Cemooh Pedih untuk Barca di Nou Camp

Penulis: Darmansyah

Senin, 20 Februari 2017 | 08:36 WIB

Dibaca: 0 kali

Cemooh panjang  suporter Barcelona terhadap timnya sendiri ketika melawan Leganes di Camp Nou, Senin dinihari WIB membuat pelatih Luis Enrique dan  kiper Marc-Andre ter Stegen kecewa.

Enrique  mengatakan skuat Barcelona butuh dukungan, bukan cemoohan.

Barcelona meraih kemenangan tipis dua gol berbanding satu atas Leganes.

Gol cepat Lionel Messi pada menit keempat berhasil disamakan Unai Lopez dan tuan rumah baru berhasil memastikan kemenangan lewat penalti Messi saat injury time babak kedua.

Suporter Barcelona mengungkapkan kekecewaan terhadap tim asuhan Luis Enrique dengan bersiul di sebagian besar jalannya pertandingan.

Satu pemain Barcelona yang paling sering mendapat cemoohan adalah gelandang asal Portugal, Andre Gomes.

Dikutip dari Marca, Enrique mengaku bingung dengan sikap suporter Barcelona yang mencemooh timnya sendiri.

Enrique mencapai puncak kekecewaannya ketika dengan siulan riuh  suporter Blaugrana  mencemooh gelandang Andre Gomes

Barcelona dibuat susah payah meraih kemenangan saat menjamu Leganes, yang saat ini hanya terpaut dua poin untuk masuk zona degradasi. Barcelona harus menunggu hingga injuri time untuk memastikan kemenangan melalui penalti Lionel Messi.

Cemoohan terdengar di sebagian tribun suporter Barcelona di Camp Nou.

Mereka bersiul dan mencemooh. Salah satu sosok yang mendapat cemoohan adalah Enrique, yang mengaku bisa memahami sikap suporter.

“Situasinya ya seperti ini. Saya bisa memahami cemoohan suporter untuk saya setelah pertandingan sulit melawan Paris Saint-Germain,” ujar Enrique seperti dikutip dari Marca.

Enrique bisa menerima cemoohan suporter terhadap dirinya. Tapi, pelatih 46 tahun itu tidak bisa memahami tindakan suporter yang mencemooh Gomes setiap gelandang asal Portugal itu menguasai bola.

“Saya tidak mengerti cemoohan untuk Gomes. Saya mengerti jika suporter mencemooh saya, karena itu bagian dari risiko. Tapi, jangan pemain, karena mereka butuh dukungan,” ucap Enrique.

Suasana dalam tim Barcelona dikabarkan sedang tidak harmonis, terlebih setelah kekalahan dari PSG di Liga Champions. Selain itu, Enrique juga sering dikabarkan akan didepak manajemen Barcelona.

“Ini bukti tim kurang percaya diri. Kami tahu ini akan jadi pertandingan sulit, meski terlihat akan mudah ketika kami mencetak gol cepat. Tapi, Leganes bermain tanpa beban,” ujar Enrique

Sementara itu kiper Barca, Ter Stegen,  mengatakan suporter Barcelona seharusnya memberikan dukungan untuk Lionel Messi dan kawan-kawan.

“Saya tidak mengerti cemoohan dari suporter. Para pemain berusaha memberikan yang terbaik. Kami menang setelah pekan yang sulit, dan kami membutuhkan suporter, terutama di laga kandang. Kami kalah dan menang bersama-sama,” ujar Ter Stegen.

Kemenangan sulit lawan Leganes membuat Barcelona tetap hanya tertinggal satu poin dari Real Madrid di klasemen sementara La Liga. Tapi, Madrid memiliki jumlah pertandingan dua lebih banyak dibanding Blaugrana.

Ter Stegen menganggap kemenangan atas Leganes sangat penting, bukan hanya kalah Barcelona sedang mengejar Madrid di puncak klasemen La Liga

“Selalu ada hal yang bisa kami tingkatkan, dan itu biasa dalam sepak bola. Kami harus fokus memperbaiki permainan tim, karena pekan depan kami akan menjalani pertandingan penting lawan Atletico Madrid,” ucap Ter Stegen

Laga itu sendiri berhasil dimenangkan Barca lewat permainan dramatis.

Hasil itu pun membuat Barca kian mendekati jarak dengan rival terberat mereka, Real Madrid di posisi puncak.

Mereka kini hanya selisih satu poin dari Real Madrid di posisi puncak.

Sang bintang Barca, Lionel Messi, yang berhasil memenangkan Barca pada pengujung laga. Messi sendiri sempat membuka gol cepat pada menit awal.

Sementara itu, penyerang Barca Luis Suarez masih menaruh keyakinan terhadap timnya

Pemain berkebangsaan Uruguay pun menegaskan timnya masih mampu bangkit dan mengembalikkan situasi untuk keunggulan Blaugrana.

“Pesan kami jelas: kami harus yakin dengan kemampuan sendiri. Tim dan klub ini telah membuat sejarah dengan trofi-trofi dan treble, tapi kami harus menyiapkan diri kami untuk kembali bangkit demi menorehkan sejarah di Barca,” tutur Luis Suarez seperti dikutip dari Football Espana.

“Ini memang akan sangat sulit, tapi tak ada yang mustahil di sepak bola. Kami tak ingin menyerah.”

Suarez sendiri tak menampik timnya kini harus melewati masa-masa sulit setelah kalah sangat telak dari PSG di Liga Champions.

“Namun, ketika kami kembali main, kami akan memberikan segalanya demi kebanggaan baju ini. Kami mengalami laga buruk di Paris dan kami harus menerima: mereka sangat superior,” terang Suarez.

“Sepanjang musim ini, kami telah mengalami poin-poin yang tinggi dan terendah. Kami harus kembali seperti pada satu atau dua musim lalu.”

“Kami bermain setiap tiga hari sekali dan baru saat ini kami menderita kekalahan yang amat besar dari PSG.”

Suarez mengatakan, ini bakal menjadi hari-hari yang amat panjang dilalui oleh timnya untuk bangkit dari keterpurukan.

“Musim lalu kami juga mengalami masa sulit tapi masih bisa memenangkan gelar juara Liga dan Piala. Kami mampu dan memiliki kemampuan untuk untuk itu,” ungkap Suarez

Komentar