebelumnya berada jauh di belakang para rivalnya.

Arsenal misalnya, tercatat oleh Opta paling lama memuncaki klasemen dengan seratus dua puluh delapan, diikuti Chelsea dengan enam puluh empat hari, dan Liverpool yang menghabiskan lima puluh sembilan hari.

Wenger pun mengakui jika City berhasil unjuk gigi di saat-saat terakhir.

“Sepertinya City akan memenangi gelar sekarang. Akan butuh keajaiban agar mereka tak memenanginya,” kata Wenger di situs resmi klub.

“Ini adalah sebuah musim di mana City memenanginya di akhir, di luar akal sehat. Mereka memenangi sebuah maraton dan mereka tancap gas di lap terakhir. Tapi mereka tancap gas di saat yang penting,” demikian manajer asal Prancis ini.

Sedangkan Liverpool justru tersalip menjelang kompetisi berakhir, menurut Wenger,l hanya kurang beruntung.

Setelah pergantian tahun, The Reds tidak terkalahkan dalam enam belas pertandingan. Puncak klasemen sempat dikuasai selama beberapa pekan yang menghidupkan harapan untuk mengakhiri puasa gelar liga dalam dua puluh empat tahun.

“Sungguh perburuan gelar yang sangat menarik,” ucap Wenger yang dilansir Mirror. “Anda merasa Liverpool sangat tidak beruntung karena mereka menjalani paruh kedua musim yang fantastis.”

“Akan menjadi sebuah mukjizat jika Man City tidak memenangi liga sekarang dan selamat untuk mereka.”

Arsenal tampil menjanjikan dan sempat menduduki urutan teratas dalam waktu yang lama namun “kehabisan bensin” di fase krusial. Dan puasa gelar liga The Gunners pun semakin panjang.

“Setiap tim di empat besar tentunya akan frustrasi jika tidak memenangi liga di musim ini,” tambah Wenger.

Manchester City berada di garis terdepan dalam persaingan berebut titel Premier League. Menilik situasi dan kondisi pertandingannya akhir pekan ini, City pun punya kans besar jadi kampiun.

Dengan musim tinggal menyisakan satu pertandingan, City kini bertengger di puncak klasemen.

Dengan kondisi tersebut maka City bakal dipastikan menjadi juara jika berhasil meraih tiga angka atau cukup bermain seri akhir pekan ini.

Apapun, City niscaya bertekad meraih tiga angka mengingat laga akhir nanti dilangsungkan di markasnya sendiri, Etihad, Minggu malam WIB. Di atas kertas, West Ham bukan lawan sepadan untuk City. Salah satu alasannya adalah karena City merupakan tim dengan catatan kandang terbaik di Premier League musim ini, selain juga memiliki rekor pertemuan oke atas West Ham

Tentang “nasib” Liverpool, Steven Gerrard mengatakan, siapa pun yang bermain untuk timnya tak boleh terlalu bergembira ketika menjadi juara atau terlalu kecewa ketika gagal menjadi juara.

“Hal terpenting ketika Anda bergabung dengan klub ini Anda tak pernah terlalu gembira ketika meraih penghargaan atau trofi dan Anda tak pernah terlalu kecewa ketika gagal,” ujar Gerrard.

“Anda terus berjuang dalam setiap pertandingan. Namun, bagiku, aku berada di sini dengan sangat bangga akan rekan-rekan timku dan memiliki keyakinan besar bahwa jika tim ini bertahan dan kami bisa mendapatkan pemain baru yang tepat pada bursa transfer musim panas, masa depan akan cerah bagi klub ini,” tambahnya.

sumber : mirror, daylymail.uk dan bbc

Komentar