Chelsea Taklukkan Boro 2-0 di Laga FA

Penulis: Darmansyah

Kamis, 28 Februari 2013 | 12:08 WIB

Dibaca: 0 kali

* “Rafa” Benitez : “Saya  Akan Pergi dari Stamford Bridge

 CHELSEA berhasil mengalahkan deraan  keletihan yang teramat sangat, akibat  padatnya jadwal pertandingan, dan bertarung dengan penuh motivasi  serta kesabaran yang luar biasa menghadapi  “fighting spirit” Middlesbrough pada laga  Piala FA di Riverside Stadium,  Kamis dinihari WIB, dan menang 2-0 yang otomatis mempertemukannya dengan Manchester United di Old Trafford 10 Maret mendatang.

Chelsea, seperti dikatakan Gary Cahill, salah satu pilar bertahannya sebelum pertandingan menghadapi Middlesbrough, mengalami kejenuhan dan harus menghadapi kelelahan yang luar biasa usai ditaklukkan Manchester City di Ettihad 0-2. Turun kelapangan tiga pertandingan dalam sepekan,  bagi Chelsea, memang merupakan beban berat. “Sulit mengatasi kejenuhan walau pun dengan membagi beban lewat rotasi  pemain lapis kedua.

Chelsea yang kini berada di posisi empat klasemen Premier Leagua, setelah di “kudeta” Tottenham Hotspur dari posisi tiga, masih belum melepaskan ambisinya untuk mengejar trofi. Menurut Rafael Benitez, sang pelatih “caretaker,” yang akan mengakhiri kontrak sementaranya di akhir musim ini, Chelsea akan konsentrasi menghadapi MU di Piala FA. “Ini target pragmatis kami. Target berikut, Liga Eropa” katanya.

Di Premier League, The Blues” kini sudah di tinggalkan Hotspur dua angka usai tim asuhan  Andre Villas Boas menghantam West Ham 3-2  di laga ke 27 dengan sumbangan dua gol dari Garet Bale.  Hotspur berupaya mengamankan posisinya ini untuk menggapai Liga Champions. Tahun lalu, Hotspur yang bertengger di posisi empat dan berhak untuk tampil di Champions digeser posisinya oleh Chelsea karena mereka memenangkan kejuaraan antar klub Eropa itu setelah mengalahkan Bayern Muenchen di Allianz Arena.

“Musim ini kami harus mengukuhkan posisi. Sekarang kami sudah berada di jalan yang benar. Dan kami akan menjaga jarak dengan Chelsea lewat selisih angka hingga akhir kompetisi,” kata Boas yang diusir dari Stamford Bridge setelah mengecap masa enam bulan sebagai pelatih.

Chelsea  yang tampil  hati-hati di babak pertama  pertandingan tandangnya di Riverside Stadium, nyaris mencetak gol cepat melalui aksi Victor Moses pada menit ke-10. Pemain asal Nigeria tersebut melakukan tusukan di sisi kiri pertahanan Boro dan melepaskan umpan kepada Oscar. Sayang, bola hasil tembakan Oscar masih membentur pemain belakang lawan.

London Biru, begitu “The Blues” di sapa, t menguasai pertandingan meskipun sesekali mendapatkan serangan yang cukup berbahaya dari tim tuan rumah.  Salah satunya tandukan Scott McDonald seusai memanfaatkan umpan silang Bailey pada menit ke-28. Beruntung, sundulan McDonald masih melebar dari gawang Chelsea yang dikawal oleh Petr Cech.

Benitez yang sadar akan strategi Boro dengan mengajak Chelsea bermain tempo tinggi  tak membiarkan lawan mengembangkan permainannya. John Terry dan kawan-kawan harus bersabar menciptakan peluang hingga mengesankan  serangan The Blues monoton karena lebih banyak bertumpu kepada Moses yang beroperasi di sisi kiri pertahanan Boro.

Di balik tekanan Chelsea, Boro nyaris mencetak gol dari tendangan keras yang dilepaskan Mustapha Carayol. Kiper Petr Cech hampir saja membuat kesalahan fatal setelah bola terlepas dari jangkauannya. Beruntung, Terry dengan cepat menyapu bola pada menit ke-40.  Tak ada gol di babak pertama.

”The Blues” baru berhasil diciptakan gol  oleh Ramires pada menit ke-51. Menguasai umpan dari Yossi Benayoun di luar kotak penalti, Ramires melepaskan tembakan keras yang bolanya tak mampu dijangkau kiper Jason Steele.

Sejak gol Ramirez itu Chelsea membalikkan keadaan. Torres  secara terus menerus menggedor pertahanan Boro yang kalang kabut menyapu bola. Benitez sepertinya belum puas dengan serangan anak asuhnya. Demi menambah daya dobrak Si Biru, ia  memasukkan Eden Hazard, menggantikan Benayoun.

Hazard  berupaya menghidupkan serangan lewat “one-two” akselarasinya dengan  Oscar  yang akhirnya melahirkan gol  kedua pada menit ke-73. Di depan kotak penalti lawan, Hazard melakukan umpan satu dua dengan Oscar. Hazard dengan cepat memberikan bola kepada Moses. Tanpa kesulitan, Moses berhasil menceploskan bola sekaligus membuat Chelsea unggul 2-0. Hingga akhir pertandingan Chelsea membawa pulang kemenangan.

Sementara itu, manjaer sementara Chelsea, Rafael Benitez, memberitahu  media bahwa dirinya akan meninggalkan klub asal London itu pada akhir musim ini. Alasan utama Rafael untuk pergi adalah faktor ketidak senangan  pendukung Chelsea yang tidak mengingingkannya untuk bertahan di Stamford Bridge.

Sejak Benitez resmi menjadi manajer sementara Chelsea pada 22 November lalu, berbagai penolakan terus dilakukan fan The Blues. Benitez tak mendapat sambutan yang hangat dari para pendukung. Hal tersebut tak lepas dari sikap Benitez yang pernah melecehkan The Blues ketika menjabat sebagai manajer Liverpool.

Setiap Chelsea berlaga, terutama di kandang, selalu terdapat spanduk yang menginginkan Benitez pergi. Puncaknya ketika Chelsea mengalahkan Middlesbrough 2-0 dalam pertandingan putaran kelima Piala FA, Kamis dinihari, 28 Februari 2013. Kesabaran Benitez akhirnya habis. Manajer asal Spanyol itu mengkonfirmasi dirinya bakal pergi pada akhir musim.
“Chelsea memberikan saya gelar manajer sementara, dan itu sebuah kesalahan besar. Para pendukung tidak membantu kami. Pada akhir musim, saya akan pergi. Mereka tidak perlu khawatir tentang saya,” kata Benitez.

“Saya sedikit kecewa dengan beberapa fan. Mereka harus mendukung tim daripada membuang-buang waktu menyanyikan lagu (ejekan tentang Benitez). Mereka tidak perlu membuang-buang waktu dengan saya,” ujar Benitez.

Komentar