Cech, Gong Kemenangan Wenger atas Mou

Penulis: Darmansyah

Selasa, 30 Juni 2015 | 10:27 WIB

Dibaca: 0 kali

Arsene Wenger memenangkan partarungan di luar lapangan dengan Jose Mourinho, usai memastikan Petr Cech, yang sebelumnya kiper Chelsea, bergabung ke Arsenal dalam sebuah proses transfer yang dramatis lewat mediasi “dingin” Roman Abramovic.

Pertarungan untuk mendapatkan Cech antara Wenger dan Mourinho, resminya, sudah berlangsung dua tahun terakhir setelah Thibaut Courtis di”baptis” menjadi kiper utama yang menempatkan Cech sebagai pelapis.

Jose Mourinho sempat bersikeras tidak akan “menjual” Petr Cech ke Arsenal apapun resiko yang akan ia hadapi. Namun begitu, Cech berhasil menembus kebuntuan transfer ini dengan mendatangi Abramovic, berbicara dengan tulus dan akhirnya meluluhkan pemilik klub Stamford Brifge itu.

Tidak hanya mengizinkan Cech pergi ke Arsenal, kabarnya, Abramovic juga membayar seluruh sisa gaji kiper asal Republik Ceko itu selama satu tahun sisa kontraknya.

Semua media Inggris menyebut keberhasilan transfer Cech merupakan kemenangan bos Arsenal, Arsenen Wenger
“Wenger memang tidak pernah memenangkan sebelas kali laganya dengan Chelsea. Tapi hari ia ia menang dalam pertarungan dramatis untuk mendapat Cech,” tulis Mirror, Selasa, 30 Juni 2015.

Bagi the Gunners episode mendapatkan Cech ini bisa dianggap sebagai pijakan penting untuk bersaing dengan tim-tim terbaik di Liga Primer Inggris dan Liga Champions.

Selama ini Wenger selalu berseteru dengan Mourinho, tentu saja termasuk perang urat syaraf. Pelatih asal Prancis itu kerap gagal menandingi Mourinho, mulai dari label ‘spesial gagal’ hingga sebutan permainan Arsenal ‘membosankan’ karena gagal merajai Liga Primer sejak sebelas tahun lalu.

Meski Cech bukan kepingan terakhir yang bisa menyempurnakan Arsenal, pasukan yang bermarkas di Emirates Stadium sekarang benar-benar terlihat sebagai skuat kandidat juara karena sang penjaga gawang bisa menghadirkan kontribusi besar hingga akhir musim tahun depan.

Mourinho jelas sungkan melepas Cech ke rival domestik dan saat Arsenal memperlihatkan minat terhadap sang penjaga gawang, sikapnya di hadapan publik mengisyaratkan lebih senang melihat Cech tidak bermain di Inggris.

Sayangnya keputusan akhir bukan di tangan Mourinho. Dengan mempertimbangkan jasa sebelas tahun di Stamford Bridge, pemilik klub Roman Abramovich mengabulkan keinginan Cech untuk memilih pelabuhan barunya dan tetap bertahah di London.

Di tengah-tengah kesepakatan yang jarang tercipta antara kedua kubu dan kekecewaan Mourinho, Wenger sekarang tersenyum lebar. Dan Wenger mendapatkan kiper berkualitas.

Sementara itu di kubu berseberangan Mourinho selalu memuji Cech dengan menyebutnya sebagai salah satu dari tiga kiper terbaik dunia. Terbukti, musim lalu Cech bermain di enam belas pertandingan di semua kompetisi.

Cech boleh saja kehilangan status kiper nomor satu kepada Thibaut Courtois tetapi kehadirannya di Emirates tetap dipandang sebagai sebuah peningkatan kualitas di bawah mistar gawang Arsenal yang selama ini diperebutkan David Ospina dan Wojciech Szczesny.

Seperti halnya kedatangan Alexis Sanchez dari Barcelona musim lalu yang menajamkan kualitas serangan, Arsenal sukses menyambar seorang pemain yang dipandang kapten Chelsea John Terry bernilai 12 hingga 15 poin dalam satu musim.

Cech bukan hanya dianggap bisa diandalkan menumpulkan serangan lawan dan punya jiwa kepemimpinan di area kekuasaannya, kiper Republik Ceko ini adalah seorang dengan mental juara.

Cech akan membangkitkan kepercayaan diri lini belakang Arsenal dan memastikan mereka tetap solid di bawah tekanan hebat lawan. Cech punya segudang pengalaman di momen-momen besar dengan bukti empat sabuk juara Liga Primer, empat trofi Piala FA, gelar Liga Europa dan tentu saja Liga Champions.

Cech adalah solusi sempurna di sebuah area Arsenal. Andai Wenger bisa menambah satu striker dan satu gelandang bertahan sebelum bursa transfer ditutup, the Gunners bisa menyambar status sebagai tim penantang utama bagi sang juara bertahan Chelsea.

Begitu jelas di luar lapangan Wenger baru saja memenangkan pertarungan melawan Mourinho terkait transfer Cech.

Dan di masa depan, Arsenal bahkan punya potensi menciptakan pesta kemenangan atas Mourinho.

Setelah sukses melalui tes medis, melalui laman resminya, Arsenal akhirnya mengumumkan secara resmi telah merekrut kiper legendaris Chelsea asal Republik Ceko, Petr Cech.

Kepastian ini membuat kiper berusia tiga puluh tiga tahun itu sangat bahagia. Ia pun mengaku sudah tak sabar memulai petualangannya dengan jersey kebesaran The Gunners.

“Saya sangat bahagia bisa bergabung dengan Arsenal. Saya juga sudah tidak sabar bergabung dengan tim untuk menjalani persiapan pra musim,” tutur Cech di laman resmi Tim Meriam London.

“Saya masih memiliki komitmen yang sama untuk sepakbola, motivasi yang sama, rasa lapar yang sama, untuk meraih sukses layaknya di awal karier saya dahulu. Saya juga amat senang dengan tantangan bertanding melawan deretan pemain berkualitas tinggi di Liga Primer Inggris.

“Ketika Arsene Wenger berbicara pada saya tentang ambisinya untuk Arsenal, serta bagaimana dirinya melihat saya sebagai bagian krusial dalam timnya, maka keputusan ini sudah tepat,” pungkasnya semringah.

Komentar